KUMBANG PEMAKAN DAUN TANAMAN RANGGA DIPA (Clerodendron indicum (L.) O Ktje) DAN BEBERAPA ASPEK BIOLOGINYA

Tri Lestari Mardiningsih

Abstract


Tanaman rangga dipa (Cleroden-dron indicum) merupakan salah satu tanaman obat yang berkhasiat dapat menyembuhkan radang saluran kencing, radang kandung kemih, keseleo, rematik, dan asma. Di Petak Pamer Kebun Per-cobaan Cimanggu, tanaman ini terserang oleh kumbang yang menyerang daun. Suatu penelitian, yang bertujuan untuk mengetahui jenis kumbang dan beberapa aspek biologinya, dilakukan di Laborato-rium Hama, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor, sejak Juli 2006 sampai dengan Oktober 2007. Serangga dewasa (imago) dibawa ke laboratorium untuk diidentifikasi. Penelitian biologi dilakukan dengan memelihara larva yang baru menetas secara individu pada cawan petri plastik dan diberi makan daun rangga dipa. Pengamatan dilakukan setiap hari sampai imago mati. Parameter yang diamati ialah lama stadia telur, larva, pupa dan imago, banyaknya instar larva, siklus hidup dan persentase penetasan telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kumbang ini ialah Phyllocharis undulata, famili Chrysomelidae, ordo Coleoptera. Stadia telur, larva, pupa, dan imago masing-masing berlangsung selama 9; 13-16; 5-7; dan 103-408 hari. Larva terdiri dari empat instar. Persentase penetasan telur 34,78-100%. Siklus hidup dari telur sampai imago bertelur ialah 41-43 hari.

 


Keywords


Biologi; Clerodendron indicum; Phyllocharis undulata

Full Text:

PDF

References


Anonymous. 2005. Pacific Island Eco- systems at Risk (PIER). Reports on invasive plant species on Nieu following Cyclone Heta. Available from http://www. hear.org/Pier/ reports/nieu_report_2004.htm.

Anonymous. 2008. Pacific Island Eco- systems at Risk (PIER). Cleroden- drum chinense (Osbeck) Mabb., Verbenaceae. Available from http://www.hear.org/Pier/species/cle-rodendrum chinense.htm.

Badan Litbang Kesehatan. 1993. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (II). Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 186 hal.

Badan Litbang Kesehatan. 2000. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (I) Jilid 1. Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik Indonesia. 255 hal.

Djauhariya, E. dan Hernani. 2004.Gulma Berkhasiat Obat. PT. Penebar Swadaya. 128 hal.

Dovey, L., W. Orapa, and S. Randall.2004. The need to build up biological control capacity in the Pacific. In Cullen, J.M., D.T. Briese, D.J. Kriticos, W.M. Lonsdale, L. Morin and J.K. Scott (eds). Proceedings of the XI International Symposium on Biological Control of Weeds. CSIRO. Entomology, Canberra, Australia. pp. 36-41. Avail. from http://www.Spcint/ lrd/mikania/Publications/

Kalshoven, L.G.E. 1981. Pests of Crops in Indonesia. PT. Ichtiar Baru van Hoeve. 701 p.

Wijayakusuma, H., S. Dalimartha. A.S. Wirian. T. Yaputra dan B. Wibowo.

Tanaman Berkhasiat Obat di Indonesia. Jilid ke-3. Pustaka Kartini.

p.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v21n1.2010.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id