ANALISIS TITIK IMPAS HARGA DAN SISTIM PEMASARAN PADA INDUSTRI MINYAK BUAH MERAH (Pandanus conoideus LAMK)

JT. Yuhono, Ekwasita Rini Pribadi

Abstract


Permasalahan utama dalam industri minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk) adalah harga jual yang sangat tinggi, berkisar antara Rp 300.000,- sampai dengan  Rp 1.000.000,- per liter, dan sistem pemasaran-nya yang kurang efisien. Padahal harga bahan bakunya cukup murah, sedangkan jumlah lem-baga tataniaga yang terlibat relatif sedikit. Un-tuk mengetahui besarnya biaya yang dibutuh-kan memproduksi satu liter minyak buah merah dan kendala dalam pemasarannya dilakukan penelitian, berjudul : ”Analisis titik impas dan sistem pemasaran pada industri minyak buah merah (Pandanus conoideus Lamk)”. Peneli-tian dilakukan di daerah sentra industri peng-olahan di Kecamatan Sentani Kabupaten Jaya-pura dan Kecamatan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Propinsi Papua, sejak Januari 2006 sampai dengan Desember 2006. Tujuan pene-litian untuk mengetahui titik impas harga yang terjadi pada pengolahan setiap liter minyak buah merah, dan efisiensi sistem pemasaran-nya. Penelitian menggunakan metode survey. Penentuan responden industri dan petani diten-tukan secara sengaja (purposive sampling). Untuk mengetahui harga pokok proses satu liter minyak buah merah digunakan analisis titik impas, sedangkan untuk mengetahui efi-siensi sistem pemasarannya digunakan analisis margin pemasaran dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk memproses atau menghasilkan satu liter minyak buah merah, hanya dibutuhkan biaya sebesar Rp 107.810,-. Nilai tersebut jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga jual yang terjadi di pasaran umum. Selain itu sistem pemasarannya dinilai kurang efisien, bagian harga yang diterima petani pengolah minyak buah merah hanya sebesar 35,42 % dari harga jual pedagang antar pulau, dan bagian harga yang diterima pedagang tingkat kecamatan hanya 50% dari harga jual pedagang antar pulau. Salah satu upaya untuk meningkatkan bagian harga yang diterima petani adalah dengan cara memutus salah satu pedagang tingkat kecamatan atau menjual langsung ke pedagang tingkat kabupaten.


Keywords


Minyak buah merah, titik impas harga, sistem pemasaran

Full Text:

PDF

References


Baransano, P., 1993. Studi deskriptif tentang buah merah (Pandanus conoi- deus Lamk) di Kabupaten Jayawijaya Irian Jaya, Skripsi S1, Universitas Cendrawasih, Jayapura (tidak dipub- likasikan). 68 hal.

Budi I.M., dan F. R. Paimin, 2004. Buah merah. Penebar Swadaya. Jakarta. 75 hal.

Hernanto, F., 1989. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya. Jakarta. 309 hal.

Heyne, K., 1978. Tumbuhan berguna Indonesia. Edisi ke 1. Koperasi Kar- yawan Departemen Kehutanan Wa- nabakti, Jakarta. hal. 115 – 129

Kariyasa, K. dan M. O. Adnyana, 1994. Analisis kelayakan finansial usahatani jagung di Propinsi Jawa Tengah. Pus- litbangtan Bogor. 21 hal.

Kore, G.I., 2002. Variasi Pandanus dan Pemanfaatannya oleh masyarakat Ayamaru. Skripsi Sarjana Kehutanan Universitas Manokwari (tidak dipub- likasikan). 78 hal.

-------------, 2004. Mengenal potensi dan manfaat buah merah. Balai Pengkaji- an Teknologi Pertanian Papua, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Papua. 27 hal.

Kotler P. dan G. Amstrong, 2001. Prinsip- prinsip pemasaran. Jilid 1. Penerbit Erlangga. Jakarta. 515 hal.

Lebang, A., Amirudin, J. Limbongan, G.I.Kore, S. Pambunan dan I. M. Budi,2004. Usulan pelepasan buah merah Mbarugum. Kerjasama BPSB Ta- naman Pangan dan Hortikultura Prop Papua, BPTP Prop. Papua dan Uni-versitas Cenderawasih Jayapura. 24 hal.

Limbong, W. H. dan P. Sitorus, 1987. Pengantar tataniaga pertanian. Bahan Kuliah Jurusan Sosial Ekonomi Per- tanian. Fakultas Pertanian IPB. Bo- gor. (tidak dipublikasikan). 56 hal.

Mubyarto, 1979. Pengantar Ekonomi Pertanian. Lembaga Penelitian, Pen- didikan dan Penerangan Sosial Eko- nomi. PT. Intermasa Jakarta. 243 hal.

Nasir, M., 1988. Metode Penelitian. Ghalia. Jakarta. 622 hal.

Nainggolan, D., 2001. Aspek ekologis kultivar buah merah panjang (Pan- danus conoideus Lamk) di daerah dataran rendah Manokwari. Skripsi Sarjana Kehutanan UNIPA Manok- wari (tidak dipublikasikan). 75 hal.

Penebar Swadaya, 2005. Kanker vs buah merah. Jakarta. 64 hal.

Ravallion M., 1986. Testing market in- tegration. American Journal of Eco- nomic N.Y. 68 (1). Pp. 102-109.

Sadsoeitoeboen, M. J., 1999. Pandana- ceae : Aspek botani dan etnobotani dalam kehidupan suku Arfak di Irian Jaya. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor (tidak dipublika- sikan). 96 hal.

Soetrisno, Ph., 1982. Dasar-dasar Evalu- asi Proyek. Dasar-dasar Perhitungan, Teori dan Studi Kasus. Andi Ofset. Yogyakarta. 332 hal.

Supriatna, S.A., U. Niko Rambitan, D. Sumangat dan N. Nurdjanah, 2004. Analisis Sistim Perencanaan Model Pengembangan Agro Industri Mi- nyak Daun Cengkeh : Studi Kasus di Sulawesi Utara. Buletin Tanaman Rempah dan Obat Vol. XV (1). Bogor. hal. 1-18.

Yahya, M. H. dan B.T.W. Wiryanto,2005. Khasiat dan manfaat buah merah. Agro Media Pustaka. 84 hal.

Yomaki, N.A.P., 1997. Analisa biji buah merah (Pandanus conoides). Skripsi Program Studi Kimia. Universitas Cendrawasih, Jayapura. (tidak di- publikasikan). 51 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v18n2.2007.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id