WAKTU TANAM KAPAS DI JAWA TENGAH

PRIMA DIARINI RIAJAYA, MOCH. SHOLEH, F.T. KADARWATI

Abstract


ABSTRAK
Curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang sangat
berpengaruh terhadap produksi kapas. Variasi hujan di lahan tadah hujan
Jawa Tengah sangat tinggi sehingga diperlukan penetapan waktu tanam.
Waktu tanam ditetapkan berdasarkan analisis hujan lebih dari 20 tahun
dari 31 stasiun hujan yang tersebar di Kabupaten Grobogan, Wonogiri,
Blora, Pemalang, Tegal, dan Brebes. Data dianalisis menggunakan metode
peluang Markov Order Pertama dan perhitungan peluang selang kering
berturut-turut. Peluang hujan yang dianalisis berupa peluang hujan
mingguan lebih dari 10, 20, 30, 40, dan 50 mm. Besar peluang hujan
mingguan lebih dari 60% untuk mendapatkan hujan lebih dari 20 mm dan
30 mm dipakai dalam penentuan minggu tanam, selanjutnya disesuaikan
dengan peluang kering berturut-turut. Minggu tanam paling lambat (MPL)
di Kabupaten Grobogan dan Wonogiri berkisar minggu I Desember sampai
minggu I Januari. MPL di Kabupaten Blora, Pemalang, Tegal, dan Brebes
adalah minggu I-IV Januari. Sebagian besar lahan yang digunakan untuk
kapas bertekstur liat dengan kandungan liat di atas 60%. Ketersediaan air
dari hujan cukup untuk memenuhi kebutuhan air kapas dan didukung oleh
kemampuan tanah menyimpan air yang tinggi.
Kata kunci : Kapas, Gossypium hirsutum, waktu tanam, periode kering,
masa tanam, Jawa Tengah


ABSTRACT
Cotton planting times in Central Java
Climatic elements particularly rainfall strongly influences successful
prediction of rainfed cotton yield. Rainfall variability varies amongst the
seasons. Longterm rainfall data were required for rainfall analysis to get
reliable probabilities. The rainfall analysis was done using Markov Chain
First Order Probability and dryspell probability methods. Initial and
conditional probabilities of rainfall for selected amounts (10, 20, 30, 40
and 50 mm/week) were analysed. Rainfall probabilities over 60% to have
20-30 mm rainfall per week were used to identify cotton planting times.
The rainfall data were collected from 31 rainfall stations in Central Java
(Grobogan, Wonogiri, Blora, Pemalang, Tegal, and Brebes). The planting
times varied from the first week of December to the first week of January
for Grobogan and Wonogiri. The planting times in Blora, Pemalang,
Tegal, and Brebes ranged from early to late January. The majority of land
used for cotton has high clay content with high water holding capacity
which is sufficient to meet the cotton water requirement.
Key words : Cotton, Gossypium hirsutum, planting time, dryspell,
seasonal pattern, Central Java


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v11n2.2005.52-59

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Tanaman Industri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats