VIABILITAS DAN EFEKTIVITAS FORMULA NEMATODA Steinernema sp. TERHADAP HAMA PENGGEREK BUAH KAPAS Helicoverpa armigera HUBNER

HERI PRABOWO, IGAA INDRAYANI

Abstract


ABSTRAK
Entomopatogen dari genus Steinernema berpotensi digunakan
sebagai pengendali berbagai serangga hama, terutama ordo Lepidoptera,
seperti  Helicoverpa  armigera.  Penggunaan  Steinernema  untuk
pengendalian H. armigera akan menguntungkan karena aman terhadap
lingkungan, mudah diproduksi massal, toleran terhadap berbagai macam
pestisida, dapat aktif mencari serangga sasaran, tidak menyebabkan
resisten dan resurjensi, serta dapat diaplikasikan dengan alat semprot
standar. Namun, formula pestisida hayati mengandung Steinernema masih
sangat terbatas. Tujuan penelitian adalah membuat formula Steinernema
sp. yang efektif terhadap hama penggerek buah kapas (H. armigera).
Penelitian dilaksanakan di laboratorium Patologi Serangga, Balai
Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Malang mulai bulan Mei-Juli
2010. Larva instar III Steinernema sp. dibuat dalam 6 macam formula
perlakuan dengan bahan pembawa (carrier) berbeda-beda, yaitu (1)
suspensi (akuades + sukrosa), (2) pellet-2 (sekam padi), (3) pellet-1
(tanah liat + arang), (4) agar + spon, (5) kapsul (Ca-alginat), dan (6)
kontrol (akuades). Setiap formula diinokulasikan 10 6 juvenil infektif (JI).
Masing-masing perlakuan disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL)
dengan tiga kali ulangan. Penurunan jumlah juvenil infektif (JI) pada
setiap formula yang diamati per minggu selama ± 4 minggu. Isolat yang
digunakan untuk penelitian ini berasal dari Asembagus. Untuk
mengevaluasi efektivitas formula, larva H. armigera diperlakukan dengan
JI yang berasal dari masing-masing formula setiap minggu selama empat
minggu. Perlakuan ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan
empat ulangan. Jumlah penurunan JI setiap minggu selama empat minggu
setelah perlakuan. Persentase JI yang hidup pada pellet-1, suspensi, pellet-
2, agar + spon, kapsul, dan kontrol berturut-turut sebesar 53; 12,4; 44;
63,8; 17,6; dan 5%. Pada minggu pertama sampai minggu keempat setelah
perlakuan terlihat bahwa formula yang paling baik mempertahankan JI
adalah agar + spon dan kemudian berturut-turut diikuti oleh pellet-1,
pellet-2, kapsul, suspensi. Steinernema sp. yang disimpan selama empat
minggu dalam berbagai bentuk formula terhadap H. armigera berkisar
antara 80-99%. Formula agar dan spon paling baik untuk menyimpan
Steinernema sp. selama empat minggu, karena formula ini memberikan
tingkat viabilitas dan efektivitas Steinernema sp. paling tinggi.
Kata kunci : efektivitas, formula, Helicoverpa armigera, Steinernema sp.,
viabilitas

ABSTRACT
Entomopathogenic nematodes genus Steinernema for are potential
to be used as a control for various insect pests, especially ordo
Lepidoptera, such as Helicoverpa armigera. The use of Steinernema to
control H. armigera is beneficial because it is environmentally friendly,
easy to produce, tolerant to several pesticides, actively search the target
insect, does not cause resistance and resurgence, and can be applied by
using standard sprayer. Unfortunately, biological pesticide containing
Steinernema is still limited. The study was aimed at formulating a
biological agen containing Steinernema sp. to control the cotton bollworm
weevil (H. armigera). The experiment was conducted at insect pathology
laboratory, Indonesian Sweetener and Fiber Crops Research Institute,
Malang from May to July 2010. Steinernema sp. instar III larvae was
formulated in six different forms such as Pellet-1 (clay+carbon),
suspension (distilled water+sucrose), Pellet-2 (rice husk), agar+sponge,
capsule (Ca-alginate), and control (distilled water). Each formulation was
inoculated with 10 6 Infective Juvenile (IJ). Each treatment was arranged in
completely randomized design (CRD) with three replicates. Each
formulation observed showed decrease in IJ number every week for + 4
weeks. Isolates used for this research were originated from Asembagus
experimental station. For evaluation of the formulation effectiveness, H.
armigera larvae was treated using IJ from the formula weekly for four
weeks. On the first week after treatment, the percentages of living IJ in
Pellet-1, suspension, Pellet-2, agar+sponge, capsule, and control were 53;
12.4; 44; 63.8; 17.6; and 5%, respectively. Effectiveness of Steinernema
sp. stored for four weeks in various formulations against H. armigera
ranged from 80-99%. The best formula of Steinernema sp for storage was
agar+sponge because of its ability to viability and effectiveness of
Steinernema sp.
Key words: effectiveness, formulation, Helicoverpa armigera, viability,
Steinernema sp.,


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v18n4.2012.151-155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats