Pembibitan Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) pada Beberapa Media dengan Menggunakan Sitosin Seed Plus

Ida Dwiwarni

Abstract


Pengaruh beberapa media tumbuh dan penggunaan sitosin seed plus terhadap pertumbuhan bibit jambu mente telah dipelajari di Sub Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Natar, Lampung. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap, disusun secara faktorial dengan 4 ulangan. Faktor yang diuji adalah 4 macam media tumbuh yaitu a) tanah b) tanah + pupuk kandang (1:1) c) tanah + pasir (1:1) d) pasir, dan penggunaan sitosin seed plus yaitu 1) perendaman dalam larutan sitosin seed plus 2) perendaman dalam air masing-masing selama 1 jam. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penggunaan media pasir dapat mempercepat maupun meningkatkan persentase perkecambahan. Media tanah + pupuk kandang (1:1) dapat dipakai sebagai salah satu alternatif untuk mendapatkan bibit yang baik pertumbuhannya. Penggunaan sitosin seed plus 1 cc/L tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit jambu mente. Dalam percobaan ini tidak tampak adanya pengaruh interaksi antara media tumbuh dan sitosin seed plus terhadap pertumbuhan bibit.

Keywords


Budidaya; Pembibitan; Jambu mente; Anacardium occidentale L; Sitosim seed plus

Full Text:

PDF

References


ABDULLAH, A. 1985. Jambu mente sebagai komoditi ekspor yang mempunyai harapan. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian IV (1) : 17-22

ANONYMOUS. 1978. Pedoman bercocok Tanam Jambu Mente (Anacardium occidentale L). Ditjen Perkebunan, Jakarta.

ANONYMOUS. 1982. Uraian Singkat sitosim. Penerbit PT. Yunawati Jakarta. 17hal.

ANONYMOUS. 1985. Pedoman Pembibitan Tanaman Panili. Ditjen Perkebunan Departemen Pertanian Republik Indonesia, Jakarta.

BUCKMAN, H.D. and BRADY. 1969. Ilmu Tanah. Terjemahaan Prof. DR. Soegiman. Bhratara Karya Aksara, Jakarta. 567 hal.

DARMANDONO, 1977. Persiapan Tanah Pesemaian Cengkeh. Sajian Kertas Kerja pada Diskusi Cengkeh II. Sindikat Perkebunan Jawa Tengah & DIJ.

HOBIR dan M. HASANAH. 1988. Penatapan media tumbuh dan lamanya pengujian viabilitas benih jambu mente. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat III (2) : 58-61.

MARDJONO, R. 1981. Pengaruh letak biji jambu mente terhadap pertumbuhannya. Pemberitaan Littri (39): 15-18.

MANURUNG, S.D., F. MUHADJIR dan P. BANGUN. 1983. Status dan potensi hormon pengatur tubuh pada padi. Risalah Lokakarya Penelitian Padi. Puslitbangtan. Hal. 67-87.

RUSSEL, E.W. 1978. Soil Condition and Plant Growth. 1othed. Longman, London. 849 p.

SARIEF, E.S. 1985. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana, Bandung. 181 ha.

SADJAT. S. 1975. Proses Metabolisme Perkecambahan Benih. Dasar-dasar Teknologi Benih. Departemen Agronomi, Fakultas Pertanian. IPB




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v5n2.1990.85-91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id