PENETAPAN BAHAN DIAGNOSIS STATUS HARA NPK PADA JARINGAN TANAMAN PEGAGAN

Hermanto Hermanto, Munif Ghulamahdi, Latifah K. Darusman, Nurliani Bermawie, Atang Sutandi

Abstract


Studi fisiologi dan agronomi seperti aplikasi teknik pemupukan yang efisien dan rasio-nal diperlukan guna menghasilkan produk-si simplisia dengan kandungan bahan aktif tinggi. Penentuan jaringan daun yang te-pat sebagai bahan diagnostik status hara N, P, dan K guna menetapkan kebutuhan pupuk yang efisien bagi tanaman sangat diperlukan. Untuk itu telah dilakukan pene-litian yang menggunakan model korelasi li-nier sederhana yang dilanjutkan dengan uji korelasi. Penelitian ini dilakukan pada tanaman pegagan (Centella asiatica) akse-si Boyolali di KP. Gunung Putri, Cipanas, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aroma-tik (Balittro) sejak Mei sampai Nopember 2008 dengan jenis tanah Andosol yang berada pada ketinggian tempat 1.500 m dpl. Hasil uji korelasi jaringan daun yang paling tepat sebagai bahan diagnosis sta-tus hara bagi produk simplisia dan asiati-kosida pada tanaman pegagan umur 5 bulan setelah tanam (BST) adalah posisi daun ke-3 untuk analisis hara N, P, dan K. Kandungan asiatikosida pada daun tua (1,92% pada umur 6 BST) lebih tinggi dari pada daun muda (1,05% pada umur 3 BST).


Keywords


Centella asiatica; hara; bahan diagnosis; asiatikosida

Full Text:

PDF

References


Agusta, A. 2006. Diversitas jalur bio- sintesis senyawa terpena pada mahluk hidup sebagai target obat antiinfektif (Diversity of the terpene biosynthetic pathways in living organisms as antiinfective drugs targets). Berita Biologi. 8 : 141-152.

Barnes, J., L.A. Anderson, and J.D.Philipson. 2002. “Herbal Medicines”, Second Edition. Pharmaceutical Press, London, 530 p.

Bermawie, N., M.S.D. Ibrahim dan Ma’mun. 2005. Karakteristik mutu aksesi pegagan (Centella asiatica L.). Prosiding Seminar Nasional TOI XXVII, Surabaya, 15-16 Maret 2005. Balai Materia Medika. Dinas Kesehat- an Propinsi Jawa Timur. hlm. 259-264.

Cheng, L., J.S., Guo, J., Luk dan M.W.L.Koo. 2004. The healing effect of centella ectract and asiaticosida on acetic acid induced gastric uclers in rats. Life Sciences, 74 : 2237-2249.

Dalimartha, S. 2000. Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 2, Trubus Agriwidya, Jakarta. 214 hlm.

Darusman, L.K. 2003. Good Agricultural Practices (GAP) dalam Budidaya Tanaman Obat sebagai Upaya Meng- hasilkan Simplisia Terstandar. Prosi- ding Seminar dan Pameran Nasional Tumbuhan Obat Indonesia XXVIII. Fak. Farmasi Univ. Pancasila. Jakarta25-26 Maret 2003. hlm 21-35.

Ghulamahdi, M., S.A. Aziz, N. Bermawiedan Hernani. 2007. Evaluasi morfo-logi, fisiologi dan genetic pegagan mendukung standarisasi mutu pega- gan. Laporan Hasil Penelitian IPB dan Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 99 hlm.

Hanafiah, K.A. 2004. Dasar-dasar Ilmu Tanah. Divisis Buku Perguruan Tinggi. PT. Raja Grafindo Persada Jakarta. hlm. 256-266.

James J. and I. Dubery. 2011. Iden- tification and quantification of Triterpenoid Centelloids in Centella asiatica (L.) Urban by Densitometric TLC. J. of Planar Chromatography. 24: 82-87.

Leiwakabessy, F.M. dan A. Sutandi. 2004.Diktat kuliah pupuk dan pemupukan. Departemen Tanah, Fakultas Per- tanian, IPB. Bogor. 208 hlm.

Liperdi, R. Poerwanto dan L.K. Darus- man. 2005. Perubahan karbohidrat dan nitrogen empat varietas ram- butan. J. Hort. 16 : 134-141. Maeda C. 1994. Oleanane and UrsaneGlycosides from Scheffera octo-phylla. Phytochemistry 37 : 1131-1137.

Marschner, H. 1995. Mineral Nutrition in Higher Plants. Academic Press. New York. 889 p.

Ming, Z., Liu, S., L. Cao, L. Tang. 2004.Effect of total glucosides of centella asiatica on antagonizing liver fibro- sis induced by dimethylnitrosamine in rats. Zhongguo Zhongxiji Jiche Zazhi (China), 24 : 731-734.

Mooney P.A. 1992. Citrus Nutrition-Leaf Nutrient Analysis. Hort research. New Zealand. pp. 241-251.

Musyarofah, N, S. Susanto, S.A. Azis, dan S. Kartosoewarno. 2007. Res- pon tanaman pegagan (Centella asiatica L. Urban) terhadap pemberi- an pupuk alami di bawah naungan. Bul Agron. 35 :217-224.

Rao, K.G.M., S. Muddanna Rao, and S.Gurumadhva Rao. 2006. Centella asiatica L. (Urban.) Leaf extract treatment during the growth spurt

period enhances hippocampal CA3 neuronal dendritic arborization in rats. Evid. Based Complement”, Altern. Med. 3 :349-357.

Sugiyono. 2009. Statistika untuk Peneli- tian. Penerbit Alfabeta Bandung. hlm. 61-75.

Taiz L., and E. Zeiger. 2002. Plant Physiology. Sinauer Associates, Inc, Publisher Sunderland, Massachu- setts. 690 p.

Vickery, M.L. and B. Vickery. 1981. Secondary Plant Metabolism. Lon- don : The Macmillan Press LTD. London and Basingstoke. 334 p.

Wijaya, K.A. 2008. Nutrisi Tanaman Sebagai Penentu Kualitas Hasil dan Resistensi Alami Tanaman. Prestasi Pustaka Publisher. Jakarta. 121 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v22n2.2011.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id