KARAKTERISTIK POHON INDUK GAMBIR (Uncaria gambir (Hunter) Roxb.) DI SENTRA PRODUKSI SUMATRA BARAT DAN RIAU

Ahmad Denian, M. Hadad

Abstract


Sumatra Barat, Riau dan Sumatra Selatan merupakan sentra produksi gambir di Indonesia. Sumatra Barat dan Riau telah dipilih populasi terbaik untuk dijadikan pohon induk. Keragaman populasi terpilih di sentra produksi belum banyak diketahui, oleh karena itu dila-kukan karakterisasi untuk mengetahui kera-gaman pohon induk di sentra produksi gambir di Sumatra Barat dan Riau. Karakterisasi di-lakukan langsung di lapang dan dilaksanakan di lahan petani gambir di Sumatra Barat yaitu di Kabupaten Lima Puluh Kota (Gunung Ma-lintang, Harau dan Tanjung Gadang), Kabu-paten Pesisir Selatan (Siguntur dan Barung-Barung Belantai) dan di kabupaten Kampar-Riau (Tabing, Tanjung, Muara Takus, Gunung Bungsu, Gunung Malelo, Tanjung Alai dan Ba-lung). Karakterisasi dilakukan terhadap 31 po-pulasi gambir terpilih. Pengamatan dilakukan terhadap karakter kualitatif dan kuantitatif ya-itu ranting, daun, bunga dan buah. Untuk ka-rakter produksi daun pengamatan dilakukan selama 5 kali panen berturut-turut. Data hasil pengamatan ditabulasi dan kemudian dilakukan analisa kluster untuk melihat kekerabatan antar aksesi dan pengelompokannya berdasarkan Taxonomic Average Distance menggunakan program NTSYSpc ver. 2.1 (exeter sofware). Hasil penelitian menunjukkan berdasar karak-ter panjang dan lebar daun, tipe Cubadak cen-derung lebih panjang dan lebar dibandingkan tipe Udang dan tipe Riau, demikian pula de-ngan panjang ruas ranting. Sebaliknya, jumlah polong buah per tangkai dan jumlah biji per po-long pada tipe Cubadak lebih sedikit. Kluster berdasarkan sifat kuantitatif terlihat bahwa an-tar tipe tidak mengelompok dalam kluster yang berbeda, melainkan berbaur, aksesi dari daerah lokal yang sama umumnya berada pada anak kluster yang sama. Hasil analisis kluster berda-sarkan sifat kualitatif tidak memisahkan aksesi berdasarkan basis geografi daerah asal Riau atau Sumatra Barat, tapi memisahkan tipe Udang dengan tipe lainnya (Cubadak dan Riau). Berdasarkan sifat produksi aksesi me-ngelompok ke dalam 2 kluster utama. Kluster 1 terdiri dari tanaman yang berproduksi getah tinggi (>1000 kg) yaitu UTG, UGB, CSG, CTA, USG, UBL, UMT, RTG, RTJ dan CTB. Sedang pada kluster ke-2 membagi ke dalam 3 anak kluster, namun demikian produksi ge-tah tertinggi berada dalam anak kluster ter-sendiri yaitu terdiri dari UGM, UGO, UTB, UHR, UTA dan UTB. Berdasarkan total ka-rakter (baik karakter kualitatif maupun kuantitatif), kombinasi tipe dan daerah lokal asal tanaman tercermin dalam kluster. Gambir tipe udang mengelompok dalam anak kluster tersendiri, walaupun ada yang out kluster seperti aksesi UBB dan USG. Aksesi dari dae-rah asal yang sama cenderung berada pada anak kluster yang sama.

 


Keywords


Uncaria gambir; analisa kluster; mor-fologi

Full Text:

PDF

References


Denian, A., 2000. Produktivitas beberapa genotipe tanaman gambir pada daerah dataran tinggi beriklim kering. Pro- siding PERHIMPI Bogor. hal 420 – 425.

Denian, A. dan A. Fiani, 1994. Kharakter morfologis beberapa nomor tanaman gambir. Prosiding, Seminar Littro Solok (4). 5 hal.

Disbun Sumatra Barat, 2000. Kebijakan Pengembangan Gambir dan Nilam di Sumatra Barat. Pros. Gelar Teknologi Pengolahan Gambir dan Nilam. Balittro. Solok 24-25 Januari 2000. hal. 29-35.

Denian, A., Nurmansyah, E. Suryani, Jamalius, Z. Hasan dan M. Hadad, EA., 2005. Usulan pelepasan varie- tas gambir. Balittro (Unpubl). 26 hal.

Denian, A., Nurmansyah, E. Suryani, Jamalius, Z. Hasan dan M. Hadad, EA., 2007. Varietas unggul gambir (Uncaria gambir). Varietas Unggul Tanaman Perkebunan. Puslitbang Perkebuban. Bogor. 28 hal.

Endah, L. S., P. Nunik, S. Ariyanti and H. Sunarso, 2003. Relationship of 18 Taro (Colocasia esculenta (L.) SCHOTT) collections from Bogor based on morphological and isozyme characters. Kumpulan Abstrak Semi- nar Nasional X PERSADA. Bogor. 156 p.

GPEI, 1991. Seluk beluk perdagangan gambir daerah Sumatra Barat. Maka- lah pada penataran petani dan peda- gang pengumpul gambir di Kec. Bangkalan - Kab. 50 Kota. Unpubl. 23 hal.

Herman, H., 2000. Potensi Ekspor Komoditi Spesifik Sumatra Barat yang Memiliki Prospek Besar ke Depan. Prosiding Gelar Teknologi Pengolahan Gambir dan Nilam. Balittro. Solok 24 - 25 Januari 2000. Solok : 60-69.

Huaman, Z. and D.M. Spooner, 2002. Reclassification of landrace popula- tions of cultivated potatoes (Solanum sect. Petota). American Journal of Botany 89 : 947-965.

Jou-Ann Lai, Yang W. C. and J. Y. Hsiao, 2001. An assessment of gene- tic relationships in cultivated tea clo- nes and native wild tea in Taiwan using RAPD and ISSR markers. Bot. Bull. Acad. Sin. 42 : 93-100.

Karuniawan A., 2005. Multivariate analy- sis of morphological traits in yam bean Pachyrrhizus erosus. Zuriat vol 16 (1) : 44-51.

Mansyah, E., A. Baihaki, R. Setiamihardja, J.S. Darsa, Sobir dan R. Poerwanto, 2003. Variabilitas fe- notipik manggis pada beberapa sentra produksi di Pulau Jawa. Jurnal Horti- kultura Vol. 13 (3) : 147-156.

Munir, M., 2000. Prospek dan Kendala Ekspor Gambir. Pros. Gelar Tekno- logi Pengolahan Gambir dan Nilam. Balittro. Solok 24-25 Januari 2000. hal. 70-74.

Roswita, D., 1990. Prospek tanaman gambir di Sumatra Barat. Bul. In- formasi Pertanian (01). Balai Infor- masi Pertanian. Padang. hal. 8-10.

Souza, E. and M.E. Sorrels, 1991a. Relationships among 70 North Ame- rican Oat Germplasm : II. Cluster analysis using qualitative characters. Crop Sci 31 : 605-612.

Souza, E. and M.E. Sorrels, 1991b. Relationships among 70 North Ame- rican Oat Germplasm : I. Cluster analysis using quantative characters. Crop Sci 31 : 599-605.

Sczepaniak M, E. Cieslak and P.T. Bednarek, 2002. Morphological and AFLP variation of Elymus repens (L.) Gould (Poaceae). Cellular & Molecular Biology Letters. Vol. 7 : 547- 558.

Vafaie-Tabar, M., S. Chandrasekaran, R.P. Singh and M. Rana, 2003. Evaluation of genetic diversity in In- dian tetraploid and diploid cotton (Gossypium spp.) by morphological characteristics and RAPDs. Indian Journal Genet. 63 (3) : 230-234.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v19n1.2008.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id