PENGARUH PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KATUK (Sauropus androgynus (L) Merr)

. SUDIARTO, Nur Maslahah, Deden Sukmajaya

Abstract


Daun kaluk (Sauropus androgynus (I.) Merr) banyak dikonsurnsi sebagai sayuran yang horkhasial dapal meningkatkan produksi dan kualitas air susu ibu (ASI), Kim ekstrak simplisia daun kaluk telah diproduksi dan dipasarkan perusahaan farmasi dan jamu dalam ramuan pelancar ASI .Adanya peningkatan permintaan kaluk untuk sayuran dan produksi ramuan ASI sebaiknya pengembangannya didukung teknologi budidaya tepat guna yang memadai agar dapat diperoleh hasil yang bcmiutu dengan produktivitas tinggi Komponen teknologi pemupukan organik menipakan salah satu altematif yang dipandang dapat mencapai tujuan tersebut. Penelitian pemupukan dengan pupuk kandang Iclah dilakukan di pertanaman katuk umur tiga tahun milik petani di Desa Cilendek Timur. Kecamatan Semplak Kabupaten Hogor, pada Marel sampai Juni 1998. I ujuan penelitian adalah unluk mendapatkan komponen tcknologi dosis pemberian pupuk kandang yang dapal meningkatkan pertumbuhan tanaman. hasil panen pangkasan, hasil daun dan kandungan protein Klon kaluk yang digunakan adalah klon baslar yang ditanam pada hedengan Perlakuan terdiri atas sembilan dosis pupuk kandang, masing-masing dalam kg. plot adalah ,0 (kontrol), 1.8, 3.6, 5.4, 7.2, 9.0. 10.8. 12.6 dan 14.4 atau setara 0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35 dan 40 ton ha dengan memakai rancangan acak kelompok, diulang tiga kali. Pupuk kandang yang sudah lerdekomposisi dengan baik diberikan secara merata pada setiap plot lanaman I'aiienan dilakukan dengan memangkas lanaman 10 1 5 cm dan atas lanah selang 40 42 hari sekali. Sebelum percobaan dimulai. lanaman dipangkas lebih dahulu Hasil pencliuan menunjukkan bahwa dosis 5 4 kg plot pada panen pertama dan ketiga hanya berpengaruh terhadap komponen pertumbuhan linggi lanaman. Pada panen petama dosis 10.8 kg/plot nyata memberikan rataan per tanaman hasil pangkasan tertinggi (38.64 g) Pengaruh pupuk kandang selanjutnya nyata pada panen ketiga, hasil tertinggi dicapai pada dosis 5.4 kg plot baik untuk hasil pangkasan segar (48.79 g), dan daun segar (27 43 g). Jumlah hasil tertinggi dan liga kali panen secara nyata juga dicapai pada dosis 5.4 kg plot terhadap hasil pangkasan kering (42.79 g) serta daun kering (5.05 g). Kandungan protein daun nyata lebih linggi (37.83 -41.29 %) pada perlakuan dengan pupuk kandang, dibandingkan dengan kontrol (33.50%). Hasil analisis rcgresi dosis pupuk kandang dengan kandungan protein daun berbentuk persamaan kuadratik y=34.8372 + 1.2977x 0.0664X2 Hasil maksimum dapat dicapai pada dosis 9.76 kg/plot.

Katakunci : Sauropus androgynus, pupuk kandang, hasil pangkasan. hasil daun. kandungan protein

 

ABSTRACT

Effect of manure on growth and yield of katuk (Sauropus androgynus L. Merr)

Katuk leaves (Sauropus androgynus L. Merr,) are used as vegetable which have beneficial effect on stimulating the production of breast milk during lactation periode. Nowadays katuk extract has been produced and put on the market by pharmaceutical and jamu (traditional medicine) companies. The high demand of kaluk boOi for vegetable and pharmaceutical product should be supported by adequate cultivation technology, to obtain high quality and yield of kaluk. Organic fertilizers such as farmyard manure (FYM) is one of Uic alternatives to achieve the goal. A field trial using randomized block design, with nine treatments of FYM dosage, 0 (control), 1.8 kg/plot (5 ton/ha), 3.6 kg/plot (10 ton/ha), 5.4 kg/plot (15 ton/ha). 7 2 kg/plot (20 ton/ha), 9.0 kg/plot (25 ton/ha), 10.8 kg/plot (30 ton/ha), 12.6 kg/p(oI (33 Ion/ha) dan 144 kg/plot (40 tonlia), Uiree replication was carried out from March to Juni 1998, on larmer's kaluk plantation in fast Cilendek village, Semplak, Bogor. For the beginning of the trial, formerly katuk was pruned, and then a well decomposed 1 YM was broadcasted on each plot between plant rows Harvesting was done at an interval lime of 40 42 days by pruned lop part of the green lealy stem 10 1 5 cm above the soil surface Results showed only plant height as one of growth components was significantly influenced by the application of 5 4 kgplot I YM plot at the first harvest The highest significant yield of fresh green leafly steins (38 64 g per plant), was given by a 10 8 kgplot treatment al die first harvest, and then at the third harvest (48 79 g) of fresh green leafly stems and (27.43 g) of fresh leaf yield respectively, Ihe highest yield from three limes of harvest, was produced from the plots applied with 5.4 kg'plot for, dry basis (42 79 g) leafly stems, and dry leaf (5.05 g) Prolein content of the leaf signilicanly were higher (37 83 41.29 %), on FYM treatment lhan control (33 50 0/o). The regression equation between dosage of FYM with Icar protein conten( was y 34 8372 I 1.2977x 0.0664X2 Maximum prolin conlcnl can be obtained by a 9 76 kgplot.

Key words : Sauropus androgynus. farmyard manure, yield, leaf, protein content


Keywords


Sauropus androgynus;pupuk kandang;hasil pangkasan;hasil daun;kandungan protein

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v8n3.2002.77-82

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Tanaman Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats