PENGARUH UMUR FISIOLOGIS SULUR DAN POSISI RUAS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT VANILI KLON 1 DAN 2 DI RUMAH KACA

Sukarman Sukarman, Melati Melati

Abstract


Salah satu permasalahan dalam pengembangan vanili adalah kurang tersedia-nya benih dari varietas unggul dan pertumbuh-an yang tidak seragam, akibat penggunaan setek yang tidak seragam. Untuk itu penelitian pengaruh umur fisiologis dan posisi ruas terhadap pertumbuhan bibit dua klon harapan vanili dilaksanakan untuk mendapatkan tek-nologi perbanyakan vegetatif, sebagai landasan penetapan standar prosedur operasional (SPO) perbanyakan benih vanili. Percobaan dilakukan di Rumah Kaca Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) dari Januari – Desem-ber 2006, dengan menggunakan klon harapan 1 dan klon harapan 2, yang diambil dari kebun induk vanili di KP Natar, BPTP Lampung. Percobaan faktorial, dengan 2 faktor dan 3 ulangan, disusun dalam rancangan petak terbagi (RPT). Petak utama adalah 2 umur fisiologis sulur, yaitu : (1) 12 bulan dan (2) 6 bulan setelah pemangkasan. Anak petak adalah 10 perlakuan terdiri dari kombinasi 2 klon dan 5 posisi ruas yaitu ; 1). klon 1 + setek dari ruas kesatu; 2). klon 1 + setek dari ruas kedua; 3). klon 1 + setek dari ruas ketiga; 4) klon 1 + setek dari ke empat, dan 5). klon 1 + setek dari ruas ke lima; 6). klon 2 + setek dari ruas kesatu; 7). klon 2 + setek dari ruas kedua; 8). klon 2 + setek dari ruas ketiga; 9). klon 2 + setek dari ke empat, dan 10). klon 2 + setek dari ruas ke lima. Parameter yang diamati meliputi persentase tumbuh benih, tinggi benih, jumlah ruas, dan jumlah daun. Hasil penelitian menunjukkan persentase tumbuh, jumlah ruas, dan jumlah daun tidak nyata dipengaruhi oleh interaksi antara umur fisiologis sulur dan kombinasi klon harapan dengan posisi ruas dan faktor tunggal umur fisiologis sulur, tetapi nyata dipengaruhi oleh faktor tunggal kombinasi klon harapan dengan posisi ruas. Persentase tumbuh tertinggi didapatkan pada perlakuan kombinasi klon harapan 2 dengan posisi ruas kelima (92,92%). Jumlah ruas tertinggi pada perlakuan kombinasi klon harapan 2 dengan posisi ruas ketiga (7,57). Jumlah daun tertinggi didapatkan pada perlakuan kombinasi klon harapan 2 dengan posisi ruas ketiga (7,55). Setek yang berasal dari umur fisiologis 12 dan 6 bulan setelah pemangkasan, serta kombinasi klon harapan 1 dan 2 dengan posisi ruas 1 sampai 5 dapat direkomendasikan sebagai bahan perbanyakan vegetatif tanaman vanili.

 


Keywords


Vanilla planifolia Andrews; umur fisiologis sulur; posisi ruas; per-banyakan vegetatif

Full Text:

PDF

References


Asnawi, R. 1993. Produksi beberapa tipe vanili (Vanilla planifolia Andrews). Bull. Littro VIII (1) : 52-55.

Asnawi, R. dan Hasanah. 1994.Resistensi beberapa tipe vanili terhadap Fusarium oxysporum. J. Littri. XVIII (1-2) : 49-51.

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2007.Statistik Perkebunan Indonesia.2006-2008. Vanili. Jakarta, 25 hal.

Ernawati, Rr. 1993. Karakteristik beberapa tipe vanili. Bull. Littro. VIII (2) : 75-79.

Hadipoentyanti, E. 2005. Aspek Perbenihan Tanaman Vanili. Maka- lah disampaikan pada Kegiatan Peningkatan Keterampilan Tenaga Pelaksana Unit Pelaksana Benih Sumber (UPBS) Lingkup Puslit- bang Perkebunan. Bogor, 22-28Agustus 2005. 30 hal. (tidak dipublikasi).

Hartman, H. T. and D. E. Kester. 1975.Plant Propagation : Principle and

Practices. Prentice-Hall InternationalInc. London. 662 p.

Hopkin, W. G. and P. Norman. 2004.Introduction to Plant Physiology Third Edition. John Wiley & Sons, Inc., USA. 560 p.

Srvastava, L. M. 2002. Plant Growth and Development. Academic Press. An Imprint of Elseiver Science. San- Diego, California, USA. 772 p.

Sukarman, H. Moko, dan D. Rusmin.2002. Viabilitas jenis entres jambu mete (Anacardium occidentale L.). Jurnal Ilmiah Pertanian GAKUR- YOKU VIII (1) : 24-27.

Tombe, M. 2004. Budidaya Tanaman Vanili dengan Menggunakan Teknologi BIO-FOB. Puslitbang Tanaman Perkebunan. Balittro. Makalah disampaikan pada Lokakarya Hari Koperasi ke-57. Jawa Timur. 8 Juli 2004 di Hotel Ibis Surabaya. 18 hal. (tidak dipublikasi).




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v20n2.2009.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id