ANALISIS PENDAPATAN DAN DAYA SAING USAHATANI AKAR WANGI DI KABUPATEN GARUT

JT. Yuhono

Abstract


Penelitian mengenai analisis penda-patan usahatani dan daya saing pengolahan minyak akar wangi telah dilakukan di Garut sejak Juli sampai dengan Agustus 2007. Tujuan penelitian untuk mengetahui pendapatan petani akar wangi, keunggulan komparatif dan kom-petitifnya di pasar internasional. Penelitian menggunakan metode survey. Untuk meng-analisis keunggulan komparatif digunakan har-ga bayangan (pseudo price), sedangkan untuk menganalisis keunggulan komparatif diguna-kan harga aktual yang terjadi. Data dianalisis dengan analisis input - output, benefit cost ratio dan analisis biaya sumber daya domestik (BSD) atau domestic resource cost (DRC). Di-tentukan dua desa sentra tanaman dan sentra industri penyulingan minyak akar wangi yaitu di desa Sukamukti dan Sukakarya. Hasil yang diperoleh adalah keuntungan bersih di desa Sukamukti Rp 12.417.500,-/ha/tahun dan          Rp 11.047.500,-/ha/tahun bila ditanam secara monokultur dengan B/C ratio 1,8. Hasil analisis BSD menunjukkan bahwa industri pengolah minyak akar wangi di desa Sukamukti dan Sukakarya mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif. Data tersebut menunjukkan bahwa industri penyulingan minyak akar wangi yang produknya ditujukan untuk eskspor mem-butuhkan biaya sumberdaya domestik lebih ke-cil dibandingkan dengan harga ekspornya. BSD yang diperlukan untuk menghasilkan devisa negara sebesar 1 US dolar dibutuhkan sumber-daya dalam negeri sebesar Rp 6.257,77 di desa Sukamukti dan Rp 7.616,36 di desa Sukakarya. Koefisien biaya sumberdaya domestik (KBSD) kurang dari 1, yaitu sebesar 0,6987 untuk desa Sukamukti dan 0,8344 untuk desa Sukakarya.

 


Keywords


Akar wangi; analisis pendapatan; penyu-lingan; usahatani

Full Text:

PDF

References


Agusta, A., 2000. Aromaterapi; Cara se- hat dengan wewangian alami. Pene- bar Swadaya, Jakarta. 154 hal.

Apriadji, Wied Harry, 2003. Aroma te- rapi untuk pengobatan dan perawatan pribadi. Seri Kesehatan Swadaya. Buku Populer Nirmala. Jakarta. 83 hal.

Badan Pusat Statistik, 2005. Statistik Ekspor Indonesia. Buku I. Badan Pusat Statistik. 710 hal.

Balkam, J., 2001. Aromaterapi. Penuntun praktis untuk pijat minyak atsiri dan aroma. Dahara Prize. Semarang. 592 hal.

Balittro, 1991. Minyak akar wangi dan pembudidayaannya (tidak dipubli- kasikan) Balittro, Bogor. 17 hal.

Chenery, H. B., 1961. Comparative Advantage and Development Policy. American Ecconomic Reviews. 50 : 18-51.

Damanik S., 1998. Analisis Ekonomi dan Teknik Konservasi pada Usahatani Akar Wangi di Kabupaten Garut. Jurnal Penelitian Tanaman Industri IV (1). Pusat Penelitian dan Pengem- bangan Tanaman Industri. Bogor. hal. 24-33.

Damanik S., 2005. Kajian Usahatani Akar Wangi Rakyat berwawasan Konser- vasi di Kabupaten Garut. Jurnal Penelitian Tanaman Industri 11 (1). Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor. hal. 25-29.

Departemen Perdagangan, 1993. Pan- duan eksportir minyak atsiri. Depar- temen Perdagangan Jakarta.

Gittinger, J.P., 1986. Analisis Ekonomi Proyek-proyek Pertanian. Edisi II. UI-Press. Jakarta. 67 hal.

Kadariah L., Karlina dan Gray, 1978. Pengantar Evaluasi Proyek (Jilid I). Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta. 122 hal.

Kuncoro, 1981. Analisis Ivestasi Proyek Pertanian (Analisis Finansial dan Ekonomi). Lokakarya Metodologi Penelitian Agro Ekonomi. Kerja- sama Pusat Penelitian Agro Ekono- mi dan Lembaga Penelitian IPB. Bogor. 78 hal.

Kurniawati, I., 1996. Faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor-impor mi- nyak akar wangi (vetiver oil) Indone- sia ke pasar internasional. Skripsi jurusan Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian IPB (tidak dipublikasikan).

Pearson, S.R., 1976. Net Social Pro- fitability, domestic recource cost and effective rate of protection. Mime- ographed. Food Research Institute, Stanford University. p. 674.

Rusli S., Nanan Nurjanah, Soediarto, D. Sitepu, Ardi dan Taryono, 1985. Hasil Pertemuan Konsultasi Pe- ngembangan Tanaman Minyak Atsiri. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor. hal. 10-39.

Senobua, R., 1997. Analisis Pemasaran Minyak Akar Wangi dan Prospek- nya dalam Meningkatkan Ekspor. Skripsi Jurusan Ilmu-Ilmu Ekonomi

Pertanian. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. 123 hal (tidak di publikasikan).

Soetrisno, 1982. Dasar-dasar Evaluasi Proyek. Fakultas Ekonomi, Univer- sitas Gadjah Mada. Yogyakarta. 332 hal.

Suryana, A., 1981. Keuntungan kom- paratif usahatani ubikayu di daerah produksi utama di Lampung dan Jawa Timur. Pusat Penelitian Agro Ekonomi. Bogor. 35-37.

Wahyudi, A., 1989. Analisis keunggulan komparatif usahatani lada hitam Lampung dan lada putih Muntok dengan usahatani karet, kopi dan kakao. Tesis Pasca Sarjana. Fakultas Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor (tidak dipublikasi). 124 hal.

Yuhono, J.T. dan Mauludi, 1999. Ana- lisis keunggulan komparatif usaha- tani lada hitam di Lampung dan lada putih di Kalimantan Barat. Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 5 (3). Pusat Penelitian dan Pengem- bangan Tanaman Perkebunan. Bogor. hal. 81-85.

Zulham, A., S.K. Dermoredjo, Nyak Ilham, C. Muslim, G.S. Budi, M. Siregar dan A. Suparman, 1995. Studi keunggulan komparatif komoditas pertanian sebagai upaya menggerakkan dinamika ekonomi regional. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor. 236 hal.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v19n2.2008.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id