Peran Wirausaha Pertanian dalam Menghadapi Era Disrupsi Inovasi

Atika Dyah Perwita, nFN Saptana

Abstract


Changes in strategic environment of economic globalization including disruptive innovation require agribusiness actors’ view adjustment. This paper discusses role of agri-entrepreneurs dealing with distrubictive innovation in agriculture. There are three elements of disrupsi innovation, i.e. (i) improvement levels acceptable to customer; (ii) improvement path when new agricultural commodities are introduced and refined through technological innovations; (iii) importance of different understanding between continuous and disruption innovations. Professional managers are encouraged to grow a new business expected to compete with the established ones. Agricultural business models for the upper-middle class consumers run by young entrepreneur produce new products with premium prices but the sale volume is limited. It is important to inspire young agri- entrepreneurs who accustomed to disrupted innovation to develop business based on their goals and market segments.

 

Abstrak

Perubahan lingkungan strategis berupa globalisasi ekonomi termasuk disrupsi inovasi memerlukan cara pandang baru pelaku usaha agribisnis. Tulisan ini membahas peran kewirausahaan agribisnis menghadapi era disrupsi inovasi. Ada tiga unsur disrupsi inovasi yang penting, yaitu: (i) tingkatan penyempurnaan yang dapat diterima oleh pelanggan; (2) jalur untuk penyempurnaan melalui terobosan inovasi; (iii) pemahaman yang berbeda antara inovasi berkelanjutan dan disrupsi inovasi. Para manajer profesional didorong untuk menumbuhkan bisnis baru yang dapat bersaing dengan bisnis yang telah mapan. Para wirausahawan muda menjalankan model bisnis pertanian dengan sasaran konsumen golongan ekonomi menengah-atas dengan introduksi komoditas kualitas prima dan harga premium, namun volume pasar terbatas. Implikasinya adalah perlu menyiapkan wirausaha pertanian muda yang memahami disrupsi inovasi untuk menghasilkan produk pertanian berdasarkan tujuan dan segmen pasarnya.


Keywords


entrepreneurship; young farmers; agriculture; disruption; innovation; kewirausahaan; petani muda; pertanian; disrupsi; inovasi

Full Text:

PDF

References


Asmara A. 2016. Disruptive Innovation Dalam Dunia Agribisnis Indonesia: Suatu Telaah Singkat. Majalah Agrimedia, Vol.12, No.2, Desember 2016, hal: 28-30.

Baharsyah S. 2007. Relevansi growth with equaity sebagai ‘Tema Perjuangan‘ PERHEPI. Mungkinkah Petani Sejahtera? Prosiding Korespondensi Nasional Ke XV Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (PERHEPI), 3-4

Agustus 2007. Surakarta (ID): Perhimpunan

Ekonomi Pertanian.

Belajar Tani [Internet]. [modified 2016 Feb 19]. 10

Perusahaan Benih Terbesar di Dunia [Internet]. Available from: https://belajartani.com/45-2/

[BKP] Badan Ketahanan Pangan. 2016.

Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) Melalui Toko Tani Indonesia (TTI): Konsep dan Implementasi. Dalam Seminar Rutin

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian pada 29 Juni 2016. Bogor.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2017. Keadaan ketenagakerjaan Indonesia. Berita Resmi Statistik. Badan Pusat Statistik Indonesia. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2018. Keadaan ketenagakerjaan Indonesia. Berita Resm Statistik. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

Chrisrtensen MC, Raynor ME. 2003. Innovator’s solution: creating and sustaining succesfull growth. Boston (US): Harvard Busuness School Press.

Christensen MC, Raynor ME. 2006. Solusi sang inovator: menciptakan dan memelihara pertumbuhan yang sukses. Jakarta (ID): Penerbit Serambi, Jalan Kema Timur Raya, No. 16 Jakarta.

Coelli TJ, Rao DSP, Battese GE. 1998. An introduction to efficiency and productivity analysis, Kluwer-Nijhoff, Boston.

European Commission. 2012. Rural development in the European Union: statistical and economic information report 2012. Brussel (BG): The European Directorate-General for Agriculture and Development. Also available from: https://ec. europa.eu/agriculture/sites/agriculture/files/statisti cs/rural-development/2012/full-text_en.pdf.

Fontana A. 2011. Innovate we can!. Bekasi (ID): Cipta

Inovasi Sejahtera.

Friyatno S, Saptana. 2017. Kinerja agribisnis komoditas pertanian: kemampuan penciptaan output, nilai tambah dan keterkaitan antar sektor (analisis komparasi IO Tahun 2005 dan 2010). Jurnal Manajemen dan Agribisnis, Vol 14 No 3

November, Tahun 2017. Sekolah Bisnis, Institut

Pertanian Bogor, hal: 250-263.

Gereffi G, Humphrey J, Sturgeon T. 2005. The Governance of Global Value Chains. Review of Political Economy 13 :1 February 2005 : 78-104. Tylor and Francis Ltd.

Geoffrey G, Meredith. 1996. Kewirausahaan teori dan praktek. Jakarta (ID): PT. Pustaka Binaman Presindo.

Gunasekarana A, Patelb C, McGaugheyc RE. 2004.

A framework for supply chain performance measurement. Int. J. Production Economics 87,

page: 333–347.

Gunawan H. 2016. Disrupsi innovation: sebuah ikhtiar merespon kebutuhan pasar. Majalah Agrimedia, Vol.12, No.2, Desember 2016, hal:13-

Hamid ES. 2017. Disrupsi Innovation: Kajian Ekonomi dan Hukum. Materi Seminar Nasional FDPU (Forum Dosen Persaingan Usaha). Jogjakarta.

Hendayana R. 2018. Membangun sistem diseminasi di era disrupsi: peluang dan tantangan mempercepat hilirisasi inovasi pertanian. Orasi Purna Tugas sebagai Peneliti Ahli Utama Balai Besar Pengkajian dan PengembanganTeknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan

Pertanian Kementerian Pertanian. Bogor, 31 Mei

Hermanto, Saptana. 2017. Kebijakan harga beras ditinjau dari dimensi penentu harga. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol. 35 No. 1, Juli 2017:

-43.

Ilham N, Saptana. 2016. Kajian kebijakan tata niaga daging sapi mendukung kedaulatan pangan. Laporan Analisis Kebijakan 2016. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Johnston G L. 1985. Agricultural surpluses-research on agricultural technologies, institution, people and capital growth. Dalam M. Gibbs and Carlson (Eds.), Crop productivity-research imperatives revisited, An International Conference Held at Boyne Highland Inn, Harbor Springs, Michigan October 13-18, 1985, and Airlie House, Airlie, Virginia, December 11-13, 1985.

Kasali R. 2017. Disruption “Tak ada yang tak bisa diubah sebelum dihadapi motivasi saja tidak cukup” menghadapi lawan-lawan tak kelihatan dalam peradaban uber. Jakarta {ID): PT Gramedia Pustaka Utama.

Kaya PH. 2015. Joseph a. schumpeter's perspective on innovation. International Journal of Economics, Commerce and Management United Kingdom Vol. III, Issue 8, August 2015, page: 25-37.

[Kemendiknas] Kementerian Pendidikan Nasional.

Kamus Besar Bahasa Indonesia

[KBBI] Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Luar Jaringan (offline). Jakarta (ID): Pusat Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional.

King AA, Baatartogtokh B. 2015. How useful is the theory of disruptive innovation? Vol 57, No.1, Reprint #57114/http://mitsmr.com/1 LezH20/

Lokollo EM. 2012. Supplpy chain management (SCM) atau manajemen rantai pasok dalam Bungai Rampai Rantai Pasok Komoditas Pertanian Indonesia. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor (ID): PT Penerbit IPB Press. Bogor.

Marimin, Maghfiroh N. 2013. Teknik dan analisis pengambilan keputusan fuzzy dalam manajemen rantai pasok. Bogor (ID): IPB Press.

McGee T. 2012. Disruptive innovation in agribusiness [Undergraduate Theses and Profesional Papers]. [Montana (US)]: University of Montana [Internet]. [cited 2019 Jan 7]. Available from: https:// scholarworks.umt.edu/cgi/viewcontent.cgi?referer

=https://www.google.com/&httpsredir=1&article=1

&context=utpp/

Murphy D. 2012. Young farmer finance. Nuffield

Australia Project No. 1203, Australia.

Oktariani A. 2016. Perusak Pasar Menjadi Sang Innovator. Majalah Agrimedia, Vol.12, No.2, Desember 2016, hal: 27.

Porter M E. 1990. The competitiveness of nations, New York (AG): The Free Press.

Pradiantoro G. 2018. Analisis kepuasan konsumen terhadap kinerja Toko Tani Indonesia [Skripsi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Pranadji T. 2003. Menuju transformasi kelembagaan dalam pembangunan pertanian dan perdesaan. Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Prihatiningtyas A, Setiawan S, Wijaya NH. 2015.

Analisis peningkatan kualitas pada rantai pasok buah pepaya calina. Jurnal Manajemen dan

Organisasi, Vol VI, No 3, Desember 2015, hal 206

- 224.

Putri EIK. 2009. Ancaman dan solusi atas krisis pangan, energi, dan air serta peran keilmuan ekonomi sumberdaya dan lingkungan dalam mengatasi krisis tersebut. Orange Book. Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan dalam Menghadapi Krisis Ekonomi Global.

Rosenfeld SA. 2002. Creating smart systems, A guide to cluster strategies in less favored regions. European Union-Regional Innovation Strategies.

Sadjoga. 2018. Peningkatan output hasil riset 2018.

Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Risbang, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan

Tinggi. Makalah disampaikan pada Workshop

Balitbangtan, 29 November 2018 di Bogor.

Said EG. 2009. Review kajian, penelitian dan pengembangan agroindustri strategis nasional: Kelapa Sawit, Kakao, dan Gambir. Jurnal Teknologi Industri Pertanian 19(1): 45 – 55.

Saptana. 2010. Tinjauan konseptual mikro-makro dayasaing dan strategi pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Volume 28, No.

, Juli 2010, hal 1-18.

Saptana. 2012. Konsep efisiensi usahatani pangan dan implikasinya bagi peningkatan. produktivitas. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Volume 30 No.

, Desember 2012 : 109 -128.

Saptana. 2016. Pertanian Indonesia dalam menghadapi disruptive innovation di bidang pangan. Majalah Agrimedia, Vol.12, No.2, Desember 2016, hal: 3-12.

Saptana, Daryanto A. 2013. Dinamika kemitraan usaha agribisnis berdayasaing dan berkelanjutan. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Saptana, Ilham N. 2017. Manajemen rantai pasok komoditas ternak dan daging sapi. Analisis Kebijakan Pertanian, Vol. 15 No. 1, Juni 2017: 83-

Saptana, Purwantini TB, Rachmita AR. 2018. Adopsi teknologi dan kelayakan usahatani jagung hibrida pada agroekosistem lahan kering. Penelitian

Pertanian Tanaman Pangan Vol. 2 No. 3

Desember 2018: 179-188.

Saptana, Purwantini TB, Zakaria AK, Sunarsih, Muslim C, Rachmita AR. 2016. Panel Petani Nasional (Patanas): Analisis indikator pembangunan pertanian dan perdesaan pada agroekosistem lahan sawah berbasis padi. Laporan Penelitian Akhir. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi Dan Kebijakan Pertanian.

Saptana, Purwantini TB, Zakaria AK, Sunarsih, Muslim C, Rachmita AR. 2017. Panel Petani Nasional (Patanas): Analisis indikator pembangunan pertanian dan perdesaan pada agroekosistem lahan kering berbasis sayuran dan palawija. Laporan Penelitian Akhir. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Saptana, Purwantini TB, Sunarsih, Muslim C, Supriadi H, Zakaria AK. 2018. Panel Petani Nasional (Patanas): Analisis indikator pembangunan pertanian dan perdesaan pada agroekosistem lahan kering berbasis perkebunan. Laporan Penelitian Akhir. Bogor (ID): Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Simatupang P, Muharminto, Purwoto A, Syam A, Hardono GS, Indraningsih KS, Jamal E, Elizabetf. R. 1998. Koordinasi vertikal sebagai strategi untuk meningkatkan dayasaing dan pendapatan dalam era globalisasi ekonomi (Kasus agribisnis kopi). Bogor (ID): Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian.

Sumarwan U. 2008. Inovasi produk, kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen sebagai penentu pertumbuhan perusahaan. Agrimedia, Volume 13-No 1; hal : 48-52.

Sungkar Q. 2018. 5 Aplikasi Pertanian yang Kamu Harus Tahu [Internet]. Medan (ID): Pak Tani Digital; [cited 2019 Jan 8]. Available from: http://paktanidigital.com/artikel/aplikasi-pertanian- indonesia/#.XDPQjVUza00

Supriyati. 2010. Dinamika ekonomi ketenagakerjaan pertanian: permasalahan dan kebijakan srategis pengembangan. Anal Kebijak Pertan. 8(1):49-65.

Susilowati SH. 2014. Attracting the young generation to engage in agriculture. Proceedings of the 2014

FFTC-RDA International Seminar on Enhanced

Entry of Young Generation into Farming; 2014 Oct

-24; Jeonju, Korea. Taipei (TW): Food and Fertilizer Technology Center for the Asian and Pacific Region. p. 105-120.

Susilowati SH. 2016. Fenomena penuaan petani dan berkurangnya tenaga kerja muda serta implikasinya bagi kebijakan pembangunan pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, Vol.

No. 1, Juli 2016: 35-55.

Sutarno. 2012. Serba-Serbi Manajemen Bisnis.

Yogyakarta (ID): Graha Ilmu.

Syaifullah Y. [cited 2019 Jan 6]. 10+ Jenis-Jenis Kopi

Nusantara, Nomor 7 Kopi Termahal Di Dunia [Internet]. Available from: https://halloyahya.com/

jenis-jenis-kopi/

Tangendjaja B, Yusdja Y, Ilham N, editors. 2005.

Ekonomi jagung Indonesia. Jakarta (ID): IARRD Press [Internet]. [diunduh 2018 Jan 27]. Tersedia

dari: http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/

ekonomi-jagung-indonesia/Analisis-Ekonomi.pdf.

Tangendjaja B, Elizabeth W, editors. 2016. Jagung: teknik produksi dan pengembangan. Malang (ID): Balitsereal Press [Internet]. [diunduh 2018 Feb

. Tersedia dari:http://balitsereal.litbang. pertanian.go.id/wp-content/uploads/2016/11/dua

dua. pdf.

Tugu [Internet]. [modified 2018 Apr-Jul]. Disruption era [Internet]. Jakarta (ID): PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia; [cited 2019 Jan 7]. Available from: https://www.tugu.com/assets/uploads/Imagz

_edisi_april_2018.pdf

Uchiyama T. 2014. Recent trends in young people's entry into farming in Japan: an international perspective. Proceedings of the 2014 FFTC-RDA International Seminar on Enhanced Entry of Young Generation into Farming; 2014 Oct 20-24;

Jeonju, Korea. Taipei (TW): Food and Fertilizer Technology Center for the Asian and Pacific Region. p. 1-16.

Wang JH. 2014. Recruiting young farmers to join smallscale farming: a structural policy perspective. Proceedings of the 2014 FFTC-RDA International Seminar on Enhanced Entry of Young Generation into Farming; 2014 Oct 20-24; Jeonju, Korea. Taipei (TW): Food and Fertilizer Technology Center for the Asian and Pacific Region. p.17-32.

WEF. 2016. The global competitiveness report 2015-

World Economic Forum. Geneve.

Widyastutik. 2016. Disrubtive innovation dalam agibisnis: inovasi harus dikalahkan dengan inovasi. Majalah Agrimedia, Vol.12, No.2, Desember 2016, hal: 21-25.

Wiratmo M. 1996. Pengantar kwiraswastaan kerangka dasar memasuki dunia bisnis. BPFE, Yogyakarta.

World Bank. 2009. World development report: Agricultural for Development. World Bank. Washington.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/fae.v37n1.2019.41-58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Forum penelitian Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian

Lt. III Gedung A. Kampus Penelitian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No.3B, Kota Bogor-16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail   : faepsekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id

Website design


       

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.