HASIL DAN STABILITAS HASIL DUA PULUH GENOTIPE JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) SELAMA SEMBILAN BELAS BULAN BERPRODUKSI

EDI WARDIANA, DIBYO PRANOWO

Abstract


ABSTRAK

Pengujian interaksi genotipe dengan lingkungan (GxE) serta analisisstabilitas hasil suatu genotipe merupakan hal yang penting dalam programpemuliaan tanaman. Penelitian dengan tujuan untuk menganalisis hasil danstabilitas hasil 20 genotipe tanaman jarak pagar telah dilakukan di KebunPercobaan Pakuwon, Sukabumi, Jawa Barat, pada ketinggian tempat 450m dpl dengan jenis tanah Latosol dan tipe iklim B mulai bulan Mei 2008sampai Desember 2009. Rancangan yang digunakan adalah acak kelom-pok lengkap dengan 20 perlakuan genotipe tanaman dan tiga ulangan.Peubah yang dianalisis adalah jumlah buah panen selama 19 bulanberproduksi. Analisis ragam dilakukan secara gabungan antara 20 genotipedengan 19 lingkungan (umur tanaman) dan analisis stabilitas hasilmengikuti metode Eberhart dan Russel (1966). Hasil penelitian menunjuk-kan bahwa berdasarkan pada hasil jumlah buah panen selama 19 bulanberproduksi terdapat enam genotipe jarak pagar yang dapat diklasifikasi-kan ke dalam genotipe yang berdaya hasil tinggi dan stabil, yaitu PT7,PT13, PT14, PT15, PT33, dan 3189. Sedangkan MT7 dan HS49diklasifikasikan ke dalam genotipe berdaya hasil tinggi tetapi tidak stabil.

Kata kunci : Jatropha curcas L., interaksi GxE, hasil, stabilitas hasil

ABSTRACT

Yield and yield stability of twenty genotypes of physic nut(Jatropha curcas L.) during nineteen months ofproduction

Genotype and environment interaction (GxE) and yield stabilityanalysis of the genotypes is more important in plant breeding program.This experiment was carried out from May 2008 until December 2009 atPakuwon Experimental Station, Sukabumi, West Java with altitude about450 m above sea level, Latosol soil type and B climate type. The objectiveof this experiment was to analyze the yield and yield stability of 20genotypes of physic nut. Randomized complete block design with 20treatments of physic nut genotype and three replications was used in thisstudy, and the variabel observed was number of fruit harvested per month.Data were analyzed by combined analysis of variance and stabilityanalysis using Eberhart and Russel (1966) methods. Result showed thatbased on number of fruit harvested during 19 months production the PT7,PT13, PT14, PT15, PT33 and 3189 were classified as high yielding andstable genotypes. While, MT7 and HS49 were classified as high yieldingand unstable genotypes.

Key words : Jatropha curcas L., GxE interaction, yield, yield stability.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v16n3.2010.126-133

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats