STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI DAN EKSPOR JAGUNG DI PROVINSI LAMPUNG / Strategy to Improve Corn Production and Export in Lampung Province

Yulia Pujiharti, Ratna Wylis Arief

Abstract


The population of Lampung continues to increase and the rapid development of the industry causes the need for maize in this area to continue to increase as well. This paper provides alternative steps to increase the production and export of maize in Lampung Province. Maize production can be increased by increasing the harvest area by expanding the planted area to suboptimal untapped land, such as in Mesuji, Pesisir Barat, and West Lampung districts. Another effort that can be made to increase maize production is to apply an intercropping pattern on the same land. Another strategy is to increase productivity by using hybrid maize such as varieties NK-22, P-21, and Bisi-2, providing manure, balanced fertilizers, integrated pest and disease management (IPM), and application of post-harvest technology. Efforts to increase harvested area and productivity need to be continued to increase corn production sustainably. The strategy to increase exports is to increase production and reduce the need for corn for feed and other uses (other than foodstuffs). In this case, the corn that will be used for feed and other uses can be replaced by sorghum.

Keywords: Corn, production, export, strategy

 

Abstrak

Jumlah penduduk Lampung yang terus meningkat dan perkembangan industri yang pesat menyebabkan kebutuhan jagung di daerah ini terus pula meningkat. Tulisan ini memberikan alternatif langkah-langkah peningkatan produksi dan ekspor jagung di Provinsi Lampung. Produksi jagung dapat ditingkatkan melalui penambahan luas panen dengan memperluas areal tanam ke lahan suboptimal yang belum dimanfaatkan, seperti di Kabupaten Mesuji, Pesisir Barat, dan Lampung Barat. Upaya lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi jagung adalah menerapkan pola tumpangsari pada lahan yang sama. Strategi lainnya yaitu meningkatkan produktivitas dengan penggunaan jagung hibrida seperti varietas NK-22, P-21, dan Bisi-2, pemberian pupuk kandang, pupuk berimbang, pengelolaan hama dan penyakit secara terpadu (PHT), dan penerapan teknologi pascapanen. Upaya peningkatan luas panen dan produktivitas perlu diteruskan agar produksi jagung meningkat secara berkelanjutan. Strategi peningkatan ekspor yaitu dengan meningkatkan produksi dan mengurangi kebutuhan jagung untuk pakan dan penggunaan lain (selain bahan makanan). Dalam hal ini, jagung yang akan digunakan untuk pakan dan penggunaan lain dapat digantikan oleh sorgum.

Kata kunci: Jagung, produksi, ekspor, strategi


Keywords


Corn; production; export; strategy

Full Text:

PDF

References


[Balitbangtan] Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (2008). Panduan Pelaksanaan Sekolah Lapang PTT Jagung. Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian.

[BPS] Badan Pusat Statistik (2016). Statistik Indonesia 2016. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik (2018). Statstik Indonesia 2018. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik (2020). Statstik Indonesia 2020. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (2003). Lampung Dalam Angka 2003. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (2016). Provinsi Lampung Dalam Angka 2016. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, Bandar Lampung.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (2017). Provinsi Lampung Dalam Angka 2017. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (2018). Provinsi Lampung Dalam Angka 2018. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

[BPS Provinsi Lampung] Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung (2020). Provinsi Lampung Dalam Angka 2020. Bandar Lampung: Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung.

[DKP Provinsi Lampung] Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung (2016). Neraca Bahan Makanan Provinsi Lampung Tahun 2016 (ATAP Tahun 2015). Bandar Lampung: Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung.

[DKP Provinsi Lampung] Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung (2018). Neraca Bahan Makanan Provinsi Lampung Tahun 2018 (ATAP Tahun 2017). Bandar Lampung: Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung.

[DKP Provinsi Lampung] Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung (2019). Neraca Bahan Makanan Provinsi Lampung Tahun 2019 (ATAP Tahun 2018). Bandar Lampung: Dinas Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung.

[Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Pertanian. 2015. Statistik konsumsi pangan (2015). Statistik Konsumsi Pangan 2015. Jakarta: Pusat Data Dan Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

[Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Pertanian (2016). Outlook Komoditas Pertanian Tanaman Pangan: Jagung. Jakarta: Pusat Data Dan Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

[Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Pertanian (2018). Statistik Konsumsi Pangan Tahun 2018. Jakarta: Pusat Data Dan Sistem Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

[Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Pertanian (2019). Statistik Pertanian 2019. Jakarta: Pusat Data Dan Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

Akhadiarto, S. (2015). Prospek pembuatan pakan ayam dari bahan baku lokal (contoh kasus gorontalo). JSTI 17(1):7–15.

Akib, M.A. (2012). Pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (zea mays. L) yang ditumpangsarikan dengan ubi kayu (manihot esculanta) pada waktu tanam yang berbeda. Jurnal Galung Tropika:15–23.

Anshori, A., Riyanto, D. and Suradal (2020). Peningkatan indeks pertanaman padi pada musim tanam kedua di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. AgriHealth 1(2):55–61.

Ardiani, N. (2009). Rantai pasok jagung di daerah sentra produksi Indonesia. Pangan XVIII. pp. 73–85.

Arma, M.J., Fermin, U. and Sabaruddin, L. (2013). Pertumbuhan dan produksi jagung (Zea mays L.) dan kacang tanah (Arachis hypogaea L.) melalui pemberian nutrisi organik dan waktu tanam dalam sistem tumpangsari. Jurnal Agroteknos 3(1):1–7.

Asnawi, R. (2007). Analisis usahatani sistem tanam double row pada tanaman ubi kayu (Manihot esculenta) di Lampung. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 10(1):39–47.

Asnawi, R. and Mejaya, M.J. (2016). Analisis keunggulan kompetitif ubi kayu terhadap jagung dan kedelai di Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan 35(3):209–215.

Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung (2011). Neraca Bahan Makanan Provinsi Lampung Tahun 2011 (ATAP Tahun 2010). Lampung: Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung.

Biba, M.A. (2011). Prospek pengembangan sorgum untuk ketahanan pangan dan energi. Iptek Tanaman Pangan 6(2):257–269.

Bulu, S., Rejeki, I.G.A.S. and Mardewi, N.K. (2018). Pemakaian sorgum (Sorghum bicolor l.) sebagai bahan substitusi jagung (Zea mays L.) pada ransum terhadap berat bagian karkas ayam broiler umur 6 minggu. Gema Agro 23(2):124–128. doi: https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22225/ga.23.2.884.124-128.

Burhansyah, R. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi inovasi pertanian pada gapoktan PUAP dan non-PUAP di Kalimantan Barat (studi kasus: Kabupaten Pontianak dan Landak). Informatika Pertanian 23(1):65–74.

Dinas Perdagangan Provinsi Lampung (2017). Data Impor Jagung Provinsi Lampung. Bandar Lampung: Dinas Perdagangan Provinsi Lampung.

Djaenuddin, D., Marwan, H., Subagyo, H., Mulyani, A. and Suharta, N. (2000). Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Bogor: Pusat Penelitian Tanah Dan Agroklimat.

Gumilar, P. (2019). Kebutuhan Jagung Tahun Ini Naik 11,51 Juta Ton.Bisnis.com, 8 Febuari 2019. [Diakses 22 September 2020].

Hidayat, A., Lumbanraja, J., Utomo, S.D. and Pujisiswanto, H. (2018). Respon tanaman jagung (Zea mays L.) terhadap sistem olah tanah pada musim tanam ketiga di tanah Ultisol Gedung Meneng Bandar Lampung. J. Agrotek Tropika 6(1):01–07.

Ismono, R.H. and Restiana (2011). Pola distribusi dan efisiensi pemasaran jagung di Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Ilmiah ESAI 5(1):20–29.

Jafri (2012). Tanggap pertumbuhan beberapa varietas jagung terhadap sistem tanam lurus dan zigzag di lahan gambut Kalimantan Barat. hlm 22-30. Dalam Makarim, K., Zubachtirodin, Yasin H.G., Soenartiningsih, H.A. Dahlan, J. Tandiabang, R. Arief, Suarni, Syafruddin, Herma. Prosiding Seminar Nasional Serealia, Maros 3-4 Oktober 2011. Bogor: Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Pangan.

Kariasa, K. and Sinaga, B.M. (2004). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pasar jagung di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi 22(2):167–195.

Kementerian Pertanian (2020). Data lima tahun terakhir. Https://Www.Pertanian.Go.Id/Home/?Show=page&act=view&id=61.

Khoirunnisa, L., Indriani, Y. and Nugraha, A. (2019). Pendapatan dan ketahanan pangan rumah tangga petani jagung di Kecamatan Bandar Sribhawono Kabupaten Lampung Timur. JIIA 7(3):412–419.

Lampungpro.com (2017). Produksi 2,4 Juta Ton, Lampung Penuhi Target Swasembada Jagung. Agrobisnis, 14 September 2017.https://lampungpro.co/post/8393/produksi-2-4-juta-ton-lampung-penuhi-target-swasembada-jagung.

Murni, A.M. and Arief, R.W. (2008). Teknologi Budidaya Jagung. Seri Buku Inovasi: TP/04/2008. Bogor: Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

Nurhanafi, A.W., Indradewa, D. and Rogomulyo, R. (2017). Pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays L.) pada pola tanam satu lubang dengan kedelai (Glycine max (L.) Merrill). Vegetalika 6(4):1–13.

Pujiharti, Y. and Herdiansyah, E. (2012). Peluang agribisnis benih jagung komposit di Lampung. hlm 684-689. Dalam Makarim, K., Zubachtirodin, Yasin H.G., Soenartiningsih, H.A. Dahlan, J. Tandiabang, R. Arief, Suarni, Syafruddin, Hermanto, dan M. Aqil (eds). Prosiding Seminar Nasional Serealia, Maros 3-4 Oktober 2011. Bogor: Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Pangan.

Pujiharti, Y., Kiswanto, Barus, Y., Asrofi, Fauziah, Herdiansyah, E. and Manurung, G.O. (2014). Pendampingan SLPTT Jagung Di Lampung. Laporan Penelitian (Unpublish). Bandar Lampung: Balai Pengkaian Teknologi Pertanian.

Purwasih, R., Firdaus, M. and Hartoyo, S. (2017). Transmisi harga jagung di Provinsi Lampung. Jurnal Agribisnis Indonesia 5(1):75–88.

Revania, L. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor jagung di Indonesia tahun 1982-2012. JEJAK (Journal of Economics and Policy) 7(1):102–112.

Richana, N. and Suarni (2016). Teknologi Pengolahan Jagung.http:// balitsereal.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/11/ duatiga.pdf.

Rumaal, S., Girsang, W. and Thenu, S.F.W. (2016). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran pola konsumsi pangan lokal dari jagung ke beras di Desa Oirata Timur Kecamatan Pulau-pulau Terselatan Kabupaten Maluku Barat Daya. Agrilan (Jurnal Agribisnis Kepulauan) 4(3):17–28.

Santoso, A.D., Warji, Novita, D.D. and Tamrin (2013). Pembuatan dan uji karakteristik beras sintetis berbahan dasar tepung jagung. Jurnal Teknik Pertanian Lampung 2(1):27–34.

Saputra, I., Lestari, D.A.H. and Nugraha, A. (2018). Analisis efisiensi produksi dan perilaku petani dalam menghadapi risiko pada usahatani jagung di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. JIIA 6(2):117–124.

Saragih, D., Hamim, H. and Nurmauli, N. (2013). Pengaruh dosis dan waktu aplikasi pupuk urea dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung (Zea mays, L.) Pioneer-2. J. Agrotek Tropika 1(1):50–54.

Sariati, Nuraini and Agustina, D. (2016). Pengaruh jenis formulasi ransum terhadap penampilan ayam tolaki umur 12-18 minggu yang dipelihara secara intensif. JITRO 3(2):93–101.

Suarni and Firmansyah, I.U. (2016). Struktur, Komposisi Nutrisi, Dan Teknologi Pengolahan Sorgum.http://balitsereal.litbang.pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/11/anis.pdf.

Sugiyono, Soekarto, S.T., Hariyadi, P. and Supriadi, A. (2004). Kajian optimasi teknologi pengolahan beras jagung instan. Jurnal Tek. dan Industri Pangan 15(2):119–128.

Suriani and Muis, A. (2016). Fusarium pada tanaman jagung dan pengendaliannya dengan memanfaatkan mikroba endofit. Iptek Tanaman Pangan 11(2):133–142.

Suryana, A. and Agustian, A. (2014). Analisis daya saing usaha tani jagung di Indonesia. Analisis Kebijakan Pertanian 12(2):143–156.

Suryana, Yasin, M. and Syakir, M. (2017). Produktivitas sapi peranakan ongole dengan pemberian pakan berbasis limbah jagung di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Jurnal Kebijakan Pembangunan 12(1):129–136.

Thalib, A., Bestari, J., Widyanto, Y., Hamid, H. and Suherman (2000). Pengaruh perlakuan silase jerami padi dengan mikrobia rumen kerbau terhadap daya cerna dan ekosistem rumen sapi. Jurnal Ilmu Ternak dan Veterine 5(1):1−6.

Tsubo, M., Mukhala, E., Ogindo, H.O. and Walker, S. (2003). Productivity of maize- bean intercropping in a semi-arid region of South Africa. Water SA 29(4):381–388.

Utomo, S. (2012). Dampak impor dan ekspor jagung terhadap produktivitas jagung di Indonesia. Jurnal Etikonomi 11(2):158–179.

Yusuf, H., Hasnudi and Lubis, Y. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Kabupaten Aceh Tenggara. Agrica (Jurnal Agribisnis Sumatera Utara) 7(2):65–73.

Zahara and Pujiharti, Y. (2015). Analisis faktor-faktor produksi usaha tani jagung di Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan. hlm. 7-14. Dalam Iskandar, T., I. Mirza, A. Subaidi, Y. Yusriani, Effendi, Syafruddin, E. Alemina, C.N. Herlina dan F. Ferayanti (eds). Prosiding Seminar Regional Wilayah Sumatera, Banda Aceh 2-3 September 2014. Banda Aceh: Balai Pengkajian Teknolog Pertanian Aceh.

Zubachtirodin, Saenong, S., Pabbage, M.S., Azrai, M., Setyorini, D., Kartaatmadja, S. and Kasim, F. (2016). Pedoman Umum PTT Jagung. Badan Litbang Pertanian.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jp3.v40n1.2021.p31-43

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian
Jalan Salak No.22, Bogor 16151
Telp. : (0251) 8382563
Faks. : (0251) 8382567
E-mail : jurnallitbang@gmail.com
Website : http://bpatp.litbang.pertanian.go.id

          


Creative Commons License
JP3 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats