POLA PERTUMBUHAN DAN SERAPAN HARA N, P, K TANAMAN BANGLE (Zingiber purpureum Roxb.)

ROSITA SMD, MONO RAHARDJO, KOSASIH KOSASIH

Abstract


ABSTRAK
Komoditas bangle belum banyak diteliti termasuk masalah
teknologi budidayanya. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pola
pertumbuhan dan serapan hara N, P dan K sebagai petunjuk untuk
pengelolaan kebutuhan hara khususnya N, P, dan K pada budidaya bangle.
Penelitian dilaksanakan di lahan petani di Bogor pada bulan Mei 2001
sampai Maret 2002. Jenis tanah Latosol dengan ketinggian tempat 250 m
di atas permukaan laut (dpl). Bahan tanaman yang digunakan adalah
aksesi unggulan diperoleh dari Jawa Tengah. Pupuk dasar yang digunakan
adalah urea 250 kg/ha, SP36 250 kg/ha dan KCl 250 kg/ha serta 20 ton/ha
pupuk kandang. Ukuran petak 6 x 1,5 m, jarak tanam 50 x 40 cm.
Pengamatan pola pertumbuhan dan serapan hara dilakukan pada beberapa
tingkat umur panen (2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10 bulan setelah tanam).
Setiap pengamatan terdiri atas 6 contoh tanaman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pola pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan,
jumlah daun, jumlah akar, bobot kering tanaman) semakin meningkat
dengan bertambahnya umur tanaman. Produksi minyak atsiri bangle pada
umur 10 bulan setelah tanam mencapai 12.10 ml per tanaman. Untuk
menghasilkan biomas sebanyak 701,0 g per tanaman dengan hasil
simplisia kering 417,97 g per tanaman, diperlukan serapan hara sebanyak
8,48 g N, 1,72 g P, dan 4,02 g K per tanaman. Hara N, P dan K
terakumulasi lebih besar pada rimpang dibandingkan dengan tajuk dan
akar.
Kata kunci : Bangle, Zingiber purpureum Roxb, pola pertumbuhan, laju
pertumbuhan, hara tanaman


ABSTRACT
Growth pattern and nutrient uptake of N, P and K on
purple ginger (Zingiber purpureum Roxb)
One of the problems in cultivation of purple ginger (Zingiber
purpureum Roxb) is limited cultivation technology. Therefore, the study
on its growth pattern and nutrient uptake of N, P, and K is very important
to support its cultivation technology. The objective of the research was to
find out data of growth pattern, growth rate, nutrient uptake, and simplisia
quality. Field trial was conducted in farmers land in Bogor from May 2001
to March 2002. The soil is latosol and the altitude is 250 m asl. Plot size
was 6 x 1,5m, and plant spacing was 50 x 40 cm. Observation on the
growth pattern and nutrient uptake were carried out at different ages of : 2,
3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, and 10 months after planting. Six samples were taken at
every growth stage of the plant. The results showed that the growth rate
and the nutrient uptake of N, P, and K linearly increased, in line with the
increase of plant ages. Yield of essential oil at 10 MAP was 12.10 ml/plant
. The amount of dry weight accumulation was 701.0 g/plant, to produce
417.97 g simplisia/plant needed nutrient uptake of N, P and K, respectively
was 8.48, 1.72 and 4.02 g/plant.
Key words : Purple ginger, Zingiber purpureum Roxb, growth pattern,
growth rate, plant nutrient


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v11n1.2005.32-36

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Tanaman Industri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats