KONSERVASI IN VITRO PANILI (Vanilla planifolia Andrews.) MELALUI PERTUMBUHAN MINIMAL

Deliah Seswita, Amalia Amalia, Endang Hadipoentyanti

Abstract


Penelitian mengenai konservasi tanaman panili secara in vitro melalui pertumbuhan minimal telah dilakukan dari bulan April 1998 sampai bulan Oktober 2000 di laboratorium kultur jaringan Kelti Plasma Nutfah dan Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Bogor. Bahan tanaman yang digunakan adalah setek satu buku dari tanaman panili aseptik klon 1 yang telah tersedia dalam botol kultur. Penelitian penyimpanan ini dilakukan pada media dasar Murashige dan Skoog dengan pengenceran media dasar menjadi 3/4 MS, ½ MS, 1/4 MS serta kontrol yaitu media MS penuh. Ke dalam media ditambahkan zat pengatur tumbuh BA 2,5 mg/l. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap, terdiri dari tiga ulangan dan lima botol setiap ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pengenceran media dasar yang dilakukan mampu menekan pertumbuhan biakan selama periode penyimpanan dan sampai 30 bulan masih mampu tumbuh. Planlet yang telah disimpan selama 24 bulan yang ditumbuhkan kembali pada media dasar (MS + BA 2,5 mg/l ) masih dapat membentuk tunas dengan jumlah tunas terbanyak diperoleh pada perlakuan pengenceran 3/4 MS + BA 2,5 mg/l yaitu sebanyak 7,15 dan tinggi tanaman sebanyak 1,21 cm. Penelitian ini selain mampu mengurangi frekuensi subkultur ke media baru juga dapat menjaga stabilitas kultur. Teknik ini dapat dimanfaatkan untuk pelestarian plasma nutfah yang efisien, disamping sebagai bahan pertukaran dan memudahkan transportasi benih.

 

 


Keywords


Vanilla planifolia; konservasi; pertumbuhan minimal

Full Text:

PDF

References


Bermawie, N., E.A., Hadad, B.Martono, N. Ajijah dan Taryono,

Plasma Nutfah dan Pemuliaan. Dalam Monograf jahe. Penyunting D. Sitepu et al.,Balittro.

Direktorat Jenderal Perkebunan, 2000.Statistik Perkebunan Panili

Indonesia. Jakarta 30 h.

Gati, E. dan I. Mariska, 1997. Kultur in vitro sebagai metode pelestarian tumbuhan obat langka. Buletin Plasma Nutfah Komisi Nasional Plasma Nutfah. Departemen II (1) :1-8.

Mariska, I., Suwarno dan D.S.Damardjati, 1996. Pengembangan konservasi in vitro sebagai salah satu bentuk pelestarian plama nutfah di dalam Bank Gen. Makalah pada seminar sehari penyusunan konsep pelestarian ex-situ plasma nutfah pertanian di

Bogor, 18 Desember 1996. 20 hal.

Nitche. W., 1983. Germplasm presentation. p.282.80 s. In D.A. Evans, W.R. Sharp. P.V. Amisato and Y. Yamada (Eds) Handbook of plant cell culture I. Technicques for Propagation and Breeding. Macnilas Publishing New York.

Rusli, S dan N. Nurjanah, 1987.Masalah mutu panili Indonesia. Edsus, Littro. III (2) : 124-130.

Seswita, D. dan Amalia, 1999. Koleksi dan konservasi tanaman panili secara in vitro. Laporan Teknis Balittro, Bogor. 4- hal.

Seswita, D. E. Hadipoentyanti dan N.Ajijah, 2001. Multiplikasi tunas panili hasil regenerasi kalus secara in vitro. Makalah disampaikan pada Kongres IV dan Simposium Nasional PERIPI, tanggal 23-24

Nopember 2001 di Yogyakarta.

Tombe, M. dan D. Sitepu, 1997.Penyakit tanaman panili di Indonesia (Eds). LITTRO. Vol. III (2) : 103-107.

Houwe, van de I., D. De Smet, H.Tjenas du Montee and R. Swennen,

Variability in storage potential of banana shoot culture under medium term storage condition. Plant cell, tissue and organ culture 42 : 269-274.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v14n1.2003.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id