Karakterisasi Fisiko-Kimia Bunga Melati Putih

- Suyanti, Sulusi - Prabawati, - - Sjaifullah

Abstract


Bunga melati putih dari Tegal, Jawa Tengah dipanen pada tingkat ketuaan M-1 atau 1 hari menjelang mekar, M-2 atau
2 hari menjelang mekar, dan mekar penuh. Bunga setelah dipanen diamati sifat fisik, meliputi berat kuntum, ukuran
kuntum, warna bunga, keharuman, dan kandungan minyak atsirinya. Tujuan penelitian untuk mendapatkan sifat fisik
dan kimia bunga melati putih pada berbagai tingkat ketuaan panen dan sesuai penggunaan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa bunga yang dipanen pada tingkat ketuaan M-2 berwarna putih kekuningan, tidak harum, dan
tidak dapat mekar. Tingkat ketuaan panen M-1 ukuran kuntum bunga telah op ti mal, berwarna putih, dapat mekar, dan
berbau harum sedangkan bunga mekar penuh, warna bunga putih, dan kurang harum. Bunga dengan tingkat ketuaan
M-2 hanya cocok untuk hiasan sanggul dengan bentuk tertentu. Tingkat ketuaan bunga M-1 dapat digunakan untuk
rangkaian bunga, hiasan sanggul, industri teh, dan atsiri, sedangkan tingkat kemekaran penuh hanya cocok untuk
bunga tabur. Komponen dominan keharuman bunga adalah linalol, benzil asetat, metil salisilat, z-jasmone, neurol
idol, dan indol. Persentase tertinggi adalah z-jasmone (34,133%), disusul oleh neurol idol (19,955%), metil salisilat
(15,762%), linalol (10,133%), benzil alkohol (9,233%), benzil asetat (6,734%), dan indol (4,049%).

AB STRACT. Suyanti, S. Prabawati, and Sjaifullah. 2004. Physico-chem i cal char ac ter iza tion of white jas mine.
White jas mine from Tegal, Cen tral Jawa was har vested at three stages of ma tu ri ties, M-1 (1 day be fore flower open -
ing), M-2 (2 days be fore flower open ing), and open flower. Ob ser va tion on physico-chem i cal char ac ter is tics was on
weight of flower, size of flower, aroma, and chem i cal con tent of flower. The re sults showed that those flower were
har vest at stage ma tu rity of M-2, color of se pal was white yel low ish, there was no aroma, and flow ers failed to open.
The flow ers was very pop u lar for hair ac ces so ries in tra di tional style (sanggul). The ma tu rity stage of flow ers of M-1
can be very use ful for hair accesories, tea in dus try or es sen tial oil in dus try. On the other hand, open flow ers were use ful
only for spread ing out flower. Ar o matic fla vor was dom i nantly com posed of z-jasmone (34.133%) and fol lowed of
neurol idole (19.955%), methyl salycilate (15.762%), lynalole (10.133%), benzyl al co hol (9.233%), benzyl acetat
(6.734%), and indole (4.049%).


Keywords


White jasmine; Physico-chem i cal characteristics; Ar o matic com pound

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v14n2.2004.p121-126

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2013 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats