PEMANFAATAN KOMPOS TANAMAN AIR SEBAGAI PEMBAWA INOKULAN MIKORIZA PADA BUDIDAYA LADA PERDU DI LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH

YULIUS FERRY, JUNIATI TOWAHA, RR. K. D. SASMITA

Abstract


ABSTRAK
Lahan bekas tambang yang dapat dijadikan lahan alternatif untuk
pengembangan budidaya lada di Bangka cukup tersedia. Penggunaan lahan
bekas tambang sebagai lahan budidaya memerlukan pembenahan misalnya
penambahan mikroorganisme seperti mikoriza. Selama ini bahan pembawa
pupuk hayati mikoriza menggunakan zeolit. Padahal tersedia bahan lain
seperti bahan organik yang dapat dikembangkan sebagai alternatif bahan
pembawa inokulan mikoriza. Penelitian yang bertujuan memperoleh
formula bahan organik sebagai bahan pembawa bahan mikoriza yang
sesuai digunakan pada budidaya lada di lahan bekas tambang timah di
Bangka. Penelitian dilakukan pada tahun 2010-2011 (2 tahun) di
laboratorium dan rumah paranet di Balai Peneitian Tanaman Rempah dan
Aneka Tanaman Industri serta lahan petani di Desa Kulur, Kabupaten
Bangka Tengah. Untuk formulasi bahan pembawa mikoriza percobaan
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan formulasi
bahan pembawa yaitu, 100% zeolit, 60% kompos enceng gondok+40%
zeolit; 80% kompos enceng gondok+20% zeolit; 100% kompos enceng
gondok;  60%  kompos  kiambang+40%  zeolit;  80%  kompos
kiambang+20% zeolit dan 100% kompos kiambang. Untuk pengujian
dosis dan formula bahan pembawa mikoriza terhadap pertumbuhan lada
perdu di lahan bekas tambang, percobaan disusun sesuai dengan
rancangan Split Plot dalam Acak Kelompok dengan petak utama adalah
jenis formula yaitu (1). kontrol 100% zeolit; (2). 60% kompos enceng
gondok + 40% zeolit; (3). 80% kompos enceng gondok + 20% zeolit; (4).
100% kompos enceng gondok; (5). 60% kompos kiambang + 40% zeolit;
(6). 80% kompos kiambang + 20% zeolit, dan (7). 100% kompos
kiambang. Sebagai anak petak adalah dosis pemberian yaitu; (1). 20
g/tanaman; (2). 40 g/tanaman, dan (3). 60 g/tanaman. Hasil penelitian ini
menujukkan bahwa formula dari bahan kompos enceng gondok atau
kiambang 80% dengan zeolit dapat dijadikan bahan pembawa mikoriza
untuk pupuk hayati lada perdu di lahan bekas tambang, dengan dosis 60
g/tanaman.
Kata Kunci : lada, tanaman air, mikoriza, lahan bekas tambang

ABSTRACT
Available post-tin mining soil can be used as an alternative land for
pepper cultivation in Bangka. The use of mined lands as the cultivation,
requiring improvements, such as the addition of mycorrhizae. During these
mycorrhizal biofertilizer carriers using zeolite. Though available materials
such as organic materials that can be developed as an alternative carrier
mycorrhizal inoculant. The research aims to obtain an alternative formula
of organic materials as a suitable carrier materials used in mycorrhizal
pepper plants have been implemented. This study conducted in 2010-2011
(2 years) in the laboratory and home paranet of Crops Research Institute
for Industrial Crops Spices and various land and farmers in the village of
Kulur, Central Bangka regency. For carrier formulations mycorrhizal,
experiments using a completely randomized design (CRD) with treatment
formulations carrier ie, 100% zeolite, 60% water hyacinth compost +40%
zeolite, 80% water hyacinth compost +20% zeolite; 100% water hyacinth
compost, 60% salvinia + 40% zeolite, 80% salvinia compost +20% zeolite
and 100% salvinia compost. To test the dose and formulation of the carrier
on the growth of mycorrhizal pepper shrubs on mined lands, prepared in
Split Plot design, as the main plot is a type of formula that is (1). controls
100% zeolite, (2). 60% water hyacinth compost + 40% zeolite, (3). 80%
water hyacinth compost + 20% zeolite, (4). 100% water hyacinth compost,
(5). 60% + 40% compost kiambang zeolite, (6). 80% + 20% compost
kiambang zeolite, and (7). 100% compost kiambang. As a subplot was
administered dose that is: (1). 20 g / plant, (2). 40 g / plant, and (3). 60 g /
plant.
The results of this study showed that the formula of water hyacinth
compost or salvinia 80% of the zeolite can be used as a carrier material for
mycorrhiza biofertilizer bushy pepper on the post-tin mining soil, with a
dose of 60 g/plant.
Keywords: plant water, mycorrhiza, post-tin mining soil


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v19n1.2013.15-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats