Kompatibilitas Sumber Inokulan Fungi Mikoriza Arbuskular pada Kedelai dengan Budidaya Jenuh Air

Ridwan Muis, Munif Ghulamahdi, Maya Melati, Purwono Purwono, Irdika Mansur

Abstract


The main problem encountered by soybean crop in acid sulfate tidal lands is less availability of P, because of its chemical bond with Fe. Heavy dose of  fertilization often lead to high fertilizer residue, wich could be used for crops farming using AMF. Research was conducted to study the effect of soybean culturing technique and AMF inoculants source on growth of  soybean. The treatments consisted two factors, arranged in a randomized block design with three replications. The first factor was four inoculants sources of AMF, namely AMF and without inoculation AMF, inoculants from rhizospheres of kudzu (Pueraria javanica), sorghum (Sorghum bicolor), corn (Zea mays) and soybean (Glycine max). The second factor was culturing tehnique, namely water saturated and dry soil culture. Soybeans were grown in pots containing 5 kg soil derived from tidal land,  Simpang Village, District of Berbak, East Tanjung Jabung Regency,  Jambi Province. Results showed that the interaction saturated soil culture with inoculants from corn’s rhizosphere had positive effect on the variability of N, P and K uptake, N and P content in the plant, relative efficiency of inoculants and relative efficiency of P uptake, stem diameter, biomass dry weight, the number of filled pods and seed dry weight of soybeans. Dry soil culture with inoculants of corn’s rhizosphere had greater root colonization, but overall for the growth and grain yield of soybean, saturated soil culture with inoculants from corn rhizosphere has better effect on other growth variables.

Keywords


Tidal swampland, acid sulphate land; host plant; Pueraria javanica; Sorghum bicolor; Zea mays; Glycine max

Full Text:

PDF

References


Abdurachman A, Dariah A, Mulyani A. 2008. Strategi dan Teknologi Pengelolaan Lahan Kering Mendukung Pengadaan Pangan Nasional. Jurnal Litbang Pertanian 27(2): 43 - 49

Bachtiar, Ghulamahdi M, Melati M, Guntoro D, Sutandi A. 2015. Nitrogenase Activity and Plant Physiological Process of Soy Bean Under Saturated Soil Culture on Mineral and Peaty Mineral Soil. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research 24 (6):332-347

Ghulamahdi, M., S.A. Aziz, M. Melati, N. Dewi dan S.A. Rais. 2006. Aktivitas nitrogenase, serapan hara dan pertumbuhan dua varietas kedelai pada kondisi jenuh air dan kering. Bul. Agron. 34(1):32-38.

Ghulamahdi M, Melati M, Sagala D. 2009. Production of Soybean Varieties under Saturated Soil Culture on Tidal Swamps. J. Agron. Indonesia 37 (3) : 226 232

Hanafiah KA. 2001. Pengaruh inokulasi fungi mikoriza arbuskula dan Azospirillum brasiliense dalam peningkatan efisiensi pemupukan P dan N pada padi sawah tadah hujan. Disertasi. Sekolah Pasca Sarjana IPB. Bogor: 158 p.

Hapsoh H. 2008. Pemanfaatan Fungi Mikoriza Arbuskula pada Budidaya Kedelai di Lahan Kering. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Budidaya Pertanian pada Fakultas Pertanian,diucapkan di hadapan Rapat Terbuka Universitas Sumatera Utara Gelanggang Mahasiswa, Kampus USU, 14 Juni 2008. Universitas Sumatera Utara. Medan. 31p.

Jannah, Husnul. 2011. Respon Tanaman Kedelai Terhadap Asosiasi Fungi Mikoriza Arbuskular di Lahan Kering. Jurnal Ganeç Swara 5(2):28-31.

Kabirun S. 2002. Tanggap padi gogo terhadap inokulasi mikoriza arbuskula dan pemupukan fosfat di Entisol. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan 3(2): 49−56.

Muis R. 2016. Efisiensi pemupukan fosfor menggunakan isolat FMA lokal untuk meningkatkan produktivitas kedelai di lahan pasang surut. Disertasi. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 145 p.

Muis R, Ghulamahdi M, Melati M, Purwono, Mansur I. 2016. Diversity of Arbuscular Mycorrhiza Fungi from Trapping using Different Host Plants. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research 27 (2):158 - 169

Musfal. 2010. Potensi fungi mikoriza arbuskula untuk meningkatkan hasil tanaman jagung. Jurnal Litbang Pertanian 29 (4): 6-20

Nurhayati N. 2012. Pengaruh Berbagai Jenis Tanaman Inang dan Beberapa Jenis Sumber Inokulum Terhadap Infektivitas dan Efektivitas Mikoriza. Jurnal Agrista 16 (2): 80-86.

Prasetya, C. A.B. 2011. Assesment OfThe Effect Of Long Term Tillage On The Arbascular Mycorthiza Colonization Of Vegetable Grop Grown In Andisol. Agrivita 33(1):85-92.

Priatmadi, B.J. 2007. Segmentasi tanah sulfat masam di Daerah Reklamasi Kalimantan Selatan. J. Kalimantan Scientiae 70: 84-92.

Priatmadi, B.J. 2008. Pengaruh pencucian tanah sulfat masam terhadap sifat kimia tanah. J. Agroscientiae 14: 88-95

Purwaningrahayu, R.D., D. Indradewa, dan B.H. Sunarminto. 2004. Peningkatan hasil beberapa varietas kedelai dengan penerapan teknologi basah. Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 23(1):49-58.

Same M. 2011. Serapan Phospat dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit pada Tanah Ultisol Akibat Cendawan Mikoriza Abuskula. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 11(2): 69-76

Simanungkalit RDM. 2004. Simanungkalit RDM. 2004. Teknologi Cendawan Mikoriza Arbuskular: Produksi Inokulan dan Pengawasan Mutunya. Prosiding Seminar Mikoriza Teknologi dan Pemanfaatan Inokulan Endo-Ektomikoriza untuk Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan tanggal 16 September 2003. Universitas Padjadjaran. Bandung. 103-110p.

Sutandi A, Nugroho B, Sejati B. 2011. Hubungan Kedalaman Pirit dengan Beberapa Sifat Kimia Tanah dan Produksi Kelapa Sawit (Elais guineensis). J. Tanah Lingk. 13 (1): 21-24

Tian CY, Feng G, Li XL, Zhang FS. 2004. Different Effects of Arbuscular Mycorrhizal Fungal Isolates From Saline or Non-Saline Soil on Salinity Tolerance of Plants. Applied Soil Ecology 26:43-48.

Tim Sintesis Kebijakan. 2008. Pemanfaatan Lahan Sulfat Masam Berwawasan Lingkungan Dalam Mendukung Peningkatan Produksi Beras Nasional. Pengembangan Inovasi Pertanian 1(2): 129-131

Trisilawati O, Yusron E. 2008. Pengaruh Pemupukan P terhadap Produksi dan Serapan P Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth). Bul. Littro. Vol. (1): 39-46

Widiastuti H. 2004. Biologi Interaksi Cendawan Mikoriza Arbuskula Kelapa Sawit pada Tanah Asam sebagai Dasar Pengembangan Teknologi Aplikasi Dini. Disertasi. Sekolah Pasca Sarjana IPB. Bogor. 141 p.

Yenni. 2012. Ameliorasi Tanah Sulfat Masam Potensial untuk Budidaya Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Lahan Sub optimal 1(1): 40 – 49.

Zuhry E, Puspita F. 2008. Pemberian Cendawan Mikoriza arbuskular (CMA) pada Tanah Podsolik Merah Kuning terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max (L) Merill. Sagu Vol. 7 (2):25-29.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v35n3.2016.p229-237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Accredited No.148/M/KPT/2020 by Kemenristek/BRIN


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan has been indexed by:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats