KERAGAAN SIFAT MORFOLOGI, HASIL DAN MUTU PLASMA NUTFAH PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban.)

Nurliani Bermawie, Susi Purwiyanti, Mardiana Mardiana

Abstract


Karakterisasi dan evaluasi dilakukan untuk mendapatkan data karakter morfologi, hasil dan mutu dari 16 nomor aksesi pegagan yang berasal dari Sumatra, Jawa, Bali dan Papua. Penelitian dilakukan di KP. Cicurug, Sukabumi pada ketinggian 550 m dpl, sejak Januari sampai Desember 2006. Rancangan percobaan yang digunakan adalah acak ke-lompok dengan 16 perlakuan dan tiga ulangan, jarak tanam 20 cm x 20 cm, populasi 100 tanaman/petak. Kultur teknis mengacu kepada SOP (Standar Operasional Prosedur), dengan dosis pupuk kandang 20 ton/ha, Urea SP-36 dan KCl masing-masing 200 kg/ha. Pengamat-an dilakukan pada 10 tanaman per petak pada saat panen (umur 3,5 BST) terhadap sifat morfologi kuantitatif dan kualitatif, hasil herba basah dan kering serta mutu. Perbedaan antar aksesi dianalisis, menggunakan Uji Jarak Ber-ganda Duncan (UJBD). Hasil analisis statistik menunjukkan ada keragaman pada sifat mor-fologi kualitatif dan kuantitatif, antara lain ukuran, warna dan bentuk daun, jumlah, ukur-an dan warna geragih, jumlah bunga per gera-gih, panjang dan warna buku, warna batang, berat segar dan berat kering. Aksesi CASI 002 memiliki tangkai dan daun lebih besar dari aksesi lainnya. Sebaliknya aksesi dari Irian Jaya Barat memiliki daun kecil, pendek dan sangat berbeda dari aksesi lainnya. Bobot ba-sah per tanaman dan produktivitas segar ter-tinggi diperoleh dari aksesi CASI 011 dan CASI 016, sedangkan bobot kering per tanam-an dan produktivitas terna kering tertinggi di-peroleh dari aksesi CASI 011. Kadar asiatiko-sida berkisar antara 0,15-1,49 %. Senyawa alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, steroid dan glikosida terdeteksi sangat kuat (4+), sedang-kan triterpenoid lemah sampai agak kuat (1+-2+). Informasi yang dihasilkan diharapkan da-pat dijadikan sebagai bahan pertimbangan da-lam memilih bahan pemuliaan untuk meng-hasilkan varietas unggul.

 


Keywords


Centella asiatica; karakterisasi; evaluasi; morfologi; mutu

Full Text:

PDF

References


Backer, C.A and Van Den Brink, R.C., B., 1965. Flora of Java (Sperma- tohpytes only), Vol II Angiospermae Families, NVP Noordhoff, Gro- ningen, the Netherlands, 111-160.

Balittro, 2005. Budidaya : Jahe, Kencur, Temulawak, Kunyit, Sambiloto dan Pegagan. Circuler No. 11, 2005.

Bermawie, N., M.S.D. Ibrahim dan Ma’mun, 2005. Eksplorasi dan Ka- rakterisasi Aksesi Pegagan (Centella asiatica L.). Makalah Kongres Nasi- onal Ke-2 Obat Tradisional Indo- nesia. 12-14 Januari 2005. Batu- Malang, Jawa Timur.

Bermawie, N., S. Purwiyanti dan Ma’mun, 2006. Performances of Three Genotyps of Asiatic penny- wort (Centella asiatica L. Urban) under shading. Proccedings of the OECD-POKJANASTOI Internatio- nal Seminar, 9-11 April 2006, Surabaya (in Press) .

Bermawie, N. dan S. Purwiyanti, 2007. Karakterisasi dan Evaluasi Plasma Nutfah Pegagan Pada Berbagai Kon- disi Agroekologi. Laporan Teknis Hasil Penelitian Tahun 2007. Balittro (in press).

Duke J.A., 1987. The Handbook of Medicinal Herbs, CRC Press Inc. Boca Raton, Florida, 109-110.

Gomez, K.A. and Gomez, A. A., 1995. Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian. UI Press, Jakarta, 698 p.

Januwati, M dan H. Muhammad, 1992. Cara Budidaya Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban.). Warta Tum- uhan Obat Indonesia. I (2) : 42-44.

Mathur, S., S. Sharma, and S. Kumar, 2005. Description of the variation in the Indian Accessions of the Medi- cinal Plant Centella asiatica L. Urban. www.biodiversityinternational.org/pu blication/pgrnewsletter. [1Maret 2007].

Musyarofah, N., 2006. Respon Tanaman Pegagan (Centella asiatica L. Urban). Terhadap Pemberian Pupuk alami di bawah naungan. Tesis Fakultas Pasca Sarjana, IPB. 83 hal.

Nur Kartinee K, A. Hawariah L.P. and Azizol A, K., 2000. Perliminary sra- aning of antiproliferative activity of selected extracts of Centella asiatica. Proceedings of the Seminar on Me- dicinal and Aromatic Plants. FRIM,

-13 September 2000. Kuala Lum- pur, Malaysia.

Padua L. S. D., and N. Bunyapraphatsara, 1999. Plant Resources of South-East Asia (Prosea) 12 (1) Medicinal and Poisonous Plants 1. R.H.M.J. Lemmens (Edt). Prosea. Bogor. 190-194.

Pramono, S., 1992. Profil Ekstrak Pega- gan yang Berefek Antihipertensi. Warta Tumbuhan Obat Indonesia. I (2) : 37-39.

Perry, lL. M., 1980. Medicinal Plants of East and South East Asia. MIT Press, USA.

Rachmawaty, R.Y., 2005. Pengaruh Naungan dan Jenis Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban.) Ter- hadap Pertumbuhan Produksi dan Kandungan Tritepenoidnya Sebagai Bahan Obat. Skripsi Jurusan Budi- daya Pertanian, Institut Pertanian Bogor. 58 hal.

Sihombing, J., 1981. Alkaloida Daun Centella asiatica Urban. Sebagai Pe- ngenal Secara Pendekatan Balik. Skripsi, Fakultas Farmasi, Univesitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Sochim, 2002. Raw Material of Natural Origin: Feed Catalogue 2002. (http://www.sochim-com: August 5, 2008.

Stennis, C. G. G. J., 1992. Flora. Pradnya Paramita. Jakarta. 485 p.

The Royal Horticultural Society, 2001. Colour Chart, London.

Vickery, M.L. and B. Vickery, 1981. Secondary Plant Metabolism. Macmillan Press, Hongkong.

Widowati, L., Pudjiastuti, D. Indrari dan D. Sundari, 1992. Beberapa Infor- masi Khasiat Keamanan dan Fito- kimia Tanaman Pegagan (Centella asiatica L. Urban.). Warta Tumbuhan Obat Indonesia. I (2) :

-42.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v19n1.2008.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id