Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh dengan Jumlah Daun Entres yang Berbeda terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Durian (Application of Plant Growth Regulator with Different Number of Scion Leaves on Success of Durian Top Grafting)

Zulfa Rahmadita Nur Azizah, Etik Wukir Tini, Joko Maryanto

Abstract


Perbanyakan tanaman secara vegetatif menggunakan teknik sambung pucuk dapat digunakan sebagai alternatif untuk menghasilkan benih yang bermutu. Namun, masalah yang sering terjadi pada sambung pucuk adalah kegagalan sambung. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis zat pengatur tumbuh, jumlah daun entres, dan kombinasi perlakuan yang memberikan hasil terbaik terhadap keberhasilan sambung pucuk durian. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2018 sampai Januari 2019 di Desa Alasmalang, Kemranjen, Banyumas. Percobaan yang dilakukan merupakan percobaan pot dengan rancangan faktorial. Perlakuan pada penelitian ini adalah kombinasi antara zat pengatur tumbuh (kontrol, ekstrak tauge, air kelapa, IBA, dan BAP) dan jumlah daun entres (2, 4, dan 6 helai). Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 15 perlakuan dan diulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ZPT IBA dan BAP memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah tunas sambung pucuk tanaman durian, yaitu sebesar 2,711 dan 2,822 dan perlakuan jumlah daun entres dua helai memberikan pengaruh yang nyata terhadap waktu pecah tunas, jumlah tunas, dan pertambahan jumlah daun sambung pucuk tanaman durian, yaitu sebesar 2,3 helai.

Keywords

Sambung pucuk durian; Daun entres; Zat pengatur tumbuh

Abstract

Vegetative propagation of plants using shoot grafting can be used as an alternative to produce quality seeds. The problem that often occours in top grafting is the failure to graft. This experiment aims to obtain the type of plant growth regulator, the number of scion’s leaves, and the combination that give the best results for growth of top grafting in durian. The research was conducted in November 2018 to January 2019 in Alasmalang Village, Kemranjen, Banyumas. The experiment was a pot experiment with a factorial design. The treatment was a combination of growth regulator (control, bean extract, coconut water, IBA, and BAP) and number of scion leaves (2, 4, and 6 strands). The research design used was a RCBD with 15 treatments and three replications. The results showed that the treatment of PGR IBA and BAP had a significant effect on the number of grafted shoots of durian plants, namely 2.711 and 2.822 and the treatment of the number of leaves of two leaves had a significant effect on shoot break time, the number of shoots and the increase in the number of grafted leaves of durian plants, namely amounting to 2.3 strands.


Keywords


Durian top grafting; Number of leaf scion; Plant growth regulator

Full Text:

PDF

References


Aeni, N, Salman, S & Sukmasari, MD 2017,’ Cara perbanyakan vegetatif dan pemberian zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan tunas pada tanaman jeruk nipis (Citrus aurantifolia swingle)’, Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan, vol. 5, no. 2, pp. 180–189.

Ai, NS & Banyo, Y 2011,’ The concentration of leaf chlorophyll as water-deficit indicator in plants’, Jurnal Ilmiah Sains, vol. 11, no. 3, pp. 166–173.

Anwarudin Syah, J, Poerwanto, R Purnama, T, Usman, F & Muas, I 2007’, Pengaruh posisi sayatan dan penyisipan entris pada batang bawah terhadap keberhasilan penyambungan dan kecepatan pertumbuhan benih manggis’, J. Hort., vol. 17, no. 4, pp. 328–334, .

Aremu, AO, Plačková, L, Pěnčík, A, Novák, O, Doležal, K & Van Staden, J 2016’, Auxin-cytokinin interaction and variations in their metabolic products in the regulation of organogenesis in two Eucomis species’, New Biotechnology, no. 33, pp. 883–890, .

Ariani, SB, Sembiring, DSPS & Sihaloho, NK 2017’, Keberhasilan pertautan sambung pucuk pada kakao (Theobroma cacao L) dengan waktu penyambungan dan anjang entres yang berbeda’, Jurnal Agroteknosains, vol. 01, no. 02, pp. 87–99.

Arif, M, Murniati, M & Ardian, A 2016’, Uji beberapa zat pengatur tumbuh alami terhadap pertumbuhan bibit karet (Hevea Brasiliensis Muell Arg) stum mata tidur’, Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, vol. 3, no. 1, pp. 1–10.

Badan Pusat Statistik 2019, Produksi durian menurut provinsi, Direktorat Jenderal Hortikultura, diunduh 2 Mei 2019, .

Corina, IP & Linda, R 2014’, Respon pertumbuhan kultur biji jeruk siam seed (Citrus nobilis var. Microcarpa) dengan penambahan ekstrak tauge dan Benzilaminopurine (BAP)’, Jurnal Protobiont, vol. 3, no. 2, pp. 120–124.

Kurniastuti, T 2014’, Pengaruh defoliasi daun entres dan lama tunda sambung pada keberhasilan penyambungan bibit sirsak (Annona muricata L.)’, Grafting, vol. 4, no. 1, pp. 1–11.

Kurniati, F, Sudartini, T & Hidayat, D 2017’, Aplikasi berbagai bahan ZPT alami untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kemiri Sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw)’, Jurnal Agro, vol. 4, no. 1, pp. 40–49, .

Lestari, EG 2011’, Peranan zat pengatur tumbuh dalam perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan’, Agrobiogen, vol. 7, no. 1, pp. 63–68.

Mugerwa, B, Bosco, J & Okullo, L 2010’, Grafting success of Pinus caribaea under varying shade intensities at national tree seed center, Namanve, Uganda’, The African Journal of Plant Science and Biotechnology, vol. 4, no. 1, pp. 90–94.

Najib, M, Mohd, SO, Salvina, FJ, Asyira, NA & Shahira, NM 2019’, Bud initiation and stem diameter of Durio zibethinus var. D168 as affected by stem bending and different PGR treatments’, Trans.Malaysian Soc.Plant Physiol, vol. 26, pp. 276–279.

Parsaulian, T, Bandem, PD & Patriani, D 2012’, Pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit jambu air’, Jurnal Sains Mahasiswa ertanian, vol. 1, no. 1, pp. 1–9, retrieved from, .

Pertiwi, BG, Puji, K & Dwiastuti, M 2019’, Pengaruh pemberian pyraclostrobin dan pzoxystrobin pada pertumbuhan bibit tanaman jeruk (Citrus reticulata) dengan teknik sambung pucuk dan inokulasi penyakit’, Jurnal Produksi Tanaman, vol. 7, no. 6, pp. 1040–1047.

Pratomo, H, Karno, K & Kristanto, BA 2018’, Pengaruh konsentrasi IAA (Indole Acetic Acid) dan BAP (Benzil Amino Purin) terhadap pertumbuhan awal sambung samping Jambu Biji (Psidium guajava) var. Kristal’, Journal of Agro Complex, vol. 2, no. 1, pp. 2, .

Rahardjo, Djauharia, E & Darwati, I 2014’, Pengaruh zat pengatur tumbuh terhadap keberhasilan sambung pucuk kepel (Stelechocarpus burahol)’, Bul. Littro, vol. 25, no. 1, pp. 21–26.

Rauzana, A, Marlina & Mariana 2017’, Pengaruh pemberian ekstrak tauge terhadap pertumbuhan bibit lada (Piper nigrum Linn)’, Agrotropika Hayati, vol. 4, no. 3, pp. 178–186.

Rizal & Sudarwati 2015’, Kajian teknologi pemupukan terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman durian berumur 10 tahun dengan introduksi lima varietas unggul lokal durian di Kalimantan Timur’, Pros Sem Nas Biodiv Indon, Masyarakat Biodiversitas Indonesia, vol, 2, no. 1, pp. 314–318.

Sinulingga, S & Harahap, F 2014’, Pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) Indole Acetic Acid (IAA) dan Benzyl Amino Purin (BAP) terhadap pertumbuhan planlet nanas (Ananas comosus I.) Sipahutar secara in vitro’, Posiding Seminar Nasional Biologi, no. 1, pp. 204–209, .

Sudjijo 2009’, Pengaruh ukuran batang bawah dan batang atas terhadap pertumbuhan durian Monthong, Hepe, dan DCK-01’, J. Hort., vol. 19, no. 1, pp. 89–94,

Suharjo 2020’, Optimalisasi potensi entres untuk meningkatkan keberhasilan sambungan bibit durian (Durio zibethinus. Murr)’, Prodising Seminar Nasional Pangan Dan Perkeunan, pp. 37–42, .

Suharto, I, Ambarawati, I, Agung, G & Nurjaya, GMO 2012’, The number of grafted scions and remaining productive branches affect new shoot growth and flowering of side-grafted cashew (Anacardium occidentale L.)’, J. ISSAAS, vol. 18, no. 1, pp. 160–172.

Sujarwati, Fatonah, S, Johani, E & Herlina 2011’, Penggunaan air kelapa untuk meningkatkan perkecambahan dan pertumbuhan palem putri (Vitchia merillii)’, Sagu, vol. 10, no. 1, pp. 24–28.

Yuliyanto, AG, Setiawan, E & Badami, K 2015’, Efek pemberian IBA terhadap pertautan sambung samping tanaman srikaya’, Agrovigor, vol 5, no. 2, pp. 25–33, .




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jhort.v30n1.2020.p%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2020 Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Jurnal Hortikultura (J.Hort) has been indexed :

         

===================================================================================================================

 Creative Commons License
Junal Hortikultura is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/jhort
Permissions beyond the scope of this license may be available at www.litbang.pertanian.go.id.

Indonesian Center for Horticulture Research and Development

Jl. Tentara Pelajar No. 3C Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu Bogor 16124, Indonesia
Telp.  +62 251-8372096, 7565366, (Ext. 324) (Hunting System)
Faks.  +62 251-8387651, 8575664, 8372096
E-mail: redaksi.jhorti@gmail.com

ISSN: 0853-7097
E-ISSN: 2502-5120

 

free web stats

View My Stats