PEMANFAATAN LIMBAH KOMODITAS PERKEBUNAN UNTUK PEMBUATAN ASAP CAIR / Utilization of Plantation Commodities Waste for Liquid Smoke

Mamik Sarwendah, Feriadi Feriadi, Tri Wahyuni, Tiffani Nindya Arisanti

Abstract


Liquid smoke is the result of condensation of smoke from the pyrolysis process of biomass containing elements of lignin and cellulose. The chemical and physical components of liquid smoke were determined by the raw materials used. The purpose of this study was to determine the characteristics of liquid smoke from different plantation wastes. The raw material used consists of coconut shells, palm shells, and sawdust. Coconut shells were obtained from coconut milk traders in the Pangkal Pinang market. Palm oil shells were taken from palm oil mill waste. Sawdust was a waste of wood craftsmen in Pangkalpinang. Liquid smoke was produced by pyrolysis using a simple tool consisting of a plate with the main components of a combustion tube, a smoke conduit pipe, and a condensing tube. This study used a randomized block design with five replications. The results showed the highest yield of liquid smoke was obtained from coconut shell compared to palm shell liquid and sawdust liquid smoke. Liquid smoke from coconut shel had lower pH and water content than that from oil palm shell and sawdust. The phenol content of coconut shell liquid smoke was 19.45 mg/ml, sawdust liquid smoke 8.24 mg/ml and oil palm shell liquid smoke 19.54 mg/ml. The acid content of coconut shell liquid smoke (7.44%) was higher than that of oil palm shell liquid smoke (5.70%) and sawdust (1.36%).

Keywords: phenol, pyrolysis, coconut shell, oil palm shell

 

Abstrak

Asap cair merupakan hasil kondensasi asap dari proses pirolisis biomassa yang mengandung unsur lignin dan selulosa. Komponen kimia dan fisika asap cair ditentukan oleh bahan baku yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik asap cair dari limbah komoditas perkebunan yang berbeda. Bahan baku yang digunakan terdiri dari tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit dan serbuk gergaji. Tempurung kelapa diperoleh dari pedagang santan di pasar Pangkal Pinang. Cangkang kelapa sawit diambil dari limbah pabrik kelapa sawit. Serbuk gergaji  merupakan limbah pengrajin kayu yang ada di Pangkalpinang.  Pembuatan asap cair dilakukan dengan pirolisis menggunakan alat sederhana yang tediri dari plat dengan komponen utama tabung pembakaran, pipa penyalur asap,  dan tabung kondensasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan rendemen asap cair dari tempurung kelapa paling tinggi dibandingkan dengan asap cair cangkang kelapa sawit dan serbuk gergaji. Asap cair tempurung kelapa mempunyai pH dan kadar air yang lebih rendah daripada asap cair cangkang kelapa sawit dan serbuk gergaji. Kandungan fenol asap cair tempurung kelapa 19,45 mg/ml, asap cair serbuk gergaji 8,24 mg/ml dan asap cair cangkang kelapa sawit 19,54 mg/ml. Kandungan  asam asap cair tempurung kelapa (7,44%) lebih tinggi  daripada asap cair cangkang kelapa sawit (5,70 %) dan serbuk gergaji (1,36 %).

Kata kunci: fenol, pirolisis, tempurung kelapa, cangkang kelapa sawit


Keywords


phenol;pyrolysis;coconut shell;oil palm shell

Full Text:

PDF

References


Abdullah, N.A. et al., 2018. Investigasi proses pirolisis pada non-sweep gas fixed-bed reactor untuk memproduksi asap cair dengan bahan baku biomassa. Jurnal Rekayasa Mesin, 18(1), pp.9–16.

Alpian et al., 2014. Kualitas asap cair batang gelam (Melaleuca sp). Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 32(2), pp.83–92.

Amiruddin, M. & Sutopo, B., 2012. Sistem Kontrol Suhu dan Laju Pemanasan Alat Pirolisis. Jnteti, 1(3), pp.49–54.

Anggraini, A., 2017. Teknologi asap cair dari tempurung kelapa, tongkol jagung, dan bambu sebagai penyempurna struktur kayu. Prosiding Seminnar Nasional Inovasi dan Aplikasi di Industri, ITN Malang, pp.1–6.

Baimark, Y. et al., 2008. Utilization of wood vinegar as suistainable coagulating and antifungal agents in the production of natural sheets. Jornal of Environmental Science and Technology, 1(4), pp.157–163.

Bridgwater, A. V, 2004. Biomass Fast Pyrolysis. Thermal Science, 8(2), pp.21–49.

Darmadji, P., 2002. Optimasi pemurnian Asap Cair dengan Metode Redestilasi. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 8(3), pp.267–271.

Demirbas, A., 2005. Pyrolysis of ground beech wood in irregular heating rate conditions. , 73, pp.39–43.

Fadillah, H. & Alfiarty, A., 2015. The Influence Of Pyrolysis Temperature And Time To The Yield And Quality of Rubber Fruit ( Hevea brasiliensis ) Shell Liquid Smoke. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia “Kejuangan”, pp.1–7.

Gultom, S.O. et al., 2009. Produksi Asap Cair Berbahan Dasar Kulit Sagu ( Metroxylon ) sebagai … (Gultom dkk.). Prosiding SNST, pp.64–68.

Haji, A.G. et al., 2002. Karakterisasi asap cair hasil pirolisis sampah organik padat. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan.

Haji, A.G., 2013a. Komponen Kimia Asap Cair Hasil Pirolisis Limbah Padat Kelapa Sawit. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 9(3), pp.109–116.

Haji, A.G., 2013b. Komponen Kimia Asap Cair Hasil Pirolisis Limbah Padat Kelapa Sawit. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 9(3), pp.109–116.

Halim, M., Darmadji, P. & Indrati, R., 2005. Fraksinasi dan identifikasi senyawa volatil asap cair cangkang sawit. AGRITECH, 25(3), pp.117–123.

Hartati, S., Darmadji, P. & Pranoto, Y., 2015. Penggunaan Asap Cair Tempurung kelapa Untuk menurunkan Kadar Timbal (Pb)pada Biji Kedelai (Glycine max). AGRITECH, 35(3), pp.331–339.

Komarayati, S., Gusmailina & Fiyanti, L., 2018. Karakteristik dan Potensi Pemanfaatan Aap Cair Kayu Trema, Nani, Merbau, Matoa, dan Kayu Malas. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 36(3), pp.219–238.

Kresnawaty, I. et al., 2017. Konversi Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Menjadi Arang Hayati Dan Asap Cair. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 14(3), pp.171–179.

Lingbeck, J.M. et al., 2014. Functionality of liquid smoke as an all-natural antimicrobial in food preservation. MESC, 97(2), pp.197–206. Available at: http://dx.doi.org/10.1016/j.meatsci.2014.02.003.

Nasfiruddin, M.K., Swatawati, F. & Susanto, E., 2016. Analisis kadar kolesterol dan kualitas ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) asap menggunakan asap cair berbeda. J. Peng. & Biotek. Hasil Pi, 5(1), pp.28–35.

Pasaribu, T. & Wina, E., 2017. Komparasi Aktivitas Tiga Jenis Asap Cair terhadap Pertumbuhan Mikroba secara In Vitro. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, pp.679–685.

Putri, R.E., Mislaini & Ningsih, L. silvia, 2015. Pengembangan Alat Penghasil Asap Cair dari Sekam Padi untuk Menghasilkan Insektisida Organik. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 19(2), pp.29–36.

Putri, R.E., Mislaini & Ningsih, L.S., 2010. Pengembangan Alat Penghasil Asap Cair dari Skam Padi untuk Menghasilkan Insektisida Organik. Jurnal teknologi Pertanian Andalas, 19(2), pp.29–36.

Rusli, I.K., Soesanto, L. & Rahayuniati, R.F., 2016. Pengaruh Pupuk Organik Cair dan Asap Cair dalam Pengendalian Xanthomonas oryzae pv . oryzae dan Pyricularia grisea pada Padi Gogo Galur Xanthomonas oryzae pv . oryzae DAN Pyricularia grisea PADA PADI GOGO GALUR G136. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 20(2), pp.95–100.

Salamah, S. & Jamilatun, S., 2017. Pemanfaatan Asap Cair Food Grade yang Dimurnikan dengan Arang Aktif sebagai Pengawet Ikan Nila The Utilization of Food Grade Liquid Smoke Purified by Activated Charcoal as Tilapia Fish Preservative. Eksergi, 14(2), pp.29–34.

Suroso, E. et al., 2018. Pengasapan Ikan Kembung Menggunakan Asap Cair dari Kayu Karet Hasil Redestilasi. JPHPI, 21(1), pp.42–53.

Wibowo, S., 2012. Karakteristik Asap Cair Tempurung Nyamplung. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 30(3), pp.218–227.

Wibowo, S., Pari, G. & Pangersa, R.E., 2016. Pemanfaatan Asap Cair Kayu Pinus. Jurnal Penenlitian Hasil Hutan, 34(3), pp.199–205.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/littri.v25n1.2019.22-30

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian Tanaman Industri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




P-ISSN: 0853-8212
E-ISSN: 2528-6870

Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

(Indonesian Center for Estate Crops Research and Development)

Jln. Tentara Pelajar No 1, Kampus Penelitian Cimanggu

Bogor 16111 Indonesia

Phone: +62251-8313083

Fax: +62251-8336194

Email: littri_puslitbangbun@yahoo.co.id



View My Stats