Komponen Usahatani Pendukung Penerapan Peningkatan Indeks Pertanaman pada Beberapa Agroekosistem

Rima Purnamayani, Adhe Phoppy Wira Etika, Haris Syahbuddin

Abstract


ncreasing the cropping index is a strategic policy and program to increase the efficiency of available land use.  Referring to the potential and constraints of cropping index improvement, it is necessary to review the supporting components that affect cropping index implementation improvement in some agroecosystems. The purpose of this study was to aims to analyze the components of farming that support the implementation of increased cropping index in upland, rainfed lowland, and swampy land. This activity was carried out in five provinces namely Banten, West Java, DI Yogyakarta, East Nusa Tenggara, and South Sumatra from August to December 2018. The site selection was done purposively based on agroecosystems. The collected data were tabulated and analyzed using quantitative and qualitative approaches then interpreted descriptively and analyzed with multiple linear regression analysis. The dependent variable (Y) is the cropping index and the independent variables (xi) are labor, water availability, demonstration plot capital availability, water resources, supervisory, and extension media. The results of the combined linear regression analysis showed that water availability and supervisory were the supporting components that have a significant effect on every agroecosystem.  Meanwhile, water, capital and labour availability were variables that have a significant effect on the implementation of increased cropping index in upland agroecosystems.  The dissemination media has a significant effect only on rainfed lowland, while the capital  availability and water sources were supporting components that have a significant effect at  swampy land.


Keywords


Cropping index; upland; rainfed lowland; swampy land

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Andriaty, E, S.S. Bambang, E. Setyorini. 2011. Kajian kebutuhan informasi teknologi pertanian di beberapa kabupaten di Jawa. J. Perpus. Pert. 20(2):54-61.

Andriaty, E., E.Setyorini. 2012. Ketersediaan sumber informasi teknologi pertanian di beberapa kabupaten di Jawa. J. Perpus. Pert. 21(1):30-35.

Anggraini, WM, R. Ginting dan M. Jufri. 2015. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi indeks pertanaman (IP) padi sawah di Kabupaten Simalungun. Journal on Social Economic of Agriculture and Agribusiness 4(2).

Bima, A.N. 2019. Perbandingan keberhasilan implementasi Program Desa Mandiri Pangan Desa Pulosari dan Desa Batursari Kabupaten Pemalang. Skripsi. Departemen Politik dan Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Diponegoro.

Boer, R. and A. Buono. 2008. Current and future climate variability of East Java and its implication on agriculture and livestock. Project Report Submitted to UNDP. Jakarta.

BPPSDMP. 2016. Petunjuk pelaksanaan diklat ATC (Agricultural Training Camp). Jakarta (ID): Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber daya Manusia Pertanian.

Budiyanto, M.A.K. 2010. Model pengembangan ketahanan pangan berbasis pisang melalui revitalisasi nilai kearifan lokal. Jurnal Teknik Industri 11 (2): 170-177.

Dewi, CP., D. Mardiningsih, dan T. Dalmiyatun. 2019. Analisis hubungan perilaku petani hortikultura kelompok wanita tani legowo dengan keberhasilan sistem pertanian berkelanjutan di Desa Wulungsari, Kecamatan Selomerto, Kabuparen Wonosobo. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis 3(4):777-788.

Farooq, S., S. Muhammad, K. M. Chaudhary and I. Ashraf. 2007. Role of print media in the dissemination of agricultural information among farmers. Pakistan J. Agri. Sci. 44(2): 378-380.

Fahdly, A.F. 2009. Teknologi peningkatan indeks pertanaman jagung. Prosiding Seminar Nasional Serealia. Balai Penelitian Tanaman Serealia. 246-253. ISBN :978-979-8940-27-9.

Indraningsih, K.S. 2017. Strategi diseminasi inovasi pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi 35 (2): 107-123

Idjudin, A.A. dan S. Marwanto. 2008. Reformasi pengelolaan lahan kering untuk mendukung swasembada pangan. Jurnal Sumberdaya Lahan 2(2):115-125.

Irawan, B. 2006. Fenomena anomaly iklim El Nino dan La Nina Fenomena Anomali – kecenderungan jangka panjang dan pengaruhnya terhadap produksi pangan. Jurnal Forum Penelitian Agro Ekonomi 24 (1) : 28-45.

Isyanto, A.Y. 2012. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi padi pada usahatani padi di Kabupaten Ciamis. Cakrawala Galuh 1(8).

Khatimah, H. 2018. Posisi dan peran media dalam kehidupan masyarakat. Jurnal Tasâmuh 16 (1): 119-136.

Leeuwis, C. 2013. Communication for rural innovation: rethinking agricultural extension. John Wiley & Sons. 3rd. Edition, London.

Limenih, B. 2018. Agricultural knowledge, source and information system in Central Highland of Ethiopia. J. Agri. Ext. Rural Dev. 10(2): 28-34. [Internet, cited 2018 Feb. 9].

Malini, H, M. Sufri dan D. Andriani. 2015.. Strategi Peningkatan Indeks Pertanaman Padi Kaitannya Terhadap Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Pada Lahan Tadah Hujan di Kabupaten OKI Sumatera Selatan. Proseding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2015, Palembang 8-9 Oktober 2015 ISBN 979-587-580-9. Universitas Sriwijaya.

Mulyani, E.S, H. Suryantini, dan E. Setyorini. 2006. Persepsi penyuluh pertanian terhadap Warta Litbang Pertanian dan pemanfaatannya. J. Perpustakaan Pertanian 15 (1): 11-17.

Mulyani, A., dan M. Sarwani. 2013. Karakteristik dan potensi lahan sub optimal untuk pengembangan pertanian di Indonesia. Jurnal SUmberdaya Lahan 7(1): 47-55

Nazarzadehzare, M., K. Dorrani. 2012. Study obstacles and problems of agriculture extension traning courses from extension workers points of view participating in the extension traning courses dezful City Mohsen. Social and Behavioral Sciences 46: 5707-5713.

Pangestika, M. dan T.M. Prihtanti. 2020. Perbandingan nilai tukar petani (NTP) antar-subsektor pertanian di Indonesia. Agrisaintifika, Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian 4(1): 30-36.

Paramita, E., E. Martini, J.M. Roshetko, R.F. Finlayson. 2013. Media dan metode komunikasi dalam penyuluhan agroforestri: studi kasus di Sulawesi Selatan (Kabupaten Bantaeng dan Bulukumba) dan Sulawesi Tenggara (Kabupaten Konawe dan Kolaka). Prosiding Seminar Nasional Agroforestri. hlm. 488-493.

Rahmawati, A. Saleh, M. Hubeis, N. Purnaningsih. 2017. Factors related to use of communication media spectrum communication network dissemination in multi channel. Int J. Sci. Basic and Applied Res. 34(1):182-192. [Internet, cited 2018 Feb. 20].

Rama. R., E. Nurliza, Dolorosa. 2016. Analisis risiko produksi usahatani padi lahan basah dan lahan kering di Kabupaten Melawi. Jurnal Social Economic og Agriculture 5 (1): 73-88.

Runtunuwu, E. dan H. Syahbuddin. 2007. Perubahan pola curah hujan dan dampaknya terhadap periode masa tanam. Jurnal Tanah dan Iklim 26: 1-12.

Santoso, A.B. 2018. Tutorial dan Solusi Pengolahan Data Regresi. Penerbit Catatan Budi melalui Nulisbuku.com

Sejati, WK dan Indraningsih, KS. 2016. Implementasi diseminasi inovasi pertanian dalam persepektif penyuluh. Dalam: Pemantapan Inovasi dan Diseminasi Teknologi dalam Memberdayakan Petani. Syahyuti et al. (eds). Prosiding Seminar Nasional Perlindungan dan Pemberdayaan Pertanian dalam Rangka Pencapaian Kemandirian Pangan Nasional dan Peningkatan Kesejahteraan Petani. Jakarta: IAARD Press.

Setyasih, F. 2020. Analisis komoditas unggulan sub-sektor tanaman pangan dan strategi pengembangan sebagai upaya peningkatan ekonomi daerah di Kabupaten Purbalingga. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/abstrak/78860/Analisis-Komoditas-Unggulan-Sub-Sektor-Tanaman-Pangan-dan-Strategi-Pengembangan-sebagai-Upaya-Peningkatan-Ekonomi-Daerah-di-Kabupaten-Purbalingga. Diakses 30 November 2020

Subejo, D.W., R.I. Untari, Wati, and G. Mewasdinta. 2019. Modernization of agriculture and use of information and communicationtechnologies by farmers in coastal Yogyakarta. Indonesian Journal of Geography 51 (3): 332-345.

Sudana, W. 2010. Respon terhadap kebijakan IP padi 400: Pola penelitian vs pola tanam petani. Analisis Kebijakan Pertanian 8 (2): 103-17.

Sumardjo. 2012. Review dan refleksi model penyuluhan dan inovasi penyuluhan masa depan. Seminar Nasional Membangun Penyuluhan Masa Depan yang Berkeadilan dan Menyejahterakan, Bogor 22 Februari 2012. Institut Pertanian Bogor.

Sunanjaya, W dan N.M.D. Ressiani. 2020. Performen budi daya padi lahan kering dataran tinggi beriklim basah dalam mendukung peningkatan indeks pertanaman padi. Dalam Syahbuddin, H., E. Kushartati, M. Mardiharini, dan R. Purnamayani (eds). Bukti Nyata Peningkatan Indeks Pertanaman: Fondasi Lumbung Pangan Masa Depan. IAARD Press.

Supriatna, A. 2012. Meningkatkan indeks pertanaman padi sawah menuju IP padi 400. Jurnal Penelitian Pertanian Agrin. 16 (1).

Surmaini, E, E. Runtunuwu, dan I. Las. 2011. Upaya sektor pertanian dalam menghadapi perubahan iklim. Jurnal Litbang Pertanian 30 (1): 1-7

Susilowati SH. 2016. Fenomena penuaan petani dan berkurangnya tenaga kerja muda serta implikasinya bagi kebijakan pembangunan pertanian. Forum Penelit Agro Ekon 34(1):35 55.

Sutrisno, N. 2016. Pengembangan pengelolaan panen hujan mendukung kemandirian pangan. sumber daya lahan dan air. Prospek pengembangan dan pengelolaan. Pasandaran, E., R. Heriawan, dan M. Syakir (eds). Jakarta: IAARD Press.

Sutrisno, N., A. Hamdani, dan H. Sosiawan. 2016. pengelolaan sumber daya air mendukung peningkatan indeks pertanaman padi.  Seminar Nasional Tahunan Matematika, Sains, dan Teknologi, 22 September 2016. Balai Sidang Universitas Terbuka (UTCC). http://repository.ut.ac.id/6373/

Toelle SC, Harris VW. 2014. Prevalence and effectiveness of technology use among family and consumer sciences agents. J. of Extension 52(5). [Internet, cited 2014 Des 16]. Available from: http://www.joe.org/joe/2014october/rb1.php

Winarto, Y.T., K. Stigter, B Dwisatrio, M. Nurhaga, and A. Bowolaksono. 2013. Agrometeorological learning increasing farmers’ knowledge in coping with climate change and unusual risks. Southeast Asian Studies 2(2): 323-349.

Zakaria, A.K., W.K.. Sejati dan R. Kustiari. 2010. Analisis daya saing komoditas kedelai menurut agroekosistem: Kasus di tiga provinsi di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi 28 (1): 21-37.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v5n1.2021.p47-58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Accredited No.148/M/KPT/2020 by Kemenristek/BRIN


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan has been indexed by:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats