AKTIVITAS NEMATISIDAL BEBERAPA EKSTRAK TANAMAN OBAT DAN AROMATIK TERHADAP Meloidogyne sp. PADA JAHE

Setyowati Retno Djiwanti, Supriadi .

Abstract


Pengendalian nematoda dengan senyawa kimia asal tanaman cukup prospektif. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi aktivitas nematisidal 13 macam ekstrak tanaman obat dan aromatik (TOA) terhadap mortalitas juvenil (J2) Meloidogyne sp. di laboratorium dan enam formula pestisida nabati (minyak cengkeh, serai wangi, kayu manis, mimba, dan temulawak) terhadap populasi Meloidogyne sp. pada akar tanaman jahe di rumah kaca. Pengujian aktivitas nematisidal di laboratorium dilakukan dengan merendam J2 Meloidogyne sp. dalam 0,5-1,0% larutan ekstrak TOA selama satu jam kemudian diamati persentase kematiannya. Pengujian keefektifan formula pestisida nabati di rumah kaca dilakukan dengan menyiramkan 100 ml larutan pestisida nabati (1,5-2,0%) pada perakaran tanaman jahe yang telah diinokulasi dengan J2 Meloidogyne sp. (800 ekor tanaman-1). Aplikasi penyiraman pestisida nabati diulang tiga kali setiap tujuh hari, dimulai pada saat inokulasi nematoda. Rancangan penelitian adalah Rancangan Acak Kelompok dengan tiga ulangan pada penelitian laboratorium, dan dua ulangan (setiap ulangan terdiri dari 10 tanaman) pada penelitian rumah kaca. Ekstrak daun cengkeh, daun serai wangi, dan biji mengkudu pada konsentrasi 1,0% menyebabkan 100% kematian J2 Meloidogyne sp.; perlakuan ekstrak mahkota dewa, brotowali, sambiloto, jarak, kunyit, kacang babi, kenikir, legundi, cabe jawa, dan babadotan sama sekali tidak menyebabkan kematian J2. Empat dari enam jenis formula pestisida nabati yang diuji, yaitu minyak cengkeh + serai wangi, serai wangi + asam salisilat, cengkeh + serai wangi + asam salisilat, dan cengkeh + serai wangi + mimba efektif menekan lebih dari 50% populasi Meloidogyne sp. sebanding dengan karbofuran (69,70%). Namun, aplikasi tersebut menghambat pertumbuhan tanaman kecuali pada aplikasi serai wangi + asam salisilat.

Keywords


Meloidogyne sp.; ekstrak tanaman; minyak atsiri; aktivitas nematisidal; jahe

Full Text:

PDF

References


Abbas, S., S. Dawar, M. Tariq, and M.J. Zaki. 2009.Nematicidal activity of spices against Meloidogyne javanica (Treub) Chitwood. Pak. J. Bot. 41(5):2625-2632.

Agbenin, N.O., A.M. Emechebe, P.S. Marley, and A.D.Akpa. 2005. Evaluation of nematicidal action of some botanicals on Meloidogyne incognita in vivo and in vitro. Journal of Agriculture and Rural Development in the Tropics and Subtropics. 106 (1): 29-39.

Ahmad, F., M.A. Rather, and M.A. Siddiqui. 2010.Nematicidal activity of leaf extracts from Lantana camara L. against Meloidogyne incognita (Kofoid and White) Chitwood and its use to manage roots infection of Solanum melongena L. Braz. Arch. Biol. Technol. 53(3): 543-548.

Anon. 2009. CEKAM dan CEES efektif sebagai anti bakteri, antijamur, antinyamuk, dan antirayap. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 31(3): 5-6.

Anon. 2010. Potensi mengkudu sebagai pestisida nabati. http://richyourdreams.blogspot.com/2010/ 01/ potensi-mengkudu-sebagai-pestisida. html. [15 Januari 2010].

Asyiah, I.N., E. Yulinah, M. Sutisna, dan Buchari. 2005. Pengaruh berbagai ekstrak metanol tumbuhan terhadap mortalitas juvenil instar-2 dan penetasan telur nematoda sista kentang (Globodera rostochiensis). Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 11: 30-37.

Balfas, R. dan M. Willis. 2009. Pengaruh ekstrak tanaman obat terhadap mortalitas dan kelangsungan hidup Spodoptera litura F. (LEPIDOPTERA, NOCTUIDAE). Bul. Littro. 20(2): 148-156.

Bunt, J.A. 1975. Effect and mode of action of some systemic nematicides. Dissertation. Wageningen Agric. Univ. 128 p.

Chitwood, D.J. 2002. Phytochemical based strategies for nematode control. Ann. Rev. Phytopathol. 40: 221-249.

Efri dan T.N. Aeny. 2004. Keefektifan ekstrak mengkudu pada berbagai konsentrasi terhadap penghambatan pertumbuhan bakteri Ralstonia sp. secara in vitro. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika. 4: 83-88.

Grainge, M. and S. Ahmed. 1988. Hand Book of Plants with Pest Control Properties. John Wiley and Sons, New York. 470 p.

Hartati, S.Y., Supriadi, dan N. Karyani. 2009. Efikasi formula minyak atsiri dan bakteri antagonis terhadap penyakit layu bakteri pada tanaman jahe. hlm 233-238. Prosiding Simposium V Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor, 14 Agustus 2009.

Hussain, M.A., T. Mukhtar, and M.Z. Kayan. 2011. Efficacy evaluation of Azadirachta indica, Calotropis procera, Datura stramonium, and Tagetes erecta against root-knot nematodes Meloidogyne incognita. Pak. J. Bot. 43: 197-204.

Ibrahim, S.K., A.F. Traboulsi, and S. El-Haj. 2006. Effect of essential oils and plant extracts on hatching, migration and mortality of Meloidogyne incognita. Phytopathol. Mediterr. 45: 238-246.

Khan, A, M. Sayed, S.S. Shaukat, and Z.A. Handoo. 2008. Efficacy of four plant extracts on nematodes associated with papaya in Sindh Pakistan. Nematol. Medit. 36: 93-98.

Kong, J.O., S.M. Lee, Y.S. Moon, S.G. Lee, and Y.J. Ahn. 2007. Nematicidal activity of cassia and cinnamon oil compounds and related compounds toward Bursaphelenchus xylophilus (Nematoda: Parasitaphelenchidae). J. Nematology. 39(1): 31-36.

Mustika, I. dan A. Rachmat. 1994. Efikasi beberapa macam produk cengkeh dan tanaman lain terhadap nematoda lada. hlm. 49-55. Prosiding Seminar Hasil Penelitian dalam Rangka Pemanfaatan Pestisida Nabati. Bogor, 1-2 Desember 1993.

Nazli, R., M. Akhter, S. Ambreen, A.H. Solangi, and N. Sultana. 2008. Insecticidal, nematicidal, and antibacterial activities of Gliricidia sepium. Pak. J. Bot. 40(6): 2625-2629.

Oka, Y., S. Nacar, E. Putieusky, U. Ravid, Y. Zohara, and Y. Spiegal. 2000. Nematicidal activity of essential oils and their components against the root-knot nematode. Phytopathology. 90: 710-715.

Pegg K.G., M.L. Moffet, and R.C. Colbran. 1974. Diseases of ginger in Queensland. Advisory Leaflet No. 1284. Division of Plant Industry, Queensland Department of Primary Industries, Brisbane, Australia.

Ravanel, P., M. Tissout, and R. Douce. 1982. Uncoupling activities of chalcones and dihydrochalcones on isolated mitochondrial from potato tubers and mungbean hypocotyls. Phytochemistry. 21: 28-45.

Sangwan, N.K., K.S. Dhindsa, K.K. Verma, and B.S. Verma. 1990. Nematicidal activity of some essential plant oils. Pestic. Sci. 28: 331-335.

Satwadhar, P. N., H.W. Deshpande, S. I. Hashmi, and K.A. Syed. 2011. Nutritional composition and identification of some of the bioactive components in Morinda citrifolia juice. Int J Pharm Pharm Sci. 3(1): 58-59.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v23n2.2012.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id