Perspektif Pengembangan Tanaman Bawang Merah (Allium Ascolanicum L) di Lahan Gambut

Raylander Smith Simatupang

Abstract


Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas tanaman sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi, dan merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi. Upaya peningkatan produksi tetap dilakukan oleh pemerintah agar harga bawang merah lebih stabil. Bawang merah mengandung zat gizi yang bermanfaat bagi manusia dan banyak digunakan untuk bumbu masakan. Masalah yang sering dihadapi dalam pengembangan bawang merah adalah bibit berkualitas dan bermutu, hama dan penyakit serta lemahnya modal petani. Lahan gambut merupakan tipologi lahan yang potensial menjadi salah satu media dan cocok untuk pengembangan bawang merah meskipun capaian hasilnya masih rendah yakni 5,8 ton/ha. Meskipun demikian bawang merah sangat prospektif dikembangkan di lahan gambut. Inovasi teknologi budidaya bawang merah di lahan gambut sudah tersedia dan siap untuk diimplementasikan skala luas untuk mendukung upaya peningkatan produksi bawang merah nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang merah varietas Sembrani, Maja Cipanas, Bima Brebes dan Trisula beradaptasi yang baik di lahan gambut dan menghasilkan masing-masing 18,7, 7,3, 7,2 dan 6,7 ton/ha umbi basah. Dukungan kebijakan berupa regulasi pihak terkait dapat mendukung pengembangan bawang merah di lahan gambut diperlukan.

 


Keywords


Bawang merah, Teknologi inovatif, Pengembangan, Lahan gambut

Full Text:

PDF

References


Agus, F dan IGM Subiksa. 2008. Lahan Gambut: Potensi untuk Pertanian dan Aspek Lingkungan. Balai Penelitian Tanah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. 41 Hlm. https://balittanah.litbang,pertanian.go.id > buku PDF. Diunduh tanggal 30 Agustus 2021.

Azmi, C, IM Hidayat, dan G Wiguna. 2011. Pengaruh varietas dan ukuran umbi terhadap produktivitas bawang merah. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. J. Hort. 21(3):206-213, 2011. media.neliti.com › media › publications › 85709-ID-peng...PDF. Diunduh tanggal 9 Maret 2021.

Balittra. 2021. Budidaya bawang merah di lahan rawa. Bahan Leaflet untuk Taman Sains Peetanian Lahan Rawa. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa (Balittra). Banjarbaru

Basuki, R.S. 2009. Analisis kelayakan teknis dan ekonomis teknologi budidaya bawang merah dengan benih biji botani dan benih umbi tradisional. Balai Penelitian Tanaman Sayuran. J. Hort. 19(2):214-227, 2009. https://media.neliti.com > media > publication PDF. Diunduh tanggal 4 Maret 2021.

Basuki, RS. 2014. Identifikasi permasalahan dan analisis usahatani bawang merah di dataran tinggi pada musim hujan di Kabupaten Majalengka. Jurnal Hortikultura Vol. 24 No. 3.2014, p266-275. www.neliti.com>publication > identifikasi-permasahan..... Diunduh tanggal 4 Maret 2021.

Basundari , FRA dan AY Krisdianto. 2020. Pengaruh dosis pupuk dan jarak tanam pada budidaya bawang merah di luar musim tanam di desa Klaigit kabupaten sorong. PANGAN, Vol. 29 No. 1 April 2020 : 13 – 24. http://www.jurnalpangan.com › article › download. PDF. Diunduh tanggal 7 April 2021.

BBSDLP. 2020. Sosialisasi Peta Gambut Serta Potensi Lahan Gambut Untuk Pertanian. Disampaikan pada webinar: Gambut Secara Berkelanjutan Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementan. Bogor, 28 Mei 2020. 30 Hlm.

Direktorat Jenderal Hortikultura. 2019. Produksi bawang merah menurut provinsi tahun 2015-2019. www.pertanian.go.id>home PDF. Diunduh tanggal 3 Maret 2021.

Dianawati, M., dan K. Kusyaeri. 2017. Budidaya bawang merah asal bibit umbi mini. BPTP Balitbangtan Jawa Barat. Published, Monday 28 August 2017. http://jabar.litbang. pertanian. go.id/index.php/info-teknologi/607-budidaya-bawang-merah. Diunduh tanggal 3 Maret 2021

Firmansyah MA, Musaddad D, Liana T, Mokhtar MS, dan Yufdi, MP. 2014. Uji adaptasi bawang merah di lahan gambut pada saat musim hujan di Kalimantan Tengah. J. Hort. 24(2): 114-123, 2014. https://media.neliti.com › media › publications. PDF. Diunduh tanggal 3 Maret 2021.

Permana, J, E. Widaryanto, dan K. P Wicaksono. 2018. Penggunaan herbisida oksifluorfen dan pendimethalin pada tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Produksi Tanaman Vol. 6 No. 4. April 2018. 561-568. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/view/680/704. Diunduh tanggal 7 Juli 2021.

Purbiati T. 2012. Potensi pengembangan bawang merah di lahan gambut. Jurnal Pertanian. Vol. 13 No. 3. 113-118. https://media.neliti.com>media>publication >30911....PDF. Diunduh tanggal 9 Maret 2021.

Kumar KPS, Bhowmik D, Chiranjib, Tiwari BP. 2010. Allium Cepa: A Traditional Medicinal Herb And Its Health Benefits. J. Chem. Pharm. Res., 2(1): 283-291.

Limin, S.H., Tampung, N., Saman., Patricia, E., Putir, Untung, D., dan Layuniyati. 2000. Konsep pemanfaatan hutan rawa gambut di Kalimantan Tengah. Makalah Seminar Nasional Pengelolaan Hutan Rawa Gambut Dan Ekspose Hasil Penelitian Di Lahan Basah. Balai Teknologi Reboisasi Banjarbaru. Banjarmasin, Kalimantan Selatan, tanggal 9 Maret 2000.

Maftu’ah, E. 2017. Teknologi pengelolaan lahan untuk tanaman bawang merah ramah lingkungan di lahan gambut. Laporan Hasil PenelitianTahun 2017. Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa. Banjarbaru

Maftu’ah, E., dan M A Susanti. 2019. Teknologi inovatif dan strategi pengembangan bawang merah di lahan rawa. Hlm. 230-251. Dalam Masganti, M. Noor, R. Smith Simatupang, M. Alwi, Mukhlis, E. Maftu’ah, M A Susanti, M. Saleh, H Sosiawan, dan Muhammad (Tim Penyunting) Sumberdaya Lahan Rawa Dukungan Teknologi Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045. IAARD Press, Rajawali Press PT RajaGrafindo Persada Depok.

Mitalom.com. 2017. Varietas bawang merah untuk lahan gambut di musin hujan. Published 14 Maret 2017. https://8villages.com.full.petani.article. Diunduh tanggal 3 Maret 2021.

Mubarok, M.S. 2018. Budidaya Bawang Merah di Lahan Gambut. Balai Pengkajian Teknlogi Pertanian Kalimantan Barat, Badan Litbang Pertanian, Kementan. http://kalbar.litbang.pertanian.go.id›teknologi-teraktual. http://kalbar. Litbang. pertanian. go.id/index.php/teknologi-teraktual /896-budidaya-bawang-merah-di-lahan-gambut. Diunduh tanggal 9 Maret 2021.

Niswa, A. 2020. Sekelumit persoalan usaha tani bawang merah di Indonesia. https://www.kompasiana.com/alyatunniswa6658/5eedac8098f361aa0ac542/sekelumit-persoalan-usahatani-bawang-merah-di-indoseia?page=2. Dunduh pada tanggal 23 Agustus 2021

Noorginayuwati dan Y. Rina. 2003. Aspek Sosial Ekonomi Petani di Lahan Sulfat Masam. Dalam Isdijanto, A dkk (Penyunting). Prosiding Seminar Hasil-Hasil Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian di Lahan Pasang Surut. Kuala Kapuas, Puslitbang Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Hlm 120 – 136.

Noor M. 2010. Lahan Gambut: Pengembangan, Konservasi dan Perubahan Iklim. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. 212 Hlm.

Noor, M. 2017. Tiga Varietas Unggul Bawang Merah Adaptif di Lahan Gambut. Info Aktual Published 15 Maret 2017. http://balittra.litbang.pertanian. go.id/index .php/berita/info-aktual/1367-tiga–varietas – unggul – bawang – merah - adaptif-di-lahan-gambut. Diunduh tanggal 7 Juli 2021.

Nur M, dan Selvia Sutriana. 2018. Meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascolanicum l) pada media gambut dengan pupuk kompos serasah jagung dan frekuensi NPK 16:16:16. Hlm. 110-119 Dalam Siti Herlinda et al. (Editor) Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2018, Palembang 18-19 Oktober 2018. Unsri Press. Palembang.

Nursyamsi D, S Raihan, M Noor, K Anwar, M Alwi, E Maftu’ah, I Khairullah, I Ar-Riza, R Smith Simatupang, Noorginayuwati dan A Fami. 2014. Pedoman Umum Pengelolaan Lahan Gambut untuk Pertanian Berkelanjutan. Bada Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian. IAARD Press. Dicetak oleh: Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Nurwijayo, W. 2021. Cara budidaya bawang merah terbukti keuntungan meningkat 600%. Published 5 Januari 2021 https://gdm.id › Blog › Pertanian, https://gdm. id/cara-menanam-bawang-merah/. Diunduh tanggal 1 April 2021.

Rukmana, R. 1994. Bawang Merah. Kanisius, Yogyakarta. 72 hlm.

Siswadi. 2006. Budi Daya Tanaman Sayuran. Citra Aji Parama, Yogyakarta. 44 hlm

Sholihah S N. 2019. Outlook Bawang Merah Komoditas Pertanian Subsektor Hortikultura. A A Susanti dan Takariyana H A (Penyunting). Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian. 94 Hlm. Diunduh tanggal 2 September 2021

Simatupang, S. 2019. Kajian Jumlah populasi dan varietas terhadap produksi dan keuntungan usahatani bawang merah di Sumatra Utara. J. Hort. Vol. 29 No. 2, Desember 2019 : 219-230. Diunduh tanggal 3 Mei 2021

Umiyati, U. 2016. Studi efektivitas herbisida oksifluorfen 240 gl-1 sebagai pengendali gulma pada budidaya bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Kultivasi Vol. 15(1) 46-51. Maret 2016. https://jurnal.unpad.ac.id/ kultivasi/ article/view /12003/5612. Diunduh tanggal 7 Juli 2021.

Wazri, H. 2019. Panduan Budidaya Bawang Merah. Published Alam Tani. 27 Juni 2019. https://distan.lomboktimurkab.go.id › baca-berita-162-. Diunduh tanggal 6 Juli 2021.

Badanlitbang (www.litbang .pertanian.go.id)

CNN Indonesia Selasa 11 Pebruari 2020




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jsdl.v16n1.2022.23-32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Sumberdaya Lahan

View My Stats

P-ISSN   : 1907-0799

E-ISSN   : 2722-7731

Diindeks oleh:

   

       

 

 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.