The effectiveness of kaffir lime leaf essential oil as a fumigant for Tribolium castaneum (Herbst)

Alif Khalifah, Idham Sakti Harahap, Dadang Dadang

Abstract


Pests are often a problem with stored post-harvest products. One of the pests that often attack post-harvest products in storage is Tribolium castaneum (Herbst). The most common warehouse pest control effort is fumigation. Unwise and inappropriate application of fumigants can cause various negative impacts, such as pest resistance. Therefore, it is necessary to develop alternative control strategies that are more environmentally friendly through essential oils. The purpose of this study was to determine the effectiveness of kaffir lime (Citrus hystrix) essential oil as a botanical fumigant against T. castaneum that held at SEAMEO Biotrop Bogor. Kaffir lime leaf essential oil (KLLEO) is obtained by distillation. Tests in this study include the toxicity test of essential oils and essential oil fractions, resistance tests, and test the effect of essential oils on larval development. KLLEO n-hexane fraction caused high mortality of T. castaneum imago after 72 hours of fumigation. The LD95 KLLEO value in imago was 1.14 ml / l of air. MADJP also had high repellency activity against imago. The lowest dose of 0.03 ml/l air and the highest dose of 1.14 ml/l air showed a degree of 95.5 and 100% reliability, respectively, 6 hours after treatment. Chemical composition analysis using GCMS showed that citronella was the most dominant compound at 79.05%.

KeywordsCitrus hystrix, fumigation, post-harvest pests

 

Abstrak

KEEFEKTIFAN MINYAK ATSIRI DAUN JERUK PURUT SEBAGAI FUMIGAN Tribolium castaneum (HERBST)

Serangga hama seringkali menjadi masalah pada produk pascapanen yang disimpan. Salah satu hama yang sering menyerang produk pascapanen di gudang penyimpanan adalah Tribolium castaneum (Herbst). Upaya pengendalian hama gudang yang paling umum dilakukan adalah dengan fumigasi. Aplikasi fumigan yang tidak bijaksana dan tidak tepat dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti terjadinya resistensi hama. Oleh karena itu, perlu dikembangkan strategi pengendalian alternatif yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan minyak atsiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan minyak atsiri daun jeruk purut (Citrus hystrix) sebagai fumigan nabati terhadap T. castaneum yang dilaksanakan di SEAMEO Biotrop Bogor. Minyak atsiri daun jeruk purut (MADJP) diperoleh melalui distilasi. Pengujian dalam penelitian ini meliputi uji toksisitas minyak atsiri dan fraksi minyak atsiri, uji repelensi, dan uji pengaruh minyak atsiri terhadap perkembangan larva. Fraksi n-heksana MADJP menyebabkan kematian yang tinggi pada imago T. castaneum setelah 72 jam fumigasi. Nilai LD95 MADJP pada imago sebesar 1,14 ml/l udara. MADJP juga memiliki aktivitas repelensi yang tinggi terhadap imago. Dosis terendah 0,03 ml/l udara dan dosis tertinggi 1,14 ml/l udara menunjukkan derajat keandalan berturut-turut 95,5 dan 100% pada 6 jam setelah perlakuan. Analisis komposisi kimia menggunakan GCMS menunjukkan bahwa sitronela merupakan senyawa yang paling dominan sebesar 79,05%.

Kata kunciCitrus hystrix, fumigasi, hama pasca panen, sitronela


Keywords


Citrus hystrix, fumigation, post-harvest pests

Full Text:

PDF

References


Cameron, R., Arinafril & Mulawarman (2016) Uji bioaktivitas ekstrak daun zodea (evodia suaveolens Sheff) terhadap hama gudang tribolium castaneum(coleoptera: tenebrionidae) herbst. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 5 (3).

Cristiana, S. (2019) Keefektifan minyak atsiri pala dan cengkih sebagai fumigan untuk pengendalian larva Oryzaephilus surinamensis (Coleoptera: Silvanidae). Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Dacosta, M., Sudirga, S. & Muksin, I. (2017) Perbandingan kandungan minyak atsiri tanaman sereh wangi (Cymbopogon nardus l. Rendle) yang ditanam di lokasi berbeda. J Simbiosis. 5 (1), 25–31.

Ferlandina, K. (2016) Efek fumigan minyak atsiri daun serai (Cymbopogon citratus) dan kulit batang kayu lawang (Cinnamomum cullilawan) terhadap imago Callosobruchus maculatus (F.). Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.

Gautam SG., Opit GP., Hosoda E. (2016) Phosphine resistance in adult and immature life stages of Tribolium castaneum (Coleoptera: Tenebrionidae) and Plodia interpunctella (Lepidoptera: Pyralidae) populations in California. J Econ Entomol. 0, 1–9.

Hanan, B. (2013) Evaluation of insecticidal activities of Mentha piperita and Lavandula angustifolia essential oils against house fly, Musca domestica L. (Diptera: Muscidae). 5 (4), 50–54.

Hasyim, A., Setiawati, W. Jayanti, H. & Krestini, EH. (2014) Repelensisi minyak atsiri terhadap hama gudang bawang Ephestia cautella (Walker) (Lepidoptera: Pyrallidae) di laboratorium. J Hort. 24 (4), 336–345.

Hidayat, P. (2012) Menuju penghapusan penggunaan metil bromida di pergudangan di Indonesia. Di dalam: Prijono D, Darmaputra OS, Widayanti S, editor. Pengelolaan Hama Gudang Terpadu. Bogor (ID): SEAMEO BIOTROP.

Indrasari, S. Ami, TR. Agus, S. & Kristamtini. (2016) Mutu Fisik, Mutu Giling dan Mutu Fungsional Beras Varietas Lokal Kalimantan Barat. Penelitian Tanaman Pangan. 35 (1).

Oktaviani, E. (2019) Keefektifan minyak atsiri kapulaga dan kayu manis sebagai fumigan untuk pengendalian larva Oryzaephilus surinamensis (Coleoptera: Silvanidae). Bogor (ID). Institut Pertanian Bogor.

Prasetiani, R. (2016) Efek fumigan minyak atsiri pala, kapulaga dan cengkih terhadap mortalitas Oryzaephilus mercator fauvel (Coleoptera: Silvanidae). Bogor (ID). Institut Pertanian Bogor.

Rafidatillah, U. (2018) Toksisitas minyak atsiri kayu manis terhadap larva Tribolium castaneum yang resisten terhadap fosfin. Bogor (ID). Institut Pertanian Bogor.

Saad, M., Ajlan, AMA., Eid, MAA., & Khowh, IAB. (2011) Repellent and Fumigant Effects of Essential Oil from Clove Buds Syzygium aromaticum L. Against Tribolium castaneum (Herbest) (Coleoptera: Tenebrionidae). J Agri Scie and Tech. 1, 613–620.

Samsudin, Soesanthy, F. & Syafaruddin (2016) Aktivitas repelensi dan insektisidal beberapa ekstrak dan minyak nabati terhadap hama gudang Ephestia cautella. Aktivitas repelensi dan insektisidal beberapa ekstrak dan minyak nabati terhadap hama gudang Ephestia cautella. 3 (2), 117–126.

Sreeramoju, P., Prasad, M. & Lakshmipathi (2016) Complete study of life cycle of Tribolium castaneum and its weight variations in the developing stages. IJPAES. 6 (2), 95–100.

Syam, S. (2017) Efek fumigan dan repelen fraksi minyak atsiri pepermin dan cengkeh terhadap Tribolium castaneum (Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae). Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Widayanti, S. (2016) Status resistensi Tribolium castaneum Herbst dan Araecerus fasciculatus De Geer asal gudang biji kakao di Makassar Sulawesi Selatan terhadap fosfin. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Zuwarman, D. (2020) Kesesuaian good handling practices dan good manufacturing practices terhadap mutu beras di Kabupaten Bogor. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jlittri.v27n2.2021.51-57

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Tanaman Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats