PENGARUH SEKAM DAN ABU SEKAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KEMATIAN TANAMAN PANILI (Vanilla planifolia Andrews) DI PEMBIBITAN

Azmi Dhalimi

Abstract


Penelitian telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Cimanggu, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat mulai bulan April sampai dengan Agustus 1997, bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan sekam dan abu sekam terhadap pertumbuhan dan tingkat kematian tanaman. Perlakuan yang diuji adalah (1) dosis sekam yang terdiri atas 0, 50, 100, dan 200 g/ polibag; (2) abu sekam yang terdiri atas 0, 50, 100 dan 200 g/polibag, sehingga diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Setiap polibag berisi 4 kg, terdiri atas campuran tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Penelitian mengguna- kan rancangan Acak Kelompok faktorial yang diulang 3 kali dengan 4 tanaman/ perlakuan.  Secara tunggal penggunaan 50 g sekam/polibag dan 50 g abu sekam/polibag berpengaruh baik terhadap pertumbuhan bibit panili, namun dengan tingkat kematian tinggi. Disarankan  untuk  menggunakan 200 g sekam/polibag atau 100 g abu sekam/ polibag untuk memperoleh pertumbuhan yang cukup baik dengan tingkat kematian relatif kecil.

Keywords


Vanilla planifolia Andrews; sekam; abu sekam

Full Text:

PDF

References


Buckman, H.O. dan N. C. Brady, 1982.Ilmu Tanah. Bhratara. Terjemahan Dr. Soegiman. Penerbit Bhratara Karya Aksara – Jakarta : 787 h.

Direktorat Jenderal Perkebunan, 2002.Statistik Perkebunan Indonesia

– 1997. Panili. Jakarta. 23 h.

Gardner. P., R. B. Pearce, and R. L.Mithell, 1991. Physiology of Crop Plant. Diterjemahkan Herawati Susilo. Universitas Indonesia. – Press. 428 h.

Hare, R., 1989. Heat Effect in Living Plant. Forest Service, US Department. of Agriculture. 42 pp.

Kemala. S., 1998. Sejarah dan pengembangan panili. Monograf Panili. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Badan Litbang Pertanian. h : 1 – 5.

Lawani, M., 1995. Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Panili. Kanisius Yogyakarta. 112 h.

Marhaeni, D. R. H., 1984. Kecepatan dekomposisi bahan organik dan sekam padi pada contoh tanah latosol. Masalah Khusus. Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. 27 h.

Marschner, H., 1986. Mineral Nutrition of Higher Plant. Academic Press. London. 649 pp.

Mulyanto, H., 1995. Pemamfaatan beberapa jenis abu sebagai alternatif sumber K untuk media pembibitan kopi Robusta. Skripsi. Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. 54 h.

Prawiranata, W., S. Harran dan P.Tjondronegoro, 1991. Dasar-dasar fisiologi tumbuhan. Jilid II. Departemen Botani. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 224 h.

Rosman, R., S. Yahya and M. I.Marpaung, 1995. The effect of the ash from oil palm bunch and micro foliar fertilizer on growth of vanilla stem cutting. Central Research Institute for Industrial Crop 1(3) :136 – 144.

Ruhnayat, A. dan R. Rosman, 1993.Respon setek panili terhadap pemberian pupuk N, P dan K. Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat : 8 (2) : 75 – 79.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v14n2.2003.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id