BUDI DAYA DAN ADAPTASI VARIETAS UNGGUL BARU PADI PADA LAHAN RAWA LEBAK SUMATERA SELATAN / Cultivation and Adaptation of New Superior Varieties Paady in Lebak Swampy Lands in South Sumatra

Suparwoto Suparwoto, Waluyo Waluyo

Abstract


Lebak swampy lands are one of the contributors to rice production in Indonesia, especially in South Sumatra. This agroecosystem is affected by river water overflow and rainfall. Based on the height and duration of waterlogging, the lebak swampy land is divided into three typologies, namely shallow lebak swampy lands, middle swampy lands, and deep swampy lands. This paper discusses cultivation and adaptation of new superior varieties of rice on lebak swampy  lands. In this agroecosystem, rice is cultivated in the dry season after low tide, starting from shallow lebak swampy lands, then continuing to the middle lebak swampy lands and deep lebak swampy lands. Problems with rice cultivation on lebak swampy lands include: (1) stagnant water, (2) drought in the dry season, (3) continuous use of the same variety, (4) the use of poor quality seeds, (5) limited varieties superior, and (6) fertilizer use is not as recommended. Paddy cultivation in lebak swampy lands uses only local varieties such as Siputih which can be sown up to three times, so that the age of the seedlings can reach two months with high posture. Land preparation is carried out by cleaning weeds until they are ready for planting and using hand tractors in shallow and middle lebak swampy lands. The seed comes from its own multiplication (40 kg / ha). Ciherang and IR-42 varieties are used from season to planting season with fertilization according to the ability of farmers. Thus, the results obtained are low, ranging from 3.5-4.5 t / ha GKP. One way to improve rice productivity in lebak swampy lands is the use of new improved varieties. Inpara and Inpari varieties can grow and produce in shallow lebak swampy lands and middle lebak swampy lands. In shallow lebak swampy lands it is recommended to use drought tolerant varieties such as Situbagendit, Limboto, Batutegi, Inpago, Inpari-1, Inpari-4, Inpari-6, and Inpara-5. In deep lebak swampy lands, rice can only be cultivated once a year, using superior varieties in the long dry season. The recommended superior varieties are Inpara-3, Inpara-4, and Inpara-5 which are tolerant to soaking.

Key words: Paddy, lebak swampy lands, superior varieties, cultivation, adaptation

 

Abstrak

Lahan rawa lebak merupakan salah satu agroekosistem penyumbang produksi beras di Indonesia, terutama di Sumatera Selatan. Agroekosistem ini dipengaruhi oleh luapan air sungai dan curah hujan. Berdasarkan tinggi dan lama genangan air, lahan rawa lebak dipilah menjadi tiga tipologi, yaitu lebak dangkal, lebak tengahan, dan lebak dalam. Makalah ini membahas budi daya dan adaptasi varietas unggul baru padi pada lahan rawa lebak. Pada agroekosistem ini padi dibudidayakan pada musim kemarau setelah air surut, dimulai dari lebak dangkal, kemudian dilanjutkan pada lebak tengahan dan lebak dalam. Permasalahan budi daya padi pada lahan rawa lebak antara lain: (1) genangan air, (2) kekeringan pada musim kemarau, (3) penggunaan varietas yang sama secara terus-menerus, (4) penggunaan benih tidak bermutu, (5) keterbatasan varietas unggul, dan (6) penggunaan pupuk tidak sesuai anjuran. Budi daya padi pada lahan lebak dalam hanya menggunakan varietas lokal seperti Siputih yang dapat disemai sampai tiga kali, sehingga umur bibit bisa mencapai dua bulan dengan postur yang tinggi. Penyiapan lahan dilakukan dengan cara pembersihan gulma sampai siap tanam dan menggunakan traktor tangan pada lebak dangkal dan lebak tengahan. Benih berasal dari perbanyakan sendiri  (40 kg/ha). Varietas Ciherang dan IR-42 digunakan dari musim ke musim tanam dengan pemupukan sesuai kemampuan petani. Dengan demikian, hasil yang diperoleh rendah, berkisar antara 3,5-4,5 t/ha GKP. Salah satu cara untuk memperbaiki produktivitas padi pada lahan lebak adalah penggunaan varietas unggul baru. Varietas Inpara dan Inpari dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik pada lebak dangkal dan lebak tengahan. Pada lebak dangkal disarankan menggunakan varietas toleran kekeringan seperti Situbagendit, Limboto, Batutegi, Inpago, Inpari-1, Inpari-4, Inpari-6, dan Inpara-5. Pada lebak dalam, padi hanya dapat diusahakan satu kali dalam satu tahun, menggunakan varietas unggul pada musim kemarau panjang. Varietas unggul yang disarankan ialah Inpara-3, Inpara-4, dan Inpara-5 yang toleran rendaman.

Kata kunci: Padi, rawa lebak, varietas unggul, budi daya, adpatasi.


Keywords


Paddy;lebak swampy lands;superior varieties;cultivation;adaptation

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan. 2015. Luas lahan menurut penggunaan di Sumatera Selatan. Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan, Palembang.

Dahono. 2006. Keragaan varietas IR 64 melalui peningkatan takaran pupuk KCL di lahan pasang surut Provinsi Riau. Prosiding Seminar Nasional BPTP Sumatera Selatan, Palembang 26-27 Juli 2006.

Dewi, A.K dan Rahayu, S. 2010. Sifat genjah dan batang pendek mutan padi lokal varietas Siam Datu. Dalam : Sarlan A, Husin M Toha dan Anischan Gani (Ed). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Padi 2009. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Buku 1. Badan Litbang Pertanian Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi. 20 Oktober 2009.

Djafar,Z.R. 2013. Kegiatan agronomis untuk meningkatkan potensi lahan lebak menjadi sumber pangan. Jurnal Sub Optimal Universitas Sriwijaya Palembang 2(1):58-67.

Jamil, A, Satoto, P.Sasmita, Y.Baliadi, A.Guswara dan Suhama. 2016. Deskripsi Varietas Padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Sukamandi.

Jumakir, Kamalia Muliyanti dan Endrizal. 2015. Penangkaran benih padi VUB Inpara 3 dan penyebarannya di lahan rawa pasang surut Jambi, hlm.853-866. Dalam: Satato, P.A.Rumanti, U.Susanto, A.Hairmantis dan P.Sasmita (Ed). Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Padi Mendukung Pertanian Bioindustri Balai Besar Penelitian Padi, Sukamandi.

Kodir, K.A, Y.Juwita dan T.Arief. 2016. Inventarisasi dan karateristik morfologi padi lokal lahan rawa di Sumatera Selatan. Buletin Plasma Nutfah 22(2):101-108.

Misran. 2014.Studi sistem tanam jajar legowo terhadap peningkatan produktivitas padi sawah. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan 14 (2):106-110.

Pujiharti, Y. 2017. Peluang peningkatan produksi padi di lahan rawa lebak Lampung. Jurnal Litbang Pertanian 36(1):13-20.

Rahayu, S. 2013. Produktivitas Tanaman Padi Rawa Lebak pada Kondisi Terendam, hlm. 786-790. Dalam: S.Herlinda, B.Lakitan, Sobir, Koesnandar, Suwandi, Puspitahati, M.I.Syafutri, dan D.Meidalima (Ed). Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Universitas Sriwijaya, Palembang, 20-21 September 2013.

Rohayana, D dan R. Asnawi. 2012. Keragaan hasil varietas unggul Inpari 7 ,Inpari 10 dan Inpari 13 melalui pendekatan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) di Kabupaten Pesawaran. Prosiding inovasi hasil penelitian dan pengkajian teknologi pertanian. BPTP Lampung.

Setyorini, D, D.A.Suriadikarta dan Nurjaya. 2010. Rekomendasi pemupukan padi di lahan sawah bukaan baru. Dalam:Agus.F, Wahyunto dan D.Santoso (Ed). Tanah sawah bukaan baru. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Litbang Pertanian.

Soehendi, R., dan Syahri. 2013. Kesesuaian Varietas Unggul Baru Padi di Sumatera Selatan, hlm.304-310. Dalam: A.Subaidi, E.Sirnawati, A.Yulianti, Y.A.Dewi, Istriningsih, V.W.Hanifah, R.S.Hutomo, D.Medionovianto, U.Humaedah dan Dalmadi (Ed). Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Medan, 6-7 Juni 2013.

Suhartatik dan Makarim.A.K. 2009. Kebutuhan hara padi di lahan rawa lebak. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan28 (2):101-108.

Suparwoto dan Waluyo. 2011. Inovasi teknologi varietas unggul baru meningkatkan produktivitas padi dan pendapatan petani di lahan rawa lebak. Jurnal Pembangunan Manusia 5 (1):49-59

Suparwoto, Rudy Soehendi dan Waluyo. 2013. Kajian usahatani beberapa varietas unggul padi di lahan rawa lebak tengahan Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, hlm.288-296.Dalam: A.Subaidi, E.Sirnawati, A.Yulianti, Y.A.Dewi, Istriningsih, V.W.Hanifah, R.S.Hutomo, D.Medionovianto, U.Humaedah dan Dalmadi (Ed). Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pertanian Spesifik Lokasi. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Medan, 6-7 Juni 2013.

Suparwoto, Waluyo dan Usman Setiawan. 2014. Keragaan varietas Inpari pada lahan lebak tengahan di Desa Epil, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hlm.43-49. Dalam:B.Hidayat, A.A. Candra, Sarono, Y.Sukaryana dan A.R.Gusta (Ed). Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian Politeknik Negeri Lampung, 24 Mei 2014.

Suparwoto dan Waluyo. 2015. Produksi dan usahatani padi varietas unggul di lahan rawa lebak dangkal Sumatera Selatan. Jurnal Pembangunan Manusia 9 (2):89-100.

Suparwoto, Waluyo dan Usman Setiawan. 2016. Display varietas Inpari pada dua tipologi lahan rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, hlm. 129-133. Dalam: R.Hendayana, Zulkarnain, J.Bobihoe, Endrizal, N.Asni, dan Syafrial (Ed). Prosiding Seminar Nasional Membangun Pertanian Modern dan Inovatif Berkelanjutan dalam Rangka Mendukung MEA. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, BPTP Jambi, 31 Mei-1 Juni 2016.

Suparwoto, Susilawati, Yustisia dan A.Azis. 2017. Adaptasi varietas unggul baru di lahan rawa lebak Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, hlm.518-522. Dalam:B.A.Bahar, R.Jaya, Y.Yusriani, C.N.Herlina, A.Azis, dan R.Hendayana (Ed). Prosiding Seminar Nasional Sinergi Sinkronisasi Program Mendukung Pencapaian Swasembada. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banda Aceh, 9 Mei 2017.

Suparwoto. 2019. Produksi dan pendapatan usahatani padi di lahan rawa lebak Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Jurnal SOCA 13 (1):51-60.

Suryana. 2016. Potensi dan Peluang Pengembangan Usahatani Terpadu Berbasis Kawasan Di Lahan Rawa. Jurnal Litbang Pertanian 35 (2): 57-68.

Waluyo, Suparwoto dan Y.Hutapea. 2010. Potensi lahan rawa lebak dalam untuk mengembangkan padi organik di Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali. Hlm:122-127.

Waluyo, Suparwoto dan Rajulis. 2014. Pengkajian varietas padi rawa (Inpara) untuk meningkatkan pendapatan petani rawa lebak di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, hlm. 194-203. Dalam: B.Budiraharjo, T.Thamrin, N.P.S. Ratmini, I.S. Marpaung, Y.E. Maryana dan Syahri (Ed). Prosiding Seminar Nasional Pertanian Ramah Lingkungan Mendukung Bioindustri Di Lahan Suboptimal Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Selatan, BPTP Sumatera Selatan Palembang, 16 September 2014.

Waluyo dan Suparwoto. 2016a. Pemanfaatan lahan rawa lebak dalam mendukung ketahanan pangan melalui teknologi spesifik lokasi di Sumatera Selatan, hlm.243-252. Dalam: Samanhudi, J.Sutrisno, H.Widijanto, S.Budiastuti, Pardono, A.M.Sari, M.B.Yunindanova (Ed). Prosiding Seminar Nasional Membangun Good Govermance Menuju Desa Mandiri Pangan dan Energi Menuju ERA MEA. Fakultas Pertanian Sebelas Maret, Surakarta 27-28 April 2016.

Waluyo dan Suparwoto. 2016b. Peranan varietas unggul baru dalam meningkatkan produktivitas dan penghasilan petani lebak Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, hlm.198-208. Dalam: S.Sandi, A.Imsya, M.Syaifudin, F.Sulaiman, M.Amin, D.Jubaedah, S.Y.Haryanti, A.Zuhriyah dan Rinto (Ed). Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis ke-53 Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Palembang. 14 September 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jp3.v38n1.2019.p13-22

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian
Jalan Salak No.22, Bogor 16151
Telp. : (0251) 8382563
Faks. : (0251) 8382567
E-mail : jurnallitbang@gmail.com
Website : http://bpatp.litbang.pertanian.go.id

          


Creative Commons License
JP3 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats