Analisis Keunggulan Kompetitif Ubikayu terhadap Jagung dan Kedelai di Kabupaten Lampung Tengah

Robet Asnawi, Made Jana Mejaya

Abstract


Cassava is a major food crops which widely developed in Lampung province, it caused   high adaptability, easily cultivated, smallest risk of failure, and high price. The study was objective to analyze competitive advantage of casava farming system compared to  maize and soybean farming system. The activity were conducted at Central Lampung regency from April 2012 to February 2013. The primary data were obtained from respondents with sample of 90 farmers, using survey methods with structured interviews and questionnaires. Secondary data were obtained from the office of relevant agencies and BPS Lampung. Data analysis were financial analysis and competitive advantage analysis. The results showed that cassava farming more profitable than maize and soybean farming system  income Rp.21.109.000/ha and R/C of 2,91 compared to corn farming income Rp.15.935.000 and R/C of 2,01 and soybean farming income Rp.5.187.800/ha and R/C of 1,48.  Cassava farming system will be competitive compared corn and soybeans farming on the productivity levels at least 34.567 kg/ha and 20,788 kg/ha and cassava price at least IDR 654/kg and IDR 394/kg.

Keywords


excellence; competitive; farming; cassava; corn; soybeans

Full Text:

PDF

References


Adnyana, M.O dan Kariyasa, K. 1993. Sistem usahatani yang kompetitif di daerah

penyangga industri. Prosiding Sistem Usahatani Tanaman Pangan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor.

Asnawi, R. 2007. Analisis usahatani sistem tanam double row pada tanaman ubikayu (Manihot esculenta) di Lampung. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 10 (1): 40-47.

Badan Pusat Statistik. 2006. Statistik Indonesia. BPS, Jakarta.

Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung. 2013. Lampung Dalam Angka 2013. BPS Provinsi Lampung. 421 hal.

Estiningtyas, W., R.Boer., I. Las, dan A. Buono. 2012. Analisis usahatani padi untuk mendukung pengembangan asuransi indeks iklim (Weather Index Insurance): Study kasus di Kabupaten Indramayu. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 15 (2): 158-170.

Fitriadi, F dan R. Nurmalina. 2008. Analisis pendapatan dan pemasaran padi organik metode

System of Rice Intensification (SRI). Kasus di Desa Sukagalih, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol. 11 (1): 94-103.

Kadariah. 1988. Evaluasi Proyek Analisa Ekonomi. LPEE-UI, Jakarta.

Kariyasa, K dan Adnyana, M.O. 1995. Kelayakan pengembangan teknologi usahatani

introduksi di Rawa Sragi. Prosiding Sistem Usahatani Berbasis Pangan: Keuntungan Komparatif dan Kompetitif. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor.

Masturi, H. 2012. Kajian Ekonomi Usahatani Kedelai. Jurnal Agribisisnis Fakultas

Pertanian Universitas Bengkulu. (IV)1: 19-24.

Murni, A.M dan R.W. Arief. 2009. Teknologi Budidaya Jagung “Pendekatan Pengelolaan

Tanaman Terpadu Spesifik Lokasi”. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertaanian. 17 hal.

Nasir, S. 2009. Teknologi budidaya ubikayu mendukung pengembangan bio-etanol.

Disampaikan di BPTP Lampung pada bulan Juni 2009. Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. 18 hal.

Nazar, A., D.R. Mustikawati, dan A. Yani. 2008. Teknologi budidaya kedelai. Balai Besar

Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta. 15 hal.

Rachman, B dan A. Saryoko. 2008. Analisis titik impas dan laba usahatani melalui pendekatan pengelolaan tanaman terpadu di Kabupaten Lebak-Banten. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 11 (1): 54-60.

Sadipun, M., Saenong, S, dan Zubachtirodin. 2008. Pendapatan usahatani jagung pada

berbagai pola tanam di Pangkep dan Lombok Timur.Prosiding Simposiun V Tanaman Pangan. Inovasi Teknologi Tanaman Pangan, Buku 3 : Penelitian dan Pengembangan Palawija. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Hal 918-924.

Subandi. 1984. Increasing and stabilizing yield potential of corn in Indonesia. IARD Journal

(3 & 4) : 43-52.

Subandi, Marsum, M. Dahlan, Muhadji. D, Moentono, Iskandar .S, Sudaryono, dan Sudjadi.

Status penelitian jagung dan sorgum. Risalah Simposium II Penelitian

Tanaman Pangan. Buku I. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan,

Bogor. P.189-223.

Sudana, W., D.K.S. Swastika., dan Soerachman. 2002. Profitabilitas dan peluang pengembangan jagung di Provinsi Lampung. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (5) 1: 40-53.

Swastika, D.K.S. dan W. Sudana. 2001. Characteristics of maize production system in

Indonesia. CYMMYT and Center for Agro-Sosioeconomic Reseacrh Republic of Indonesia.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v35n3.2016.p209-215

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Accredited No.148/M/KPT/2020 by Kemenristek/BRIN


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan has been indexed by:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats