KAJIAN USAHATANI AKAR WANGI RAKYAT BERWAWASAN KONSERVASI DI KABUPATEN GARUT

SABARMAN DAMANIK

Abstract


ABSTRAK
Penelitian usahatani akar wangi (Vetiver zizanoides Stapt) dilakukan
dari bulan Nopember 2003 sampai Oktober 2004 di Kecamatan Samarang,
Kabupaten Garut, Jawa Barat. Data aspek sosial ekonomi diambil dari 120
petani akar wangi dan 22 pabrik penyuling akar wangi. Percobaan
lapangan dilaksanakan lahan pada seluas 3 hektar. Metode penelitian yang
digunakan yaitu rancangan acak kelompok dengan 3 pola tanam dan 2
ulangan. Perlakuan yang dicoba adalah pola tanam petani, pola tanam
introduksi dan pola tanam konservasi. Parameter yang diamati adalah berat
akar, kadar minyak, tingkat erosi, tingkat produktivitas dan kelayakan
ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga pola yang
diteliti ternyata pola konservasi mempunyai berat akar yang lebih tinggi
yaitu 0,74 kg, sedangkan pola petani 0,60 kg dan pola introduksi 0,50 kg.
Hasil analisis kadar minyak ketiga pola menunjukkan bahwa kadar minyak
pola konservasi dan pola petani tidak berbeda nyata yaitu 2,60% dan
2,25%, sedangkan pola introduksi hanya 1,25%. Dari kedua parameter di
atas (berat akar dan kadar minyak) dapat disimpulkan bahwa pola
konservasi lebih baik dibandingkan dengan pola lainnya. Tingkat erosi
yang terjadi di pertanaman akar wangi adalah: (a) pola petani 26,20 ton/ha,
(b) pola introduksi 19,40 ton/ha, dan (c) pola konservasi 17,80 ton/ha.
Hasil pengukuran tingkat erosi ini diamati selama 6 (enam) bulan dan
kondisi di atas masuk kategori tingkat bahaya erosi (TBE), klasifikasi
sedang (30 sampai 60 ton/ha/tahun). Tingkat produktivitas yang dicapai
dari ketiga pola usahatani tersebut yaitu (a) pola petani sebesar 16.000 kg/
ha/tahun, (b) pola introduksi 15.000kg/ha/tahun, dan (c) pola konservasi
18.000kg/ha/tahun. Dari ketiga pola tersebut yang tertinggi adalah pola
konservasi, tetapi analisis kelayakan ekonomi pada ketiga pola adalah :
Pola konservasi : B/C ratio 3,26, NPV Rp 7.852.000, dan IRR 18,75%;
Pola introduksi : B/C ratio 2,03, NPV Rp 5.089.000, dan IRR 18,75%;
Pola petani : B/C ratio 3,60, NPV Rp7.130.000, dan IRR 18,50%.
Kata kunci : Akar wangi, Vetiver zizanoides Stapt, usahatani, konservasi,
erosi, produksi, kadar minyak, Jawa Barat


ABSTRACT
Study on vetiver farming system in Garut District
The study of Vetiver (Vetiver zizanoides Stapt) farming system was
conducted from November 2003 to October 2004 in Samarang, Sub
District, Garut, West Java. The primary data were collected through the
interview of 120 vetiver farmers and 22 vetiver oil processors, and from 3
hectars field trial. The study used a randomized block design with 3
cropping patterns and two replications. Parameters observed were root
weight, oil content, erosion level, productivity level, and economic
feasibility. The research result indicated that conservation pattern
produced the higher root weight, conservation pattern 0.74 kg, farmer
0.60 kg and introduction pattern 0.50 kg. Result of oil analysis were the oil
content of conservation and farmer patterns were not significantly
different, namely 2.60% and 2.25%, while the introduction pattern was
only 1.25%. From the two parameters (root weight and oil content), it was
indicated that the conservation pattern was better. The erosion level on
vetiver farms at farmer, introduction and conservation patterns were 26.20
ton/ha, 19.40 ton/ha and 17.80 ton/ha, respectively. The erosion level
above was classified as TBE, while moderate level (30 – 60 ton/ha/year).
The productivity levels at farmer, introduction and conservation patterns
were 16,000 kg/ha/year, 15,000 kg/ha/year and 18,000 kg/ha/year,
respectively. It was clear that conservation pattern gave the highest
productivity, but the result of economic feasibility study showed :
Conservation pattern : B/C ratio 3.26, NPV Rp. 7,852,000 and IRR
18.75%; Introduction pattern : B/C ratio 2.03, NPV Rp. 5,089,000, and
IRR 18.75%; Farmer pattern : B/C ratio 3.60, NPV Rp. 7,130,000 and IRR
18.50%.
Key words : Vetiver,  Vetiver  zizanoides  Stapt,  farming  system,
conservation, erosion, production, oil content, West Java


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v11n1.2005.25-31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Tanaman Industri


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats