PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN UMUR PANEN TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KUALITAS HASIL TEMULAWAK DI ANTARA TANAMAN KELAPA

Yulius Ferry, Bambang E. T, Enny Randriani

Abstract


Penelitian ini dilakukan di kebun Percobaan Pakuwon pada tahun 2005-2006  dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya dan umur panen terhadap pertumbuhan dan hasil temulawak. Rancangan percobaan yang digunakan adalah petak terpisah dengan 3 ulangan dan ukuran petak 64 m2. Sebagai Petak Utama adalah tingkat intensitas cahaya matahari, terdiri atas 4 taraf yaitu; 1). Intensitas cahaya 55%, 2) Intensitas cahaya 70%, 3) Intensitas cahaya 85%, dan 4) Intensitas cahaya 100%. Sedangkan anak petak (sub plot) adalah umur panen yang terdiri atas 6 taraf yaitu: 1) umur panen 5 bulan, 2) umur panen 7 bulan, 3) umur panen 9 bulan, 4) umur panen 11 bulan, 5) umur panen 13 bulan, dan 6) umur panen 15 bulan. Temulawak di tanam diantara tanaman kelapa pada jarak 1,5 m dari tanaman kelapa. Parameter pengamatan meliputi jumlah daun, panjang daun, jumlah tunas, bobot rimpang basah, bobot rimpang kering, kadar minyak atsiri, kadar pati, dan kadar serat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman temulawak yang ditanam di bawah tegakan kelapa mempunyai pertum-buhan vegetatif, generatif, dan mutu hasil yang sama pada semua intensitas cahaya kecuali pada bobot basah rimpang. Bobot basah, bobot kering, dan kadar minyak rimpang temulawak berbeda nyata bila panen dilakukan pada umur yang berbeda. Kadar pati tertinggi terdapat pada umur panen 11 (BST) dengan intensitas cahaya 100%. Kadar serat tertinggi pada umur panen 5 BST dengan intensitas cahaya 100%. Sedangkan kadar minyak atsiri tertinggi pada umur panen 15 BST dengan intensitas cahaya 70%.

 


Keywords


Temulawak; Curcuma xanthorrhiza; pohon kelapa; intensitas cahaya

Full Text:

PDF

References


Anonymous. 2001. Profil Tanaman Obat di Kabupaten Sumedang. Pemerintah Kabupaten Sumedang. Dinas Kehu- tanan dan Perkebunan. hal. 37.

Anonymous. 2006. Statistik Pertanian (Agricultural Statistics) Departemen Pertanian. Ministry of Agriculture Republic of Indonesia. hal. 280.

Hernani. 2001. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) tumbuhan obat Indonesia. Penggunaan dan khasiat- nya. Pustaka Populer Obor, Jakarta. pp. 130-132.

Heddy, S. 2002. Ekofisiologi tanaman, suatu kajian kuantitatif pertumbuhan tanaman. Divisi Buku Perguruan Tingga. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. 97 hal.

Loveless, A. R. 1991. Prinsip-prinsip biologi tumbuhan untuk daerah tropic. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. 408 hal.

Nelliat, E.V., K.V. Bavappa, and P. Nair. 1974. Multi-storeyed-cropping, a new dimension in multiple cropping for coconut plantations. World crop

(6). pp. 262-266.

Nurjanah, N., S. Yuliani, dan A. B. Sembiring. 1994. Temulawak. Edsus. Littro X (2) : 43-57.

Purnomowati, S. dan A. Yoganingrum. 1997. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Pusat Doku- mentasi dan Informasi Ilmiah, LIPI, Jakarta. 44 hal.

Raharjo, M. dan O. Rostiana. 2002.Standar Prosedur Operasional Budidaya Temu Lawak. Sirkular No.

Badan Penelitian dan Pengem- bangan Pertanian. Balittro, Bogor, pp. 33-38.

Rahmat, R. 1995. Temulawak : Tanam- an Rempah dan Obat. Penerbit Kanius, Yogyakarta. 32 hal.

Sidik, M., W. Moelyono, dan A. Muhtadi. 1995. Temulawak (Cur- cuma xanthorrhiza). Yayasan Pengembangan Obat Bahan Alam Phyto Medica. 200 hal.

Syahid, S. F. 2007. Pengaruh retardan Paclobutrazol terhadap pertumbuhan Temulawak (Curcuma xanthorrhiza) selama Konservasi In Vitro. Jurnal Penelitian Tanaman Industri. Volu- me 13 No. 3, September 2007. hal 93-97.

Yuni. 2001. Pasar minuman kesehatan makin seksi. Investasi tidak harus bangun pabrik. Majalah Perspektif. 3 (15). hal. 66-68.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v20n2.2009.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id