PENGARUH SUHU DAN MEDIA PERKECAMBAHAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PURWOCENG UNTUK MENENTUKAN METODE PENGUJIAN BENIH

Devi Rusmin, Faiza C Suwarno, Ireng Darwati, Satriyas Ilyas

Abstract


Informasi tentang metode pengujian benih purwoceng (Pimpinella pruatjan) masih terbatas, terutama kebutuhan suhu dan media perkecambahan yang tepat. Percobaan bertujuan untuk mengetahui suhu dan media perkecambahan yang tepat dalam pengujian daya berkecambah benih purwoceng. Percobaan dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi Tanaman, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor,sejak Maret sampai Mei 2009. Percobaan disusun dalam rancangan petak terbagi dengan tiga ulangan. Sebagai petak utama adalah suhu perkecambahan yang terdiri atasdua taraf (1) 18-200C (T1), dan (2) 23-250C (T2). Sebagai anak petak adalah lima jenis media (1) media kertas stensil/CD (cross-machine direction) (M1), (2) media pasir (M2), (3) media tanah (M3), (4) campuran media tanah dan kompos (1:1) (M4), dan (5) campuran media tanah, pasir dan kompos (1:1:1) (M5), sehingga diperoleh 30 kombinasi perlakuan. Hasil percobaan menunjukkan suhu perkecambahan 23-250C dengan media kertas stensil merupakan kombinasi perlakuan terbaik untuk metode pengujian viabilitas dan vigor benih purwoceng, berdasarkan nilai daya berkecambah (44%), potensi tumbuh maksimum (45,33%), indeks vigor (23,33%), dan kecepatan tumbuh (0,97% etmal-1).


Keywords


Pimpinella pruatjan; suhu; media; perkecambahan benih; viabilitas

Full Text:

PDF

References


Copeland LO and MB McDonald. 1995. Seed science and technology. Washington: Chapman & Hall. Thomson Publishing. 408 p.

Gairola KC, AR Nautiyal and AK Dwivedi. 2011. Effect of Temperatures and germination Media on Seed Germination of Jatropha curcas Linn. Adv. Biores. 2 [2]: 66-71.

Kumar R and S Sharma. 2012. Effect of light and temperature on seed germination of important medicinal and aromatic plant in North Western Himalayas. Int. J. Arom. Plants. 2 (3): 468-475.

Lee YJ and CM Yang. 1999. Effect of temperature and substrate medium on seed germination of Lilium formosanum Wall. J Agric Assoc Chin 187: 10-19.

Lee LA and PB Goodwen. 2006. Development, germination and dormancy of Actinotus helianthi (flannel flower) Seeds. Final Research Report for The Australian Flora Foundation Research Grant 1993. Departement of Crops Sciences, Univ. of Sydney. 17 hlm.

Murniati E dan M Suminar. 2006. Pengaruh jenis media perkecambahan dan perlakuan pra perkecam-bahan terhadap viabilitas benih mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan hubungannya dengan sifat dormansi. Bul. Agron. 34: 119-123.

Nazimah. 2010. Pengaruh kemasan dan periode simpan serta invigorasi terhadap viabilitas dan vigor benih purwoceng (Pimpinella pruatjan Molk.) (tesis). Program Pasca Sarjana, IPB. Bogor. 68 hlm.

Probert RJ. 2000. The role of temperature in the regulation of seed dormancy and germination. dalam Seeds: The Ecology of Regeneration in Plant Communities, 2nd edition(ed. M. Fenner). CAB International. hlm. 261-292.

Rofik A dan E Murniati. 2008. Pengaruh perlakuan deoperkulasi benih dan media perkecambahan untuk meningkatkan viabilitas benih aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr). Bul. Agron. 36: 33-40.

Sadjad S. 1993. Dari Benih Kepada Benih. Gramedia. Jakarta. 144 hlm.

Serhat M and Z Mut. 2007. Modeling the effect of temperature and duration of seed germination in grain legumes and cerreals. American Journal of Plant Physiology2 (5): 303-310.

Setyaningsih MC. 2002. Pengaruh tingkat masak, penyimpanan dan invigorasi terhadap perubahan fisiologis benih adas (Foeniculum vulgare Mill) (tesis). Program Pasca sarjana, IPB Bogor. 63 hlm.

Singh S, P Singh, DC Sanders and TC Wehner. 2001. Germination of watermelon seeds at low temperature. Cucurbit Genetics Cooperative Report 24:59-64

Sukarman, D Rusmin dan Melati. 2007. Studi peningkatan viabilitas benih purwoceng. Laporan Teknis. Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Bogor. 388 hlm.

Sutarno H dan NW Utami. 2007. Suhu kardinal perkecambahan biji Brucea javanica (L.) Merr. dan respon fisiologi pengeringan bijinya. Biodiversitas 8(2): 138-140.

Sutopo L. 2000. Teknologi Benih. Jakarta: Rajawali Press. 248 hlm.

Suwarno FC dan I Hapsari. 2008. Studi alternatif substrat kertas untuk pengujian viabilitas benih dengan metode uji UKDPdp. Bul. Agron. 36: 84-91.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v25n1.2014.45-51

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id