Penyakit Sumatera Desease Pada Tanaman Cengkeh

RI - UK Clove Desease Project

Abstract


Beberapa hama dan penyebab telah dianjurkan untuk penyakit mati missal pada tanaman cengkeh di Indonesia yaitu mati bujang, Die back (I & II), penyakit layu dan lain-lain. Istilah “Sumatera Disease” (SD) pertama kali digunakan pada permulaan tahun 1971 untuk menjalankan sebaik-baiknya mengenai kerusakan yang menimpa tanaman cengkeh di Sumatera Barat. Sejak itu, penyakit tersebut telah menyebar diantaranya telah ditemukan di beberapa daerah Sumatera dan jawa Barat, dan ini kemungkinan bahwa penyakit cengkeh yang pernah dilukiskan pada laporan terdahulu merupakan penyebab yang umum. Pemberantasan SD sekarang ini telah dengan mantap dirintis, dan meskipun penyakit-penyakit lain dapat saja muncul pada beberapa daerah, tetapi SD merupakan penyakit yang mengkhawatirkan dan menyebabkan penyakit tersebut secara luas di Sumatera dan Jawa Barat. Laporan ini menjelaskan bagaimana mengenal penyakit tersebut dan memberikan secara terperinci hasil dari pada penelitian yang sedang berlangsung

Keywords


Penyakit; Sumatera Desease; Cengkeh; Atsiri

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v1n2.1986.1-8

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id