Kebijakan Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional

Mamat H. Suwanda, Muhammad Noor

Abstract


Abstrak. Lahan pasang surut merupakan sumberdaya yang sangat penting dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan nasional
sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan laju alih fungsi lahan sawah terutama di Jawa. Potensi lahan rawa pasang surut
sangat luas, diperkirakan 20,1 juta ha yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, Papua, dan Sulawesi. Dari luas lahan tersebut,
diantaranya 9,53 juta ha sesuai untuk budidaya pertanian dan potensial menjadi sumber pertumbuhan baru produksi pertanian.
Dari pengalaman di beberapa lokasi pasang surut, jika lahan tersebut dikelola dengan baik, mampu menghasilkan produksi padi
yang cukup tinggi. Dalam pemanfaatan lahan rawa pasang surut, khususnya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional perlu
beberapa langkah strategi meliputi: penguatan inovasi teknologi melalui kegiatan penelitian dan pengembangan; penguatan
kerjasama secara harmonis, sinergis dan partisipatif antar pihak-pihak yang berkepentingan; regulasi pengembangan lahan rawa
pasang surut; zonasi wilayah pengembangan dan pewilayahan komoditas; pengembangan infrastruktur pendukung; penguatan
distribusi dan pemasaran produk pertanian.

Abstract. Tidal area is a very important resource in order to meet national food requirements in line with the increase in
population and the rate of conversion of paddy fields, especially in Java. The potential of tidal wetlands very widely predicted 20.1
million ha, in Sumatra, Kalimantan, Papua, Sulawesi, including 9.53 million hectares suitable for agricultural cultivation and
potentially a source of new growth in agricultural production. From experience in several locations tidal, when managed properly
produce rice production is quite high. In a tidal swamp land use, particularly in support of national food sovereignity, need some
strategy include: strengthening technological innovation through research and development activities; strengthening harmonious
colaboration, synergistic and participatory between the parties concerned; regulation tidal swamp land development; zoning
development of commodities; development of supporting infrastructure; strengthening the distribution and marketing of
agricultural products.


Keywords


Kebijakan; Lahan Rawa Pasang Surut; Kedaulatan Pangan; Policy; Tidal Swamp; Food Sovereinity;

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jsdl.v8n3.2014.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Sumberdaya Lahan

View My Stats

P-ISSN   : 1907-0799

E-ISSN   : 2722-7731

Diindeks oleh:

   

      

 

 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.