FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS GLIKEMIK RENDAH PADA BERAS DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA DI INDONESIA / Factors Affecting the Low Glycemic Index on Rice and Its Potential for Development in Indonesia

Siti Dewi Indrasari

Abstract


Diabetes Mellitus (DM) is a disorder of glucose metabolism due to insulin deficiency both in absolute and relative terms caused by changes in dietary habits that result in obesity. Nationally in Indonesia, the prevalence of DM based on a doctor’s diagnosis in the population aged over or equal to 15 years is 2%. Consumption of rice with a low glycemic index is one way to regulate dietary patterns for people with type 2 diabetes. In Indonesia, rice varieties that have a low glycemic index (GI) value have been successfully identified. This paper aims to provide information and understanding of GI rice, influencing factors and strategies for developing rice with low GI. Some rice varieties that have low GI are include IR 36, Logawa, Batang Lembang, Ciherang, Cisokan, Margasari, Martapura, Air Tenggulang, Hipa 7, Inpari 12, Inpari 13, Situ Patenggang, Pandanwangi, Inpari 1, Beras Hitam Subang, Inpara 4. Factors affecting rice GI include rice varieties and amylose-amylopectin ratio, processing method, protein and fat, dietary fiber content and starch digestibility. The target of developing rice with a low GI is a community with a high prevalence of DM. While the development strategy is to strive so that rice varieties with a low GI that are beneficial to health can be regulated in the Ministry of Agriculture Regulation as part of special rice. Rice varieties with these advantages can be developed through the process of releasing varieties, followed by the certification process for Labelled Rice Variety Assurances (LRVA). The certification process aims to provide functional rice that has added value, has a high selling power for farmers and producers and guarantees the rights of consumers who consume it.

Keywords: Rice. glycemic index, diabetes melitus 

 

Abstrak

 Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme glukosa akibat kekurangan insulin, baik secara absolut maupun relatif yang disebabkan oleh perubahan kebiasaan pola makan yang mengakibatkan obesitas. Di Indonesia, prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk umur lebih dari atau sama dengan 15 tahun rata-rata 2%. Konsumsi beras dengan indeks glikemik rendah merupakan salah satu cara mengatur pola diet bagi para diabetesi tipe 2. Di Indonesia, varietas padi yang mempunyai nilai IG rendah telah berhasil diidentifikasi. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang IG beras, faktorfaktor yang mempengaruhi dan strategi untuk mengembangkan beras dengan IG rendah. Beberapa varietas padi yang mempunyai IG rendah antara lain IR36, Logawa, Batang Lembang, Ciherang, Cisokan, Margasari, Martapura, Air Tenggulang, Hipa-7, Inpari- 12, Inpari-13, Situ Patenggang, Pandanwangi, Inpari-1, Beras Hitam Subang, Inpara-4. Faktor yang mempengaruhi IG beras antara lain varietas padi dan rasio amilosa-amilopektin, cara pengolahan, protein dan lemak, kadar serat pangan dan daya cerna pati. Sasaran pengembangan beras dengan IG rendah adalah masyarakat dengan prevalensi DM yang tinggi. Strategi pengembangannya adalah mengupayakan agar varietas padi dengan IG rendah yang bermanfaat untuk kesehatan dapat diatur dalam Permentan sebagai bagian dari beras khusus. Varietas padi dengan keunggulan tersebut dapat dikembangkan melalui proses pemutihan atau pelepasan varietas yang dilanjutkan dengan proses sertifikasi Beras Berlabel Jaminan Varietas (BBJV). Proses sertifikasi ini bertujuan agar beras-beras fungsional tersebut memperoleh nilai tambah, berdaya jual tinggi bagi petani dan menjamin hak konsumen yang mengonsumsi.

Kata kunci: Beras, indeks glikemik, diabetes melitus 


Keywords


Rice; glycemic index; diabetes melitus

Full Text:

PDF

References


American Dietetic Association (ADA). 2008. Position of the American Dietetic Association: Health Implication of dietary fiber. Journal of the American Dietetic Association 108:1716-1731.

Argasasmita, T.U. 2008. Karakterisasi sifat fisikokimia dan Indeks Glikemik varietas beras beramilosa rendah dan tinggi. Skripsi. Fakutas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. 84 halaman.

Arif, B.A., A. Budiyanto, dan Hoerudin. 2013. Nilai Indeks Glikemik Produk Pangan dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhinya. Jurnal Litbang Pertanian. Vol 32. No 3. September 2013: 91-99.

Astawan, M. 2007. Antosianin penghancur radikal bebas yang ampuh. Gaya Hidup Sehat No. 396, 16-22 Februari, p. 16-17.

Astawan, M. dan T. Wresdiyati. 2004. Diet sehat dengan makanan berserat. Solo : Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Astrup A., J. Dyerberg, M. Selleck, S. Stender. 2008. Nutrition transition and its relationship to the development of obesity and related chronic diseases. Obes Rev 9:48–52.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar 2013. Kementerian Kesehatan. Jakarta. 268 hal.

Behall, K.M.and J. Hallfrisch. 2002. Plasma glucose and insulin reduction after consumption of bread varying in amylose content. Eur. J. Clin. Nuyr. 56(9):913-920.

Chandalia, M., A. Garg, D. Lutjohann, K.V. Bergmann, S.M. Grundy, and L.J. Brinkley. 2000. Beneficial effects of high dietary fiber intake in patients with type 2 diabetes mellitus. N Engl J Med 342: 1392-8. http://content.nejm.org/cgi/content/full/342/19/1392.

Chung, H.J., H.S. Lim, and S.T. Lim. 2006. Effect of partial gelatinization and retrogrdation on the enzymatic digestion of waxy race starch. J. Cereal Sci. 43: 353-359.

Fitzgerald, M., J. Concepcion , S. Rahman , A. Resurreccion , A.R. Bird, M.K. Morell . 2011. Identification of a major genetic determinant of glycaemic index in rice. Rice 4:66–74.

Fernandes, G.A. Felangi, and T.M.S. Wolever. 2005. Glycemic index of potatoes commonly consumed in North America. J. Am. Diet. Assoc. 105: 557-562.

Foster-Powell, K.F., S.H.A. Holt and J.C.B. Miller. 2002. International table of glycemix index and glycemic load values. Am.J. Clin. Nutr. 76:5-56.

Hasan, V., S. Astuti, dan Susilawati. 2011. Indeks glikemik dari umbi garut, suweg, dan singkong. Jurnal Teknologi Industri dan Hasil Pertanian 16(1):34-50.

Harini, S.; Roekistingsih, dan Y. Rahmi. Perbedaan nilai Indeks Glikemik beras hitam (Oryza sativa L. indica), beras merah (Oryza nivara), dan beras putih (Oryza sativa). 2010. Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.

Hansen, T.H., E. Lombib , M.A. Fitzgerald, S. Husted, C. Boualaphanh, A. Resurreccion , D. Paterson , JK. Schjoerring. 2012 . Losses of essential mineral nutrients by polishing of rice differ among genotypes due to contrasting grain hardness and mineral distribution. Cereal Chemistry (submitted).

Hossain, P., B. Kawar , N.M. El. 2007. Obesity and diabetes in the developing world –a growing challenge. N Engl J Med 356:213–215.

International Diabetes Federation (IDF). 2013. Diabetes Atlas. Sixth Ed. ww.idf.org.

Indrasari, S.D., E.Y. Purwani, P. Wibowo, dan Jumali. 2010. Glycemic Indices of Some Rice Varieties. Indonesian Journal of Agricultural. 3(1):9-16.

Indrasari, S.D., S.D. Ardhiyanti, and T.F. Djaafar. 2017. The functional properties of popular rice varieties in Indonesia. Presented on International Conference on Otganic Agriculture in the Tropics : State-of-the-Art, Challenge and Opportunities. Yogyakarta, August 20-24, 2017. Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada.

Indrasari, S.D., S.D. Ardhiyanti, dan A.T. Rakhmi. 2013. Profil Amilografi dan Nilai Indeks Glikemik Beberapa Merk Beras Pasar. Prosiding Seminar Nasional Akselerasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan Menuju Kemandirian Pangan dan Energi. Purnomo et al. (Eds). Buku 2. Fakultas Pertanian Univaersitas Sebelas Maret Surakarta. P:166-173.

James , W. P. T. 2008. The fundamental drivers of the obesity epidemic. Obes Rev 9:6–13.

Jenkins, D.J.A., C.W.C. Kendall, L.S.A Augustin, S. Franceshi , M. Hamidi, A. Marchie, A.L. Jenkins, M. Axelsen. 2002.Glycemic index:overview of implications in helath and disease. Am J Clin Nutr 76(1):266S-273S.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. 2017. Permenkes No. 31/PERMENTAN/PP.130/8/2017 tentang Kelas Mutu Beras. Kementan RO. Jakarta.

Kendall , C.W., A. Esfahani, and D.J.A. Jenkins. 2009. The link between dietary fibre and human helath. Food Hydrocolloids 24:42-48. www.sciencedirect.com. Diunduh 23 Desember 2009

Lehninger, A.L. 1982. Principles of biochemistry (Dasar-dasar biokimia Jilid !, diterjemahkan oleh M. Thenawidjaya). Jakarta: Erlangga.

Lomboan, N.J. 2002. Antioksidan masa depan. Nirmala Edisi Tahunan. 2002.

Lopez-Ridaura, R. W.C. Willet, E.B. Rimm, S. Liu, M.J. Stampfer, and F.B. Hu. 2004. Magnesium intake and risk of type 2 diabetes in men and women. Diabetes Care. 27.

Malik, A. 1990. Kandunan serat makanan (dietary fiber) beberapa bahan makanan do Sumatera Barat. Dalam : Karyadi, D. (Ed) Prosiding Simposium Pangan dan Gizi serta Kongres IV Perhimpunan Gizi dan Pangan Indonesia, Bogor.

Misra, A., N. Singhal, L. Khurana. 2010. Obesity, the metabolic syndrome, and type 2 diabetes in developing countries: Role of dietary fats and oils. J Am Coll Nutr 29:289S–301S

Miller, J.B., E.Pang, and L. Bramall. 1992. Rice: a high or low glycemic index food ?. Am. J. Clin. Nutr. 56: 1034-1036.

Nanri, A., T. Mizoue, M. Noda, Y. Takahashi, M. Kato, M. Inoue, S. Tsugane. 2010. Rice intake and type 2 diabetes in Japanese men and women: the Japan Public Heath Center-based Prospective Study. American Journal of Clinical Nutrition. 92:1468-1477.

Nisviaty, A. 2006. Pemanfaatan tepung ubi jalar klon bb00105.10 sebagai bahan dasar produk olahan kukus serta evaluasi mutu gizi dan indeks glikemiknya. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor. 110 hlm.

Oku, T., N. Mariko, and N. Sadako. 2010. Consideration of validity of glycemic index using blood glucose and insulin levels and breath hydrogen. Int’l J. Diabetes Melitus (2): 88-94.

Pramono. Komunikasi pribadi

Purwani, E.Y., S. Yuliani, S.D. Indrasari, S. Nugraha dan R. Thahir. 2007. Sifat fisiko-kimia beras dan Indeks glikemiknya. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. Vol XVIII(1):59–66.

Ranawana, D.V., C.J. K. Henry, H.J. Lightowler , D. Wang . 2009. Glycaemic index of some commercially available rice and rice products in Great Britain. Int J Food Sci Nutr 60:99–110.

Rimbawan dan A. Siagian. 2004. Indeks Glikemik Pangan. Jakarta: Penebar Swadaya. 124 hal.

Sardesai, V.M. 2003. Introduction to clinical nutrition. New York: Marcel Dekker Inc. p. 339-354.

Sato S, K. Fukumura , A. Nishiyama, I. Kanamoto , Y. Inoue , T. Konishi. 2010. Glycemic index and glucose utilization of rice vermicelli in healthy subjects. Biol Pharm Bull 33:1385–1393

Shaw, J.E., R. Sicree, P. Zimmet. 2010. Global estimates of the prevalence of diabetes for 2010 and 2030. Diabetes Res Clin Pract 87:4–14

Sinaga, E. dan Y. Wirawanni. 2012. Pengaruh pemberian susu kedelai terhadap kadar gula darah puasa pada wanita prediabetes. J. Nutr. Coll. 1(1): 563-579

Soewondo, P. and A.P. Laurentinus. 2011. Prevalences, characteristics and predictor of prediabetes in Indonesia. Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine, University of Indonesia. Jakarta. pp. 283-293.

Streppel, M.T., M.C. Ocke, H.C. Boshuizen, F.J. Kok, and D. Kromhout. 2008. Dietary fiber intake in the relation to coronary heart disease and all-cause mortality over 40 y: the Zutphen Study. American Journal Clin. Nutr. 88:1119-25.

Sun, Q., D. Spiegelman , R.M. van Dam , M.D. Holmes , V.S. Malik, W.C. Willett , F.B. Hu. 2010. White rice, brown rice, and risk of type 2 diabetes in US men and women. Arch Intern Med 170:961–969.

Suprihatno, B., A.A. Daradjat, Satoto, Suwarno, Erwina Lubis, Baehaki S.E., Sudir, S. D. Indrasari, I.P. Wardana, M.J. Mejaya. 2011. Deskripsi Varietas Padi. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Subang. 118 hal.

Trinidad, T.P, A.C. Mallillin, R.S. Sagum, and R.R. Encabo. 2010. Glycemic index of commonly consumed carbohydrate foods in the Philippines. J. Functional Foods 2: 271-274.

Villegas, R., S. Liu, Y.T. Gao, G. Yang, H. Li, W. Zheng, X.O. Shu. 2007. Prospective study of dietary carbohydrates, glycemic index, glicemic load, and incidence of type 2 diabetes mellitus in middle-aged Chinese women. Archives of Internal Medicine. 26: 2310-2316.

Waspadji, S. 2007. Diabetes Mellitus. Dalam Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Wibowo, P., S.D. Indrasari, B. Kusbiantoro, A. Setyno, dan A.A. Daradjat. 2010. Karakterisasi sifat fisik, fisikokimia, gizi dan indeks glikemik beras dari beberapa varietas/galur harapan padi. Laporan Akhir Tahun. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Subang.

Widowati, S. 2007. Pemanfaatan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) dalam pengembangan beras fungsional untuk penderita diabetes mellitus. Disertasi. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Widowati, S. , B.A.S. Santosa, dan A. Budiyanto. 2008. Karakterisasi mutu dan indeks glikemik beras beramilosa rendah dan tinggi. Dalam B. Suprihatno et al. (Eds) Prosiding Seminar Apresiasi Hasil Penelitian Padi menunjang P2BN. Buku 2. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Hal : 759-773.

Widowati, S., B.A. Santosa, M. Astawan, dan Akhyar. 2009. Penurunan Indeks Glikemik Berbagai Varietas Beras melalui Proses Pratanak. Jurnal Pascapanen. 6 (1):1-9.

Williams, P., J. Brand Miller, M. Fitzgerald. 2005. Project 4505 GI of Rice. Cooperative Research Centre for Sustainable Rice Production, Leeton, Australia, pp 84–89.

Willet, W., J. Manson, S.Liu. 2002. Glycemic Index, glycemic load and risk of type2 diabetes. Am.J. Clin. Nutr. 76(1):274S-280S.

Yoon, K.H., J.H. Lee, J.W. Kim, J.H. Cho, Y.H. Choi, S.H. Ko, P. Zimmet, H.Y. Son. 2006. Epidemic obesity and type 2 diabetes in Asia. Lancet 368:1681–1688.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jp3.v38n2.2019.p105-113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian
Jalan Salak No.22, Bogor 16151
Telp. : (0251) 8382563
Faks. : (0251) 8382567
E-mail : jurnallitbang@gmail.com
Website : http://bpatp.litbang.pertanian.go.id

          


Creative Commons License
JP3 is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats