STRATEGI PEMBERDAYAAN PETANI PAJALE BERBASIS GENDER DI PROVINSI BANTEN

Asih Mulyaningsih, Rita Nur Suhaeti, Nanik Anggoro Purwatiningsih

Abstract


Gender-based Pajale Farmer Empowerment Strategy in Banten Province. Empowerment of farmers in agriculture is a key factor that is indispensable so that farmers are able to play a major role in the management of agricultural resources. The objectives of the research were to: (1) analyze Pajale farmer’s empowerment level; (2) analyze influencing factors on gender-based Pajale farmer’s empowerment level; and (3) design a gender-based Pajale farmer’s empowerment strategy. Field data collection had been conducted for three months, during April and June 2019. Research sites were in Pandeglang and Lebak Distericts, Banten Province, because the two districts were production centers for rice, corn and soybean. Research samples covered 216 farmer households, comprised of 216 husbands and 216 wives. Smart  PLS was applied in data analysis. The reserach results showed that: (1) female Pajale farmer’s empowerment level was lower than that of male’s; (2) the influencing factors of male Pajale farmer’s empowerment were participation, empowerment intensity, supports for physical and socio-economic,  and the influencing factors of female Pajale farmer’s empowerment were participation; (3) strategy formulation for empowering male and female Pajale farmers were to improve participation in farming activity planning, implemention, and evaluation. The Pajale farmer’s gender-based empowerment strategies were divided into two strategies namely short-term strategies and long-term strategies. The male and female farmers’ empowerment in Pajale farming of Pandeglang and Lebak Distericts could be improved by involving them in their farming activity planning, implemention, and evaluation.

Keywords:     Gender, Empowerment, Strategy

Abstrak

Pemberdayaan petani baik laki-laki maupun perempuan   dalam bidang pertanian, menjadi faktor kunci yang sangat diperlukan agar petani mampu memerankan sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya pertanian. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis tingkat keberdayaan,  faktor-faktor yang berpengaruh terhadap tingkat keberdayaan, dan  merancang strategi pemberdayaan petani Pajale berbasis gender. Pengambilan data dilakukan bulan April sampai Juni 2019. Lokasi penelitian di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang  merupakan daerah sentra tanaman padi, jagung, dan kedele (Pajale). Sampel penelitian yang diambil berjumlah 216 rumah tangga petani (suami 216 dan 216 istri). Analisis data dengan menggunakan Smart PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan petani perempuan lebih rendah daripada tingkat keberdayaan petani  laki-laki. Keberdayaan petani perempuan rendah karena kurang dilibatkan dalam penyuluhan pertanian dan perempuan tidak terdaftar sebagai anggota kelompok tani.  Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberdayaan petani Pajale laki-laki yaitu partisipasi, intensitas pemberdayaan, dan dukungan lingkungan fisik dan sosial ekonomi, sedangkan pada  petani Pajale perempuan adalah  partisipasi. Strategi keberdayaan petani Pajale (laki-laki dan perempuan) dilakukan dengan meningkatkan partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan usahatani yang dilakukan pada jangka pendek dan jangka panjang.

Kata Kunci: Gender, Pemberdayaan, Strategi


Keywords


Gender, Empowerment, Strategy,Gender, Pemberdayaan, Strategi

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Aminah, Sitti. 2015. “Pengembangan Kapasitas Petani Kecil Lahan Kering Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan.” Jurnal Bina Praja 07 (03): 197–209. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.197-209.

Astuti, Mulia. 2012. “Pemberdayaan Perempuan Miskin Berbasis Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Melalui Pendekatan Sosial Enterpreneurship (Studi Kasus Di Daerah Tertinggal, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat).” Jurnal Sosiokonsepsia 17 (03): 241–51.

Bekun, Stefanus, and Agustinus L. Tiza. 2017. “Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Melalui Transformasi Nilai-Nilai Kewirausahaan Dalam Pelaksanaan Program Desa Mandiri Cinta Petani (Sari Tani) Di Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara.” Agrimor 2 (01): 4–9. https://doi.org/10.32938/ag.v2i01.125.

Doss, Cheryl, Gale Summerfield, and Dzodzi Tsikata. 2014. “Land, Gender, and Food Security.” Feminist Economics 20 (1): 1–23. https://doi.org/10.1080/13545701.2014.895021.

Handayani, Rd. Selvy, Ismadi Ismadi, and Ariani Kasmiran. 2019. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Jerami Fermentasi Untuk Pakan Ternak Sapi Di Kecamatan Muara Batu Aceh Utara.” BAKTIMAS : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 1 (1): 42. https://doi.org/10.32672/btm.v1i1.1181.

Hishiyama, Reiko. 2013. “Sustainable Empowerment Models for Rural Pastoral Communities in Kenya.” Procedia - Social and Behavioral Sciences 85: 432–42. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2013.08.372.

Jaya, Muhammad Nur, Sarwititi Sarwoprasodjo, Musa Hubeis, and Basita Ginting Sugihen. 2017. “Tingkat Keberdayaan Kelompok Tani Pada Pengelolaan Usahatani Padi Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah.” Jurnal Penyuluhan 13 (2): 166. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i2.15903.

Khusna, Khanifatul, Ruri Fadhilah Kurniati, and Mohammad Muhaimin. 2019. “Pengembangan Model Pemberdayaan Petani Padi Melalui Program Hulu Hilir Agromaritim Bidang Pertanian.” Matra Pembaruan 3 (2): 99–98. https://doi.org/10.21787/mp.3.2.2019.89-98.

Kim, Eun Mee. 2017. “Gender and the Sustainable Development Goals.” Global Social Policy 17 (2): 239–44. https://doi.org/10.1177/1468018117703444.

Maimanah, Sitti, and Efri Novianto. 2015. “Implementasi Program Pemberdayaan Perempuan Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender.” Jurnal Borneo Administrator 11 (2): 201–20.

Putra, Andika Adi Sanjaya, Darsono Wisadirana, and Hilmy Mochtar. 2016. “Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Lebah Madu Kelompok Tani Tahura (KTT) (Studi Kasus Di Desa Dilem Kecamatan Gondang Mojokerto).” Wacana, Jurnal Sosial Dan Humaniora 19 (01): 36–45. https://doi.org/10.21776/ub.wacana.2016.019.01.5.

Sadono, Dwi. 2008. “Pemberdayaan Petani: Paradigma Baru Penyuluhan Pertanian Di Indonesia.” Jurnal Penyuluhan 4 (1). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v4i1.2170.

Sadono, Dwi, Darwis Gani, and Siti Amanah. 2014. “Farmer Empowerment in the Management of Rice Farming in Two Districts in West Java.” Journal of Rural Indonesia 2 (1).

Sumarti, Titik, Rokhani Rokhani, and Sriwulan Ferindian Falatehan. 2017. “Strategi Pemberdayaan Petani Muda Kopi Wirausaha Di Kabupaten Simalungun.” Jurnal Penyuluhan 13 (1): 31. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i1.15165.

Sutisna, Anan, and Pendidikan Luar Sekolah. 2012. “Pemberdayaan Perempuan Dan Pengarusutamaan Gender Woman Empowerment and Gender Equalization Through” 7 (2).

Yuliarmi, Ni Nyoman, A A I N Marhaeni, I A N Saskara, Sudarsana Arka, and Ni L P Wiagustini. 2014. “Keberdayaan Industri Kerajinan Rumah Tangga Untuk Pengentasan Kemiskinan Di Provinsi Bali (Ditinjau Dari Aspek Modal Sosial Dan Peran Lembaga Adat).” Piramida 10 (1): 19–28




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jpptp.v24n1.2021.p105-122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Alamat Redaksi

Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (JPPTP)


Jalan Tentara Pelajar No. 10 Bogor, Indonesia
Telepon : (0251) 8351277
Fax       :  (0251) 8350928
E-mail    : jpptp06@yahoo.com
Website  : http://www.bbp2tp.litbang.pertanian.go.id