Kinerja Ekonomi Karet dan Strategi Pengembangan Hilirisasinya di Indonesia

Resty Puspa Perdana

Abstract


Rubber as an export commodity plays an important role in the national economy. Rubber prices fluctuate and tend to decline leading to lower national as rubber areas converted to other more prospective commodities. Downstream rubber industry enhancement is crucial for improving domestic rubber consumption and price stabilization in Indonesia. Export reduction policy carried out by the government for price stabilization is effective but only in the short term. Therefore, downstream rubber industry development is essential to deal with global rubber price fluctuation. Continuous supply and quality maintenance are crucial. Replanting should be implemented such that yield increases and its quality may compete with that imported.

 

Abstrak

Karet sebagai komoditas ekspor memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Harga karet yang fluktuatif dan menurun dapat memengaruhi produksi karet nasional karena alih fungsi lahan perkebunan karet ke komoditas lain yang lebih prospektif. Hal tersebut akan berdampak pada menurunnya devisa negara dan kesejahteraan petani. Pengembangan hilirisasi karet merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan serapan karet dalam negeri guna mengurangi pengaruh fluktuasi harga karet. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya pengembangan hilirisasi karet dalam mencapai kestabilan harga karet di Indonesia. Kebijakan pengurangan ekspor yang dilakukan pemerintah dalam rangka stabilisasi harga karet cukup efektif, namun hanya berpengaruh dalam jangka pendek. Oleh karena itu pengembangan hilirisasi karet diperlukan untuk mengurangi pengaruh fluktuasi harga karet internasional. Pengembangan hilirisasi karet memerlukan dukungan pemerintah dalam berbagai aspek. Untuk menjaga kontinuitas dan kualitas karet untuk bahan baku industri hilir maka upaya peremajaan karet harus dilakukan agar produktivitas karet meningkat serta kualitasnya dapat bersaing dengan karet impor


Keywords


downstream; price stability; export quota; rubber development; hilirisasi; stabilitas harga; kuota ekspor; pengembangan karet

Full Text:

PDF

References


Alinda N. 2013. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor karet di Indonesia. J Ekon Pembang [Internet]. [diunduh 2019 Mei 16];

(1):92-101. Tersedia dari: https://media.neliti. com/media/publications/70992-ID-analisis-faktor- faktor-yang-mempengaruhi.pdf.

[ANRPC] Association of Natural Rubber Producing Countries. 2015. Natural rubber trends & statistics. Kuala Lumpur (MLY): Association of Natural Rubber Producing Countries.

Akiefnawati R. 2008. Inovasi agroforestri untuk meningkatkan produktivitas karet. Majalah Agroforestry. 10:6-7.

[Bappenas] Badan Perencanan Pembangunan Nasional. 2013. Pengembangan komoditi karet dan serat. Jakarta (ID): Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Backe D, Putra AY. (2014). Dampak kebijakan ekonomi terhadap keputusan ekonomi rumah tangga petani karet di Kabupaten Kuantan Singigi. Prosiding Seminar Nasional dan Rapat Tahunan Dekan BKS-PTN 21 Wilayah Barat; 2014 Agustus

; Bandar Lampung, Indonesia.

Bakce D, Syahza A, Hamlin N. 2015. Strategi pengembangan industri hilir karet alam di Provinsi Riau. Prosiding Seminar Nasional dan Kongres ISEI XIX; 2015 Okt 7-9; Surabaya, Indonesia.

[BPS] Badan Pusat Statistik. 2017. Statistik karet alam Indonesia. Jakarta (ID): Badan Pusat Statistik.

Budiman AFS. 2004. The global NR industri: Current development and future prospects. Proceedings of the International Rubber Conference and Exhibition; 2004 Dec 13-15, Jakarta, Indonesia.

Boerhendhy, Amypalupy. 2011. Optimalisasi produktivitas karet melalui penggunaan bahan tanam, pemeliharaan, sistem eksploitasi, dan peremajaan tanaman. J Penelit Pengemb Pertan. [Internet].[diunduh 2019 Mei 17]; 30(1):23-30. Tersedia dari: https://media.neliti.com/media/ publications/123000-ID-optimalisasi-produktivitas- karet-melalui.pdf.

Caves RE, Jefrey AF, Ronald WJ. 1996. World trades and payments, an introduction. VIIth Ed . United States of America: Harper Collins College Publishers. hlm. 237.

Claudia G, Yulianto E, Mawardi MK. 2016. Pengaruh produksi karet alam domestik, harga karet alam internasional, dan nilai tukar terhadap volume ekspor karet alam (Studi pada komoditi karet alam Indonesia tahun 2010-2013). J Adm Bisnis [Internet]. [diunduh 2019 Mei 16]; 35(1):165-171. Tersedia dari: https://media.neliti.com/media/ publications/86970-ID-pengaruh-produksi-karet- alam-domestik-ha.pdf.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2018. Statistik perkebunan Indonesia komoditas karet 2017-

Jakarta (ID): Direktorat Jenderal

Perkebunan.

Faris JE. 1960. Analytical techniques used in determining the optimum replacement pattern. J Farming Econ. 42 (4):755-766 [Internet]. [diunduh

Mei 15]. https://academic.oup.com/ajae/

article-abstract/42/4/755/67921?redirectedFrom= PDF.

[FAO] Food and Agriculture Organization. 2019.

FAOSTAT [Internet]. [diunduh 2019 Mei 9]. Available from: http://www.fao.org/faostat/

en/#data/QC.

Hendratno S, Nancy C, Syarifa LF, Agustina DS.

Dampak peningkatan harga karet terhadap kesejahteraan dan alokasi sumber daya rumah

tangga petani (Kasus di wilayah eks PIRTRANS Batumarta, Sumatera Selatan). Prosiding Lokakarya dan Budidaya Tanaman Karet; 2006; Medan, Indonesia. Bogor (ID): Pusat Penelitian

Karet.

[IRSG] International Rubber Study Group. 2019.

Rubber statistical bulletin [Internet]. [diunduh 2019

Mei 12]. Tersedia dari: http://www.rubberstudy. com.

Iskandar SH. 1984. Pengantar budidaya karet.

Jurusan Agronomi. Fakultas Pertanian. Bogor

(ID): Institut Pertanian Bogor.

Jayasuriya SKW, Carrad B. 1977. Decision making in smallholding rubber: attitutes to replanting in Sri

Lanka. Journal Rubber Research Institute of Sri

Lanka [Internet]. [diunduh 2019 Mei 16];

(1):381-397. Tersedia dari: http://agris.fao.org/

agris-search/search.do?recordID= LK19790421

Kementerian Perdagangan. 2015. Analisis pemanfaatan negosiasi komoditas untuk meningkatkan harga jual produk karet Indonesia ke dunia. Laporan Akhir. Jakarta (ID): Kementerian Perdagangan.

Kementerian Perindustrian. 2012. Laporan studi kelayakan pendirian pusat inovasi barang jadi karet di Sumatera Selatan. Jakarta (ID): Badan Pengkajian Iklim dan Mutu Industri.

Kementerian Perdagangan. 2019. Keputusan Menteri Perdagangan No.779 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Agreed Export Tonnage Scheme keenam untuk Komoditi Karet Alam.

Komalasari I. 2009. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ekspor biji kakao Indonesia [Skripsi]. [Bogor (ID)]: Institut Pertanian Bogor.

Mesike, Sagay. 2010. Optimum replacement period for rubber plantation in Nigeria. Quarterly Journal of International Agriculture 49(3):257-270 [Internet].[diunduh 2019 Mei 15]. Available from: https//ageconsearch.umn.edu/record/155553/files/

_Mesike.pdf.

Napitupulu D, Alamsyah Z, Elwamendari. 2014.

Prospek pengembangan industri hilir pengolahan karet di Provinsi Jambi. J Penelit Karet [Internet]. [diunduh 2019 Mei 17]; 32(2):139–147. Tersedia

dari: http://ejournal.puslitkaret.co.id/ index.php/jpk/

article/view/160.

Napitupulu D. 2004. Dampak kesepakatan tripartite terhadap peningkatan harga dan perolehan devisa dari perdagangan karet alam Indonesia [Disertasi]. [Malang (ID)]: Universitas Brawijaya.

Novianti T, Hendratno EH. 2008. Analisis penawaran ekspor karet alam Indonesia ke Negara Cina. J Manaj Agribisnis [Internet]. [diunduh 2019 Mei

; 5(1):1-19. Tersedia dari: http://journal. ipb.ac.id/index.php/jmagr/article/view/3304.

Parhusip, AB. 2008. Potret karet alam Indonesia.

Economic Review. 213: 2-3. Jakarta.

Parizade, Mulyana. 2014. Strategi percepatan pengembangan industri hilir karet dan kelapa sawit di Sumatera Selatan. J Manaj dan Bisnis Sriwijaya [Internet]. [diunduh 2019 Mei 20];

(2):91-98. Tersedia dari: https://ejournal.unsri. ac.id/index.php/jmbs/article/viewFile/3210/1736.

Prasetya, HA. 2013. Pengembangan industri pengolahan karet dan serat serta turunannya untuk peningkatan nilai tambah. Disampaikan dalam: FGD Komoditi Karet dan Serat PERHEPI Komisariat Palembang. Palembang, Indonesia.

Pujianti R, Antara M. 2016. Analisis produksi karet rakyat di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. J Agrotekbis

[Internet]. [diunduh 2019 Mei 16]; 4(4): 485-490. Tersedia dari: https://media.neliti.com/media/ publications/250959-analisis-produksi-karet-

rakyat-di-desa-p-f712ffdf.pdf.

Purba, FHK. 2011. Komoditi karet Indonesia dalam pasar internasional [Internet]. [diunduh 2019 Mei

; Tersedia dari: http://pphp.deptan.go.id/

disp_informasi_/1/5/54/1185/potensi_dan_perkem bangan_pasar_dunia.html.

Rahman N, Haris U. 2016. Rubber downstream industry development in Indonesia. Bogor (ID): Bogor Research Center for Rubber Technology.

Sa’id, Gumbira HE. 2001. Penerapan manajemen teknologi dalam meningkatkan daya saing global produk agribisnis/agroindustri berorientasi produksi berkelanjutan. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sadikin I, Irawan R. 2004. Dampak pembangunan perkebunan karet-rakyat terhadap kehidupan petani di Riau. J Sosial Ekonomi Pertanian [Internet].[diunduh 2019 Mei 10]. Tersedia: https://media.neliti.com/media/publications/4006- ID-dampak-pembangunan-perkebunan-karet-rak- yat-terhadap-kehidupan-petani-di-riau.pdf.

Simon R. 2014. Outlook for rubber demand. ANRPC Annual Rubber Conference.

Sinaga BM dan Elwamendri. 2000. Perdagangan karet alam antara negara produsen utama dengan Amerika Serikat. J Sos Ekon Pertan [Internet]. [diunduh 2019 Mei 16]. Tersedia dari: https:// www.neliti.com/id/journals/soca-socioeconomics- of-agriculture-and-agribusiness.

Sirait S, Mara A, Fathoni Z. 2016. Analisis faktor- faktor yang mempengaruhi produktivitas perkebunan karet di Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun. J Sosio Ekonomika Bisnis [Internet]. [diunduh 2019 Mei 17]; 19(1):[8p.]. Tersedia dari: https://online-journal.unja.ac.id/ jseb/article/view/4960/3378.

Soleh A. 2015. Analisis ekspor dan produksi karet di

Indonesia. Ekombis Review [Internet]. [diunduh

Mei 16]; Tersedia dari: https://media.neliti. com/media/publications/43098-ID-analisis-ekspor- dan-produksi-karet-di-Indonesia-aplikasi-model- lag-terdistribusi.pdf.

Suprihatini R, Drajat B, Fajar U. 2004. Kebijakan percepatan pengembangan industri hilir perkebunan: kasus teh dan karet. Analisis Kebijakan Pertanian [Internet]. [diunduh 2019 Mei

; 2(1):54-66. Tersedia dari: http:// ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/akp/articl e/view/6970/6207.

Suprihatini. 2004. Perkembangan dan pemilihan prioritas jenis industri hilir teh Indonesia. J Sos Ekon Pertan [Internet]. [diunduh 2019 Mei 19]. Tersedia dari: https://media.neliti.com/media/ publications/43904-ID-perkembangan-dan-pemi- lihan-prioritas-jenis-industri-hilir-teh-Indonesia.pdf.

Sutardi. 1973. Metode ekonomi untuk menilai potensi profitabilitas tanaman perkebunan parenial. Salatiga (ID): Rubber Research Centre Getas.

Syaffendi MR, Rifin A, Jahroh S. 2013 Dampak penerapan kuota impor terhadap permintaan karet alam Indonesia oleh negara China. J Agribisnis Indones [Internet]. [diunduh 2019 Mei 16];

(2):125-142. Tersedia dari: http://journal.ipb. ac.id/index.php/jagbi/article/view/8847.

Syarifa LF, Agustina DS, Nancy C, Supriadi M. 2016.

Dampak rendahnya harga karet terhadap kondisi sosial ekonomi petani karet di Sumatera Selatan.

J Penelit karet [Internet]. [diunduh 2019 Mei 13];

(1):119-126. Tersedia dari: https://www.neliti. com/id/publications/125449/dampak-rendahnya-

harga-karet-terhadap-kondisi-sosial-ekonomi-

petani-karet-di-sumatera-selatan.

Widyasari et al. 2015 Peremajaan optimal karet di Perkebunan Nusantara IX (Analisis simulasi pada kebun getas). J Penelit Karet 33(1): 47-56 [Internet]. [diunduh 2019 Mei 10]; 33(1):47-56. Tersedia dari: https://media.neliti.com/media/ publications/124113-ID-peremajaan-optimal-tana man-karet-di-pt-p.pdf

Wirawan IWB, Indrajaya IGB. 2012. Pengaruh jumlah produksi karet, harga, dan investasi terhadap volume ekspor karet Indonesia 1996-2010. J Ekon Pembangn Universitas Udayana [Internet]. [diunduh 2019 Mei 10]; 1(2):93-99. Tersedia dari: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eep/article/view/20

Worldbank. 2019. Worldbank commodity price data (The pink sheet) [Internet]. [diunduh 2019 Mei 10]. Tersedia dari: http:pubdocs.worldbank.org.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/fae.v37n1.2019.25-39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Forum penelitian Agro Ekonomi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Kementerian Pertanian

Lt. III Gedung A. Kampus Penelitian Cimanggu
Jl. Tentara Pelajar No.3B, Kota Bogor-16111
Telp. (0251) 8333964 ext. 300-301, Faks.  (0251) 8314496
E-mail   : faepsekp@gmail.com
Website: http://pse.litbang.pertanian.go.id

Website design


       

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.