Residu Pestisida Organofosfat Pada Beras dan Perilaku Petani dalam Penggunaan Pestisida di Kabupaten Subang, Jawa Barat

Muhammad Ikhsan Harisman, Zaenal Abidin, Dwi Guntoro

Abstract


Organophosphate pesticides are widely used in agriculture asthey are the most toxic insecticides against vertebrates and easily biodegradable in nature. The objective of this study was to determine the organophosphate residue in rice from several rice varieties and behaviors of farmers in using pesticides. The study was conducted in Subang Regency, West Java, from May to June 2020 using a gas chromatography analysis method. The rice samples came from three sub-districts of Subang Regency, namely Ciasem, Purwadadi, and Sagalaherang in Subang Regency. The data collection of farmer behavior in the used of pesticides in rice farming were conducted by purposive sampling using questionnaires and interviews. The results showed that the residual contents of the organophosphate active ingredients(diazinon, chlorpyrifos, and fenitrotion) in Ciherang, Inpari-32 HDB, and IR64 rice varietes were significantly lower than the Maximum Residue Limits (BMR) of each pesticides allowed in agriculture based on the Indonesian National Standard (SNI) 7313: 2008, so it is safe for consumption. The low residue of organophosphate pesticides is related to the behavior of farmers in using pesticides which generally refers to recommendations and most farmers use pesticides according to the concept of integrated pest control, namely the right dose, right time, right type, and right target according to the type of pests and plant diseases.


Keywords


Rice; organophosphate; residue; farmer behavior

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Abdulrahman S, Mejaya MJ, Agustiani N, Gunawan I, Sasmita P, Guswara A. 2013. Panduan Sistem Tanam Jajar Legowo. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta.

Ardiwinata AN, Nursyamsi D. 2012. Residu Pestisida di Sentra Produksi Padi Jawa Tengah. Jurnal Pangan 21(1): 39-58.

Badan Standarisasi Nasional. 2008. Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 7317:2008 tentang batas maksimum residu pestisida hasil pertanian. Badan Standar Nasional. Jakarta.

Baehaki SE. 2013. Hama penggerek batang padi dan teknologi pengendalian. IPTEK Tanaman Pangan 8(1): 1-14.

BPS. 2014. Sensus Pertanian. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

BPS. 2018. Produktivitas Padi Nasional. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Dadang. 2006. Pengenalan pestisida dan teknik aplikasi. Workshop Hama dan Tanaman Jarak: Potensi Kerusakan dan Teknik Pengendaliannya. Departemen Proteksi Tanaman Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Dinas Pertanian Kabupaten Subang. 2017. Laporan tahunan luas panen, produksi dan produktivitas padi Kabupaten Subang. Dinas Pertanian Kabupaten Subang.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2006. Metode pengujian residu pestisida dalam hasil pertanian. Ditjen Tanaman Pangan. Jakarta.

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. 2017. Pedoman umum peningkatan produksi dan produktivitas padi, jagung, dan kedelai melalui pelaksanaan SL-PTT. Ditjen Tanaman Pangan. Jakarta.

Effendi BS. 2009. Strategi pengendalian hama terpadu tanaman padi dalam perspektif praktek pertanian yang baik (good agricultural practices). Jurnal Pengembangan Inovasi Pertanian 2(1): 65-78.

Jamin, Erlangga. 2016. Pengaruh insektisida golongan organofosfat terhadap benih ikan nila gift (Oreochromis niloticus Bleeker). Jurnal Acta Aquatica 3(2): 46-53.

Pujiono. 2009. Hubungan faktor lingkungan kerja dan praktek pengelolaan pestisida dengan kejadian pada tenaga kerja di tempat penjualan pestisida di Kabupaten Subang. Serang: Universitas Diponegoro.

Rahmawati. 2006. Status Perkembangan perbaikan sifat genetik padi menggunakan transformasi agrobacterium. Jurnal Agrobiogen 2(1):36-44.

Rahmawati YD, Martiana T. 2014. Pengaruh faktor karakteristik petani dan metode penyemprotan terhadap kadar kolinesterase. The Indonesian Journal of Ocupational Safety, Health and Environment 1(1): 85-94.

Raini, M. 2007. Toksikologi pestisida dan penanganan akibat keracunan pestisida. Media Litbangkes 17(1):10-8.

Sihombing Y, Hutahaean L. 2019. Hubungan karakteristik petani dengan usahatani padi sebelum dan sesudah pendampingan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Edufortech 4(2): 92-105.

Sitorus RK. 2015. Analisis aplikasi pestisida pada tanaman padi dan residu pestisida golongan organofosfat dalam beras di Kelurahan Sidoarjo Dua Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Medan: Universitas Sumatera Utara.

Supriadi. 2013. Optimasi pemanfaatan beragam jenis pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian 32(1): 1-9.

Suryadhi MAH, Suryadhi PAR, Purnama GH. 2013. Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kadar hemoglobin pada petani pengguna pestisida di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali. J. Arc. Com. Heal. 2(2):112-116.

Susilawati NPA, Suprihatin IE, Suastuti NGA. 2016. Analisi residu pestisida organofosfat pada buah stawberry (Fragaria ananassa Rosalinda) menggunakan kromatografi gas. Jurnal Cakra Kimia 4(1): 21-22

Syahri, Somantri RU. 2016. Penggunaan varietas unggul tahan hama dan penyakit mendukung peningkatan produksi padi nasional. Jurnal Litbang Pertanian 35 (1): 25-36.

Taqwin M, Daud A, Birawida AB. 2013. Identifikasi residu pestisida dieldrin dalam beras lokal dan beras impor di Pasar Terong dan Lotte Mart Kota Makassar. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Unhas.

Widianingsih R, Muliawati R, Musidah. 2020. Perilaku penggunaan pestisida berhubungan dengan keluhan kesehatan petani padi. Jurnal Ilmiah Stikes Kendal 10(3): 297-306.

Yusnani. 2013. Identifikasi residu pestisida golongan organofosfat pada sayuran kentang di swalayan lottemart dan pasar terong Kota Makassar. Jurnal MKMI. hlm.133-138.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v5n2.2021.p107-115

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Accredited No.148/M/KPT/2020 by Kemenristek/BRIN


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan has been indexed by:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats