IDENTIFIKASI PEMALSUAN MINYAK NILAM DI RANTAI TATANIAGA

Ma’mun Ma’mun

Abstract


Pemalsuan dalam perdagangan minyak atsiri telah dilakukan sejak jaman dahulu, yaitu dengan cara menambahkan bahan-bahan asing kedalam minyak atsiri dengan maksud menambah volume, berat minyak atau memenuhi persyaratan mutu tertentu. Bahan-bahan yang biasa dicampur-kan kedalam minyak atsiri diantaranya adalah minyak lemak, minyak tanah, minyak terpentin, minyak keruing dan pelarut organik. Telah dilakukan percobaan di Laboratorium Fisiologi Hasil, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, mulai Januari sampai Maret 2003, untuk mengidentifikasi adanya bahan-bahan pemalsu dalam minyak nilam. Sampel-sampel yang digunakan berasal dari beberapa penyuling, pedagang pengumpul dan eksportir, masing-masing sebanyak lima sampel. Metode identifikasi dilakukan sesuai dengan International Standard Organization. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa sampel-sampel yang berasal dari penyuling dan pedagang pengumpul sebanyak 40 % mengandung lemak, 40 % mengandung minyak keruing dan 20 % mengandung pelarut organik. Sementara ditingkat eksportir tidak ditemukan adanya bahan pemalsu yang terkandung dalam minyak nilam.


Keywords


Minyak nilam; pemalsuan; identifikasi.

Full Text:

PDF

References


Anonymous, 2003. Minyak nilam.Rancangan Standar Nasional Indonesia, Minyak Nilam. Badan Standar Nasional. H. 1-5.

Brahmana, H.R., 1991. Pengaruh penambahan minyak kruing dan besi oksida terhadap mutu minyak nilam. Komunikasi Penelitian, Vol.3(4), FMIPA Universitas Sumatera Utara. h 332-341.

Guenther, E., 1952. The Essential Oils, vol.5, Van Nostrand Reinhold Company, p 262.

Manurung, T.R., 2002. Peluang dan hambatan dalam peningkatan ekspor minyak atsiri. Workshop Nasional Minyak Atsiri, Direktorat Jenderal Industri dan Dagang Kecil Menengah. h 1-7.

Moestofa, A., 1998. Pengolahan minyak atsiri. Pelatihan Peningkatan Mutu Olahan Hasil Hutan Bukan Kayu Berorientasi Ekspor. Deperindag. h 1-14.

Narpati, D., 2000. Prospek dan kendala ekspor nilam. Gelar Teknologi Pengolahan Gambir dan Nilam. Balittro-BPTP Sukarami. h 1-11.

Sait, S., 1978. Identifikasi bahan-bahan pemalsu didalam minyak-minyak atsiri ekspor. Prosiding Seminar Minyak Atsiri-III, Balai Penelitian Kimia. h 319-324.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v14n1.2003.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id