Kelayakan Usahatani dan Pengolahan Garut di Jawa Timur

Rini Pribadi, M. Hasanah, NFN Sudiarto

Abstract


Sentra produksi garut di Jawa Timur terbesar di Kabupaten Malang, Blitar dan Ngawi, diusahakan dengan penambangan dan jika dibudidayakan dilakukan secara sederhana.

Garut bukan merupakan penghasil utama petani, diusahakan oleh angkatan kerja muda untuk mengisi lapangan kerja. Luasan pengusahaan tanaman garut rata-rata 0,86 ha, sebagian besar diusahakan di pekarangan dan lahan Perhutani. Panen rimpang untuk keperluan pembuatan tepung dilakukan pada bulan Agustus sampai Oktober, pada saat tanaman berumur 9 sampai 10 bulan dengan cara digarpu. Pada tingkat produktivitas sebesar 10 ton, diperoleh pendapatan bersih Rp. 731.000,- dan B/C rasion 1, 57 per o,5 ha, dari kriteria ini usahatani garut layak secara finansial untuk diusahakan. Rimpang garut yang digunakkan untuk bahan baku emping dipanen pada saat umur 6 sampai 7 bulan, dipanen pada saat musim kemarau antar bulan Maret sampai Mei. Setiap 50 kg bahan baku diperoleh pendapatan kotor sebesar Rp. 56.250,- dengan B/C rasio 1,19. Setiap kluarga tani mampu mengolah sebanyak 200 kg rimpang per bulan, sehingga industri ini mampu menyumabngkan Rp.142.112,-/bulan setara dengan 56 kg beras. Penciptaan teknologi budidaya, penyimpangan rimpang dan penyimpangan emping yang baik perlu dilakukan, sehingga rimpang sebagai bahan baku emping dan pati, serta pemasaran emping dan pati garut dapat dilakukan sepanjang tahu.


Keywords


Maranta arundinacea L; usahatani; pengolahan

Full Text:

PDF

References


Adnyana, M.O. 1989. Analisis ekonomi dalam penelitian sistem usaha tani latihan meteodologi penelitian sistem usahatani Badan Litbang Pertanian Jakarta . 15 hal.

Chambers, R. 1984. Metode pintas dalam pengumpulan data sosial untuk pryek proyek pembangunan pedesaan. Agricultural and Rural Development, The World Bank. 123 hal.

Eisai Indonesia 1995. Medicinal herb index in Indonesia. P.T. Eisai 2 UI Press-john Hopkins Jakarta 160 hal.

Hosen, N.,B. Buharman, D. Nasrun, dan Z. Irfan 1998. Kelayakan usaha dan tataniaga markisa (Passidlora ligularis) di alahan

Panjang solok, Sumatra Barat Prosiding dinamika Ekonimi Pedesaandan Peningkatan Daya Sing Sektor Pertanian.Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Badan Litbang Pertanian Bogor. H : 345-356.

Kantor Menteri Negara Pangan Hortikultural dan Obat-obatan 1998. Tanaman garut. Gerakan Pemasyarakatan Sumbuer Karbohidrat Alternatif 9h.

Lingga, P. 1986. Bertanam ubi- ubian. Pember. Swadaya, jakarta 54 hal.

Pudjiono, E. 1998. Konsep pengembangan mesin untuk menunjang pengadaan pati garut Semiloka Nasional Pengembangan Tanaman Garut sebagai seumber bahan bakualternatif Industri Pangan di Malang, 27 – 28 Agustus 1998.

Sudiarto. 2002 Penyiapan teknologi tanaman sela dan pengolahan garut mendukung program pengembangan tepung alternatif.Laporan Riset Unggulan Terpadu VII Bidang Teknologi Hasil Pertanian. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Kementrian Riset dan Teknologi RI 91 hal.

Purseglove, J.W. 1972. Tropical crops-monocotyledons Longmans Green and Co. Ltd. London. P 336-342.

Villamayor, F.G., and J. Jukema. 1996. Maranttha arundinaceae L. In Flash, M., and F. Rumawas ( Editors) : Plant Reseorces of South East Asia – Plants Yielding non seed casbohydrate 9: 113 – 116.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v13n1.2002.39-52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id