Shoot Borers Scirpophaga excerptalis Walker Attack on Sugarcane at Three Planting Systems

ANDI MUHAMMAD AMIR, ELNA KARMAWATI

Abstract


ABSTRACT
Scirpophaga excerptalis W alker shoot borers is one of the major pests of sugarcane. The p lants at tacked by this pests wil l dec rease in yield, productivity, and sugar c rystal. The experiment was conducted at the experimental station, in Muktiharjo, Pati fr om January to May 201 3. The aims of the experiment was to determine the coverity of S. excerptalis s hoot borers a ttack on three su garcane cropping systems of (S. officinarum L.). The treatment co nsisted of thr ee cro pping systems: 1) single row, 2) wide double row, and 3) narrow double row. Treatments arranged in a randomized complate block design (RCBD) with three replications. The results showed that the use of wide double row cropping systems can increase shoot borers attack S. excerptalis, higher than the other cropping systems. Based on this research result, it is recommended to select planting system that can increase plant population but not to decrease intensity of light. From this, wide double row is selected.
Keyword: Top borers, Scirpophaga excerptalis Walke, Saccharum officinarum L., planting system.

 

SERANGAN PENGGEREK PUCUK Scirpophaga excerptalis WALKER (LEPIDOPTERA; PYRALIDAE) PADA TIGA SISTEM TANAM TEBU (Saccharum officinarum L.)

ABSTRAK
Salah satu jenis hama utama tanaman tebu adalah penggerek pucuk Scirpophaga excerptalis Walker. Serangan hama tersebut pada pertanaman tebu dapat menurunkan produktivitas, rendemen dan hasil hablurnya. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Muktiharjo, Pati mulai bulan Januari sampai dengan Mei 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan penggerek pucuk S. excerptalis pada tiga sistem tanam tebu (S. officinarum). Perlakuan terdiri atas 3 sistem tanam, yaitu 1) juring tunggal, 2) juring ganda rapat, dan 3) juring ganda lebar, disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan juring ganda rapat pada sistem tanam tebu dapat meningkatkan serangan penggerek pucuk S. excerptalis lebih tinggi dibandingkan dengan juring ganda lebar dan juring tunggal. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan untuk memilih sistem tanam yang dapat meningkatkan populasi tanaman tetapi tidak menurunkan intensitas cahaya yang masuk. Pada hasil penelitian ini, sistem tanam yang dipilih adalah juring ganda lebar.
Kata kunci: Penggerek pucuk, Scirpophaga excerptalis Walker, Saccharum officinarum L., sistem tanam


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v21n4.2015.161-166

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Penelitian Tanaman Industri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats