Analisis Efisiensi Produksi Bawang Merah di Kabupaten Pati dengan Fungsi Produksi Frontier Stokastik COBB-DOUGLAS

Eka Nurjati, Idqan Fahmi, Siti Jahroh

Abstract


English
Pati includes the prospective regencies for accelerating the growth rate and area diversification of shallot production in Central Java. However, the shallot production and productivity in Pati were unstable with a decreasing trend in recent years. The objective of this study is to evaluate the status and determinants of the shallot production efficiency using the Cobb-Douglas stochastic frontier production function. The research was conducted in three production centers sub-districts, Wedarijaksa, Batangan, and Jaken, in October 2017. The primary data were collected by interviewing 33 respondents which were selected through the stratified sampling technique. The results indicated that shallot farmers were efficient technically, but not economically and allocatively. Two significant determinants of the technical efficiency were the length of farming experience (positively related) and farmers’ age (negatively related). The farmers group membership and access to extension services were not significant, but both have positive effects on technical efficiency. Production efficiency may be increased through inputs use optimization that include reducing of anorganic fertilizer, increasing the quantity of organic fertilizer and seed, using of the true shallot seed and implementation of Integrated Pest Management. Improving the functions of agriculture extentions and farmers’ groups should also enhance shallot farming efficiency.


Indonesian
Kabupaten Pati termasuk kabupaten di Jawa Tengah yang dipandang prospektif untuk percepatan peningkatan dan diversifikasi wilayah produksi bawang merah. Namun, produksi dan produktivitas bawang merah di Kabupaten Pati tidak stabil dan cenderung turun akhir-akhir ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status dan determinan efisiensi produksi bawang merah tersebut dengan fungsi produksi stokastik frontier Cobb-Douglas. Penelitian dilakukan di tiga kecamatan sentra produksi yaitu Wedarijaksa, Batangan, dan Jaken pada Oktober 2017. Data primer diperoleh dengan mewawancarai 33 orang responden yang dipilih secara stratified sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani bawang merah di Kabupaten Pati sudah efisien secara teknis, namun belum efisien secara ekonomis dan alokatif. Ditemukan dua faktor yang berpengaruh nyata terhadap efisiensi teknis, yaitu lama pengalaman menjadi petani (berpengaruh positif) dan umur petani (berpengaruh negatif). Keanggotaan kelompok tani dan akses penyuluhan berpengaruh positif, namun tidak nyata. Efisiensi dapat ditingkatkan melalui optimalisasi penggunaan input-input produksi, termasuk dengan mengurangi jumlah penggunaan pupuk anorganik, menambah jumlah pupuk organik dan benih, menggunakan benih jenis biji botani, dan menerapkan sistem Pengendalian Hama Terpadu. Peningkatan fungsi penyuluh pertanian dan kelompok tani termasuk strategi untuk meningkatkan efisiensi usaha tani bawang.

Keywords


allocative efficiency; Cobb-Douglas stochastic frontier production function; economic efficiency; shallot; technical efficiency; bawang merah; efisiensi alokatif; efisiensi ekonomis; efisiensi teknis; fungsi produksi frontier stokastik Cobb-Douglas

Full Text:

PDF

References


Abedullah, Bakhsh K, Ahmad B. 2006. Technical efficiency and its determinant in potato production, evidence from Punjab, Pakistan. Lahore J Econ.11(2):1-22.

Adiyoga W. 1999. Beberapa alternatif pendekatan untuk mengukur efisiensi atau in-efisiensi dalam usahatani. Inform Pertan. 8(8):488-497.

Aldila HF, Fariyanti A, Tinaprilla N. 2015. Analisis profitabilitas usahatani bawang merah berdasarkan musim di tiga kabupaten sentra produksi di Indonesia. SEPA. 11(2):249-260.

Aldila HF, Fariyanti A, Tinaprilla N. 2017. Daya saing bawang merah di wilayah sentra produksi di Indonesia. J Manaj Agribis. 14(1):43-53.

Anggraini N, Harianto, Anggraeni L. 2016. Efisiensi teknis, alokatif, dan ekonomis pada usahatani ubikayu di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. J Agribis Indones. 4(1):43-56.

Asmara R, Hanani N, Irawati N. 2010. Analisis efisiensi teknis dengan pendekatan frontier pada pembuatan chips mocaf (modified cassava flour). Habitat. 12(1):51-59.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015a. Database produksi bawang merah di Kabupaten Pati. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015b. Database produktivitas bawang merah di Kabupaten Pati. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015c. Database luas lahan bawang merah di Kabupaten Pati. 2015. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2015d. Perkembangan harga rata-rata eceran bawang merah di tingkat nasional tahun 2010-2015. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

Coelli TJ. 1996. A guide to Frontier version 4.1: a computer program for stochastic frontier production and cost function estimation, centre for efficiency and productivity analysis. Armidale NSW (AU): University of New England.

Darwis V. Pembatasan impor, rantai pasok dan analisa usahatani bawang merah di Kabupaten Cirebon. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian; 2017 Sep 7; Bandar Lampung, Indonesia. Bandar Lampung (ID): Politeknik Negeri Lampung. hlm. 184-194.

Daryanto A. 2010. Posisi daya saing pertanian indonesia dan upaya peningkatannya. Dalam: Suradisastra K, Simatupang P, Hutabarat B, editors. Prosiding Seminar Nasional Peningkatan Daya Saing Agribisnis Berorientasi Kesejahteraan Petani; 2009 Okt 14; Bogor, Indonesia. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. hlm. 1-35.

Fadwiwati AY. Hartoyo S, Kuncoro SU, Rusastra IW. 2014. Analisis efisiensi teknis, efisiensi alokatif, dan efisiensi ekonomis usahatani jagung berdasarkan varietas di Provinsi Gorontalo. J Agro Ekon. 32(1):1-12.

Fauzan M. 2016. Pendapatan, risiko, dan efisiensi ekonomi usahatani bawang merah di Kabupaten Bantul. Agraris. 2(2):107-117.

Gany R. 1996. Meningkatkan kemandirian dan daya saing pertanian Indonesia: suatu tinjauan dari perspektif pengembangan teknologi tepat guna dan dampak produktivitas pertanian. Prosiding Koferensi Nasional XII Perhepi: Membangun Kemandirian dan Daya Saing Nasional dalam Menghadapi Era Industrialisasi dan Perdagangan Bebas; 1996 Agu 19; Denpasar, Indonesia. Denpasar (ID): Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia.

Kalangi LS. 2014. Analisis efisiensi ekonomi usaha perkembangbiakan ternak sapi potong rakyat di Provinsi Jawa Timur [Tesis]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2014. Kebijakan pembangunan pertanian 2015–2019. Jakarta (ID). Kementerian Pertanian.

[Kementan] Kementerian Pertanian. 2015. Kebijakan Pembangunan Pertanian 2015–2019. Jakarta (ID). Kementerian Pertanian

Kodde DA, Palm FC. 1986. Wald criteria for jointly testing equality and inequality restrictions. Econometrica. 54(5):1243-1248.

Latruffe L. 2010. Competitiveness, productivity and efficiency in the agricultural and agri-food sectors. OECD Food, Agriculture and Fisheries Papers No. 30. Paris (FR): OECD Publishing.

Lubis RRB, Daryanto A, Tambunan M, Rachman HPS. 2014. Analisis efisiensi teknis produksi nanas: studi kasus di Kabupaten Subang, Jawa Barat. J Agro Ekon. 32(2):91-108.

Nahraeni W. 2012. Efisiensi dan nilai keberlanjutan usaha tani sayuran dataran tinggi di Provinsi Jawa Barat [Disertasi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Nuraeni D, Anindita R, Syafrial. 2015. Analisis variasi harga dan integrasi pasar bawang merah di Jawa Barat. Habitat. 26(3):163-172.

Ojo MA, Mohammed US, Ojo AO, Olaleye RS. 2009. Return to scale and determinants of farm level technical inefficiency among small scale yam based farmers in Niger State, Nigeria: implication for food security. Int J Agric Econ Rural Dev. 2 (1): 43-51.

Purmiyanti S. 2002. Analisis produksi dan daya saing bawang merah di Kabupaten Brebes Jawa Tengah [Tesis]. [Bogor (ID)] : Institut Pertanian Bogor.

Rinaldi J, Fariyanti A, Jahroh S. 2013. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kakao pada perkebunan rakyat di Bali: pendekatan stochastic frontier. SEPA. 10(1):47-54.

Safitri AS. 2014. Analisis efisiensi lingkungan usaha tani bawang merah berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk – Jawa Timur dengan metode stochastic frontier analysis (SFA) [Skripsi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Sismanto A. 2014 Agu 6. Jateng terus perluas produktivitas bawang merah [Internet]. Sindonews.com. Ekbis. [diunduh 2015 Des 2]. Tersedia dari: https://ekbis.sindonews.com/read/888521/34/jateng-terus-perluas-produktivitas-bawang-merah-1407294599

Silitonga PY, Hartoyo S. Sinaga BM, Rusastra IW. 2016. Analisis efisiensi usahatani jagung pada lahan kering melalui penerapan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) di Provinsi Jawa Barat. Inform Pertan. 25(2):199-214.

Sukiyono K. 2005. Faktor penentu tingkat efisiensi teknik usaha tani cabe merah di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. J Agro Ekon. 23 (2):176-190.

Sumarni, Hidayat. 2005. Panduan teknis PTT bawang merah No. 3. Bogor (ID): IPB Press.

Sumarno J, Harianto, Kusnadi N. 2015. Peningkatan produksi dan efisiensi usahatani jagung melalui penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Gorontalo. J Manaj Agribis. 12(2):79-91.

Tinaprilla N. 2012. Efisiensi usahatani padi antar wilayah sentra produksi di Indonesia: pendekatan stochastic metafrontier production function [Disertasi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Tsurayya S, Kartika L. 2015. Kelembagaan dan strategi peningkatan daya saing komoditas cabai Kabupaten Garut. J Manaj Agribis. 12(1):1-13.

Wadud MDA. 1999. Farm efficiency in Bangladesh [Thesis]. [New Castle (UK)]: New Castle University.

Waryanto B, Chozin MA, Dadang, Intan EK. 2014. Analisis efisiensi teknis, efisiensi ekonomis dan daya saing pada usahatani bawang merah di Kabupaten Nganjuk-Jawa Timur: suatu pendekatan ekonometrik dan PAM. Inform Pertan. 23(2):147-158.

Yusdja YC, Saleh M, Amin M, Amir A, Sribagyo, editors. 1992. Studi base line aspek sosek PHT. Bogor (ID): PSE Badan Litbang Pertanian bekerja sama dengan Bappenas.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jae.v36n1.2018.55-69

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Jurnal Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian
Lt. III Gedung A.
Kawasan Inovasi Pertanian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No. 3B, Kota Bogor 16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail : jae.psekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id


Statistik Pengunjung


Google Scholar Scilit logo