Optimalisasi Hasil Jagung melalui Pemupukan dan Penggunaan Varietas Unggul pada Lahan Kering di Bawah Tegakan Kelapa

Himawan Bayu Aji, B. Suwitono, Y. Hidayat, Fredy Lala

Abstract


Approximately 80% of the land under the stands of coconut trees has the opportunity for intercropping. Corn farming under coconut stands can increase the efficiency of land use and provide additional income to farmers. One of the determinants of the success of increasing crop production is through balanced and fertilization rational and the use of superior varieties. The study aims to determine the effect of type, dose, and time of fertilization of corn on dry land under coconut stands. The study was conducted from June to October 2018 in Bumi Restu Village, Wasile District, East Halmahera Regency. The results showed that maize production in 40% shade conditions under coconut stands was influenced by the variety and fertilization, but only one variable interacted namely dry shelled weight.. Corn production on dry land under coconut stands achieved by the four varieties (Variety Nasa 29, Sukmaraga, Bhishma, and Lamuru) are as follows; 5.5 tons/ha; 4.7 tons/ha; 5.3 tons/ha and 5.2 tons/ha at a dosage of organic fertilizer 2.000 kg/ha,NPK Phonska 450 kg/ha, and urea 150 kg/ha. The Bisma and Lamuru varieties are shade tolerant and can be grown on dry land under the stands of coconut.


Keywords


Corn; fertilizer; intercropping; dry land

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Assad, M., Yasin,. M. 2014. Kajian Pemupukan N, P, dan K Terhadap Produktivitas Jagung Hibrida di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kalimantan Selatan. 311-321.

Balitserealia. 2016. Deskripsi Varietas Unggul Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Maros. 51 hal.

Barus, J. 2013. Pemanfaatan Lahan di bawah Tegakan Kelapa di Lampung. Jurnal Lahan Suboptimal 2 (1): 68-74.

[BBSDLP] Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. 2008. Policy Brief: Keragaan dan ketersediaan sumberdaya lahan untuk pembangunan pertanian. Dalam Laporan Akhir Sintesis Kebijakan Pengelolaan Sumberdaya Lahan untuk Mendukung Pembangunan Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor.

[BBSDLP] Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. 2012. Lahan Sub Optimal: Potensi, Peluang, dan Permasalahan Pemanfaatannya untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan. Disampaikan dalam Seminar Lahan SubOptimal. Palembang. Maret 2012. Kementerian Ristek dan Teknologi.

Gaspersz, V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. CV. Armico. Bandung. hlm. 472

Heryani, N. dan P. Rejekiningrum. 2019. Pengembangan pertanian lahan kering iklim kering melalui implementasi pancakelola lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan 13(2): 63-71.

Hidayat, A., Hikmatullah, dan D. Santoso. 2000. Potensi dan pengelolaan lahan kering dataran rendah. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Kaihatu, S.S. dan F. Watkaat. 2015. Kajian adaptasi beberapa varietas unggul jagung di Kabupaten Maluku Barat Daya. Jurnal Agric. 27(1): 8-14.

Kaihatu, S.S. dan M. Pesireron. 2016. Adaptasi beberapa varietas jagung pada agroekosistem lahan kering di Maluku. Jurnal Penelitian Tanaman Pangan 35 (2): 141-148.

Mateus, R., M. Basri, R.M. Rompon, dan N. Neonufa. 2016. Strategi pengelolaan pertanian lahan kering dalam meningkatkan ketahanan pangan di Nusa Tenggrara Timur. Partner 22 (2):529-541.

Minardi, S., Hartati, S., Pardono, P. 2014. Imbangan pupuk organik dan anorganik pengaruhnya terhadap hara pembatas dan kesuburan tanah lahan sawah bekas galian C pada hasil jagung (Zea mays). Journal of Soil Science 11 (2): 124-125.

Mulyani, A., A. Priyono, dan F. Agus. 2013. Semiarid soils of Eastern Indonesia: Soil classification and land uses. Chapters 24. Developments in Soil Classification, Landuse Planning, and Policy Implications. Springer. pp. 449-466.

Nursayuti. 2016. Uji adaptasi beberapa varietas tanaman jagung (Zea mays L) pada kondisi defisiensi hara P. Program Studi Agroekoteknologi, Program Pascasarjana Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Olson, R.A. and D.H. Sander. 1988. Corn production. In Monograph Agronomy Corn and Corn Improvement. Wisconsin. Agronomy.Org, Crops.Org, Soils.Org. P.639-686.

Perdhana, F., N. Sutrisna, dan Basuno. 2017. Pemanfaatan lahan di bawah tegakan kelapa dalam mendukung swasembada kedelai. Buletin Hasil Kajian 7(07): 54-61.

Polnaya, F. dan J.E. Patty. 2012. Kajian pertumbuhan dan produksi varietas jagung lokasl dan kacang hijau dalam sistem tumpangsari. Jurnal Agrologia 1(1): 42-50.

Pratikta, D., S. Hartatik, dan K.A. Wijaya. 2013. Pengaruh penambahan pupuk NPK terhadap produksi beberapa aksesi tanaman jagung (Zea mays L.). Berkala Ilmiah Pertanian 1(2): 19-21.

Rahni, N. M. 2012. Efek Fitohormon PGPR Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays). Jurnal Agrisbisnis dan Pengembangan Wilayah. 3(2): 27-35.

Sirajuddin, M. dan A.L. Sri. 2010 Respon pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays Saccharata) pada berbagai waktu pemberian pupuk nitrogen dan ketebalan mulsa jerami. Jurnal Agroland 17 (3): 184-191.

Sirappa, M.P. dan N. Razak. 2010. Peningkatan produktivitas jagung melalui pemberian pupuk N,P,K dan pupuk kandang pada lahan kering. Prosiding Pekas Serealia. hal. 277-286.

Sonbai, J.H.H. 2013. Pertumbuhan dan hasil jagung pada berbagai pemberian pupuk organik di lahan kering Regosol. Jurnal Politeknik Negeri Kupang 20 (2): 154-164.

Sopandie, D. 2013. Fisiologi adaptasi tanaman terhadap cekaman abiotik pada agrosistem tropika. IPB Press, Bogor.

Soplanit, M.Ch. dan R. Soplanit. 2012. Pengaruh bokashi ela sagu pada berbagai tingkat kematangan dan pupuk SP-36 terhadap serapan P dan pertumbuhan jagung (Zea mays l) pada tanah Ultisol. Jurnal Ilmu Budidaya 1 (1): 60-68.

Subagyo, H., N. Suharta, dan A.B. Siswanto. 2000. Tanah-tanah pertanian di Indonesia. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Suratmini, P. 2009. Kombinasi pemupukan urea dan pupuk organik pada jagung manis di lahan kering. Buletin Iptek Tanaman Pangan 28 (2): 83-88.

Raharjo, D., C. Nugroho, dan M.T. Ratule. 2013. Kajian adaptasi varietas jagung komposit di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Prosiding Seminar Nasional Serealia. Maros, Sulawesi Selatan. hlm. 67-71.

Tandisau, P., A. Darmawidah, A., Warda, Idaryani. 2005. Kajian penggunaan pupuk organik sampah Kota Makkasar pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L). Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 8 (3): 372-380.

Tandisau, P. dan M. Thamrin. 2009. Kajian pemupukan N, P, dan K terhadap jagung (Zea mays Linn) pada lahan kering Tanah Typic Ustropepts. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 12 (2): 1-13.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v5n1.2021.p37-46

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


P-ISSN: 2541-5166
E-ISSN: 2541-5174
Accredited No.148/M/KPT/2020 by Kemenristek/BRIN


Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan has been indexed by:

       


Editorial Office

Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
Jln Merdeka no. 147, Bogor 16111, Indonesia
Phone/Fax.: +62-251-8312755 
E-mail: publikasi_puslitbangtan@litbang.pertanian.go.id
Website: http://pangan.litbang.pertanian.go.id

View My Stats