PENGARUH PUPUK HIJAU KUBIS-KUBISAN TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN PERKEMBANGAN PENYAKIT LAYU BAKTERI JAHE

Agus Ruhnayat, Sri Yuni Hartati, Otih Rostiana

Abstract


Tanaman dari famili Brasicaceae (kubis-kubisan) selain dapat digunakan sebagai pupuk hijau juga dapat berperan sebagai biofumigan yang dapat menekan bakteri Ralstonia solanacearum, penyebab penyakit layu pada jahe. Penelitian bertujuan untuk mengobservasi pengaruh pupuk hijau enam jenis kubis-kubisan (sawi tanah, selada air, caisin, kubis, brokoli dan lobak) terhadap pertumbuhan jahe dan perkembangan penyakit layu. Penelitian dilaksanakan sejak Juni 2010 sampai April 2011, di Kebun Percobaan Cimanggu, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor. Keenam jenis pupuk hijau tersebut diaplikasikan pada jahe yang ditanam di dalam polibag. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok dengan delapan perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa aplikasi pupuk hijau kubis-kubisan (brokoli dan lobak) dapat memperbaiki pertumbuhan dan meningkatkan produksi rimpang jahe (26,27 dan 33,13%). Namun, pengaruh biofumigan dari tanaman kubis-kubisan yang diuji belum terlihat secara nyata terhadap perkembangan penyakit layu bakteri.

Keywords


Zingiber officinale; Ralstonia solonacearum; pupuk hijau; biofumigan; glukosinolat

Full Text:

PDF

References


Allen C, P Prior and AC Hayward. 2005. Bacterial Wilt Disease and the Ralstonia solanacearum. Species Complex. The American Phytopathological Society. St. Paul, Minnesota USA. 510 p.

Dewick PM. 1997. Medicinal Natural Products A Biosynthetic Approach. John Wiley & Sons. 465 p.

Djauhariya E dan Hernani. 2004. Gulma berkhasiat obat. Swadaya, Jakarta. 128 p.

Heyne K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia. Jilid 2. hlm 830-837. Badan Litbang Kehutanan, Jakarta.

Johnson H and B Shaffer. 2003. Prevention of Soil Borne Pests in Organic Edible Ginger. Case Study: Sustainable Agriculture in Hawaii. 4 p.

Kirkegaard JA and M Sarwar, M. 1998. Biofumigation potential of brassicas. Plant and Soil, 201(1), 71-89.

Kirkegaard JA, BJ Smith, and MJ Morra. 2001.Biofumigation: Soil-Borne Pest and Disease Suppression by Brassica Roots. p. 416-417. Proc. The 6th Symposium of the International Society of Root Research. Nagoya, Japan, 11-15 November 2001

Manici LM, L Lazzeri, G Baruzzi, O Leoni, S Galleti and S. Palmieri. 2000. Suppressive Activity of Some Glucosinolates and Their Enzymes Derived Products toward Plant Pathogenic Fungi. Journal of Agriculture and Food Chemistry 45: 2768-2773.

Mazzola M, J Brown, AD Izzo and MF Cohen. 2007. Mechanism of Action and Efficacy of Seed Meal- Induced Pathogen Suppression Differ in A Brassicaceae Species and Time-dependent Manner. Phytopathology, 97: 454-460.

Morra MJ dan JA Kirkegaard. 2002. Isothiocyanate Release from Soil Incorporated Brassica Tissues. Soil Biology & Biochemistry, 34: 1683-1690.

Rahardjo M. 2012. Beberapa Faktor yang Berpengaruh terhadap Kadar Minyak Atsiri Rimpang Jahe. Bunga Rampai Inovasi Tanaman Atsiri Indonesia : 64-167.

Rosa EAS and PMF Rodriguez. 1999. Towards More Sustainable Agriculture System: The Effect of Glucosinolates on The Control of Soil-Borne Diseases. Journal of Horticultural Science and Biotechnology 74: 667-674.

Rosita SMD, O Rostiana, Supriadi, SY Hartati, M Yusron, Kosasih dan N Karyani. 2010. Penggunaan Biofumigan untuk Menekan Populasi R. solanacearum. Laporan Kegiatan Penelitian. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 14 hlm. (Tidak dipublikasikan).

Ruhnayat A dan SY Hartati. 2014. Peningkatan Produksi Rimpang dan Ketahanan Tanaman Jahe terhadap Penyakit Layu Bakteri melalui Imbangan Hara dan Kompos Tanaman Elisitor. Bul. Littro 25(1): 27-36.

Subbarao KV and JC Hubbard. 1999. Evaluation of Broccoli Residue Incorporation into Field Soil for Verticilium Wilt Control in Cauliflower. Plant Disease 83: 124-129.

Yamane A, J Fujikura, H Ogawa and J Mizutani. 1992. Isothiocyanates Asallelopathic Compounds from Rorippa indica Hiem. (Cruciferae) Roots. Journal of Chemical Ecology 18: 1941-1954.

Yulianti T dan Supriadi. 2008. Biofumigan untuk Pengendalian Patogen Tular Tanah Penyebab Penyakit Tanaman yang Ramah Lingkungan. Perspektif. Review Penelitian Tanaman Industri 7(1): 20-34.

Supriadi, K Mulya dan D Sitepu. 2000. Strategy for Controlling Wilt Disease of Ginger Caused by Pseudomonas solanacearum. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian 19(3): 106–111.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v25n2.2014.101-109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id