Keragaan Beberapa Varietas Unggul Baru Padi di Lahan Sawah Tadah Hujan, Kabupaten Kupang

Alfonso Sitorus, Emanuel Maubuti, Noldy R.E. Kotta

Abstract


 

ABSTRACT

 

The Performances of Several New Superior Rice Varieties (NSRVs) in Rainfed Lowland of Kupang Regency. Most of agricultural land in East Nusa Tenggara Province is rainfed lowland rice with the productivity is still lower than the national average. The use of NSRVs is one of the very important technology components for increasing rice production. The purposes of this study were: (1) to analyze the growth and yield components performances as well as yield and harvest index of several NSRVs and (2) to select adaptive and high-yielding NSRVs in rainfed lowland rice fields of Kupang Regency. This research was conducted from December 2019 to April 2020 on rainfed lowland rice fields of the East Nusa Tenggara Assessment Institute for Agricultural Technology (ENT AIAT). This experiment used a Completely Randomized Block Design with three replications, while the applied treatments were ten NSRVs. The results showed that in general, the appearance of the ten rice varieties was very diverse in the rainfed rice fields of Kupang regency. The variety had a highly significant (P-value<0.05) effect on the growth and yield components of the rice plants. The highest productivity of rice was given by Inpari 6 variety (6.37 tons DWG/ha), followed by Inpari IR Nutri Zinc (5.20 tons/ha) and Inpari 30 (4 ,23 tons/ha), while the average rice productivity was only 4.11 tons/ha. High-yielding NSRVs Inpari 6, Inpari IR Nutri Zinc, and Inpari 30 have proven to be more adaptive to rainfed lowland areas and could be used as an alternative rice varieties for farmers in Kupang Regency.

 Keywords: rainfed lowland, new superior varieties, rice

 

ABSTRAK

 

Sebagian besar lahan pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah lahan sawah tadah hujan dan produktivitasnya masih lebih rendah daripada produktivitas rata-rata nasional. Penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu komponen teknologi yang sangat penting untuk meningkatkan produksi padi akan tetapi pilihan dan ketersediaannya masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keragaan komponen pertumbuhan dan hasil serta indeks panen beberapa VUB padi dan memilih VUB padi yang berdaya hasil tinggi pada lahan sawah tadah hujan Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019 – April 2020 di lahan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Timur (BPTP NTT). Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga ulangan. Perlakuannya terdiri dari sepuluh varietas padi. Secara umum, penampilan sepuluh varietas tanaman padi tersebut sangat beragam. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata (P-value<0,05) terhadap nilai parameter pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Varietas padi dengan produktivitas tertinggi yaitu Inpari 6 (6,37 t GKG/ha), diikuti oleh Inpari IR Nutri Zinc (5,20 t/ha) dan Inpari 30 (4,23 t/ha), sedangkan produktivitas padi rata-rata hanya 4,11 t/ha. Varietas padi berdaya hasil tinggi Inpari 6, Inpari IR Nutri Zinc, dan Inpari 30 terbukti lebih adaptif pada lahan sawah tadah hujan dan menjadi alternatif pilihan varietas padi petani.

 Kata kunci: sawah tadah hujan, varietas unggul baru, padi


Keywords


Rice; Rainfed Field; New Superior Varieties (NSVs)

Full Text:

PDF (Indonesian)


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v25n1.2022.p1-12

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP)


Jalan Tentara Pelajar No. 10 Bogor, Indonesia
Telepon : (0251) 8351277
Fax       :  (0251) 8350928
E-mail    : jpptp06@yahoo.com
Website  : http://www.bbp2tp.litbang.pertanian.go.id