IDENTIFIKASI MUTU TANAMAN ASHITABA

Bagem Br. Sembiring, Feri Manoi

Abstract


Ashitaba (Angelica keiskei) merupakan   salah satu tanaman introduksi sehingga belum banyak dikenal di Indonesia. Di Jepang tanaman ashitaba dikonsumsi se-bagai sayuran. Tanaman ashitaba berpo-tensi meningkatkan produksi sel darah me-rah, produksi hormon pertumbuhan serta meningkatkan pertahanan tubuh untuk melawan infeksi, kanker dan juga sebagai sumber antioksidan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui mutu tanaman ashitaba dari Kebun Percobaan Manoko di Lembang (1.200 m dpl). Penelitian dilak-sanakan di Laboratorium Pengujian, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, Bogor sejak Februari sampai Mei 2010. Bagian tanaman yang diidentifikasi mutu-nya adalah daun, batang dan umbi. Para-meter pengamatan yaitu karakteristik mutu, skrining fitokimia, bahan aktif, unsur mineral, rendemen ekstrak serta aktivitas antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan, ashitaba dapat diekstrak menggunakan pelarut air, kadar sari larut air lebih besar dari pada kadar sari alkohol. Hasil skrining fitokimia, ashitaba mengandung senyawa alkaloid, saponin dan glikosida dengan ka-tegori kuat pada semua bagian tanaman. Kandungan flavonoid, triterfenoid dan tanin tertinggi terdapat pada daun. Ta-naman ashitaba mengandung unsur hara P, K, Na, Ca, dan Fe dan jumlah tertinggi terdapat pada daun. Rendemen ekstrak daun diperoleh 5,75 %, batang 3,99% dan umbi 3,12%. Hasil identifikasi senyawa aktif dari ekstrak campuran antara daun dengan batang diperoleh 13 komponen dan ekstrak umbi 8 komponen. Hasil peng-ujian aktivitas antioksidan, ekstrak daun menghasilkan efektivitas yang lebih baik dibandingkan dengan batang maupun umbi. Selanjutnya untuk menangkap ra-dikal bebas sebesar 50% (Ec50) dibutuh-kan ekstrak daun sebesar 38 ppm, batang 390,98 ppm dan umbi 780,65 ppm.


Keywords


Angelica keiskei; identifikasi; unsur mineral; antioksidan; mutu tanaman

Full Text:

PDF

References


Akihisa T., H. Tokuda, M. Ukiya, M. Iizuka, S. Schneider, K. Ogasawara, T. Mukainaka, K. Iwatsuki, T. Suzuki dan H. Nishino. 2003. Chalcones, coumarines, and flavonones from the exudate of Angelica keiskei and their chemopreventive effects. Can- cer Letters. 201 : 133-137.

Andayani R., Yovina Lisawati, dan Maimunah. 2008. Penentuan aktivitas antioksidan, kadar fenolat total dan likopen pada buah tomat

(Solanum lycopersicum L.). Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, 13 :

-83.

Baba, K. 1995. Healthy vegetable as- hitaba. Chikuya Shuubansha. 125 p.

Chen, I., H. Chang, H. Yang dan G. Chen. 2004. Evaluation of total antioxidant activity of several popular vegetables and chines herbs : a fast approach with ABTS/H2O2/HRP System in microplates. J. Food and Drug Analysis. 12 : 29-33.

Depkes, R.I. 1985. Cara pembuatan simplisia. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. 45 hlm.

Enoki, T., Ohnogi, H. and Nagamine K. 2007. “Antidiabetic activities of Chal- cones isolated from a japanese herb Angelica keiskei”. Journal of Agricul- tural and food chemistry. 55 : 6013-6017.

Harborne, L.B. 1987. Metode fitokimia. Penuntun cara modern menganalisa tumbuhan. Terjemahan K. Radmawi- nata dan I. Soediso, Penerbit ITB, Bandung. 135 hlm.

Hida, K. 2007. Ashitaba. A Medicinal Plant and Health Method. www. Organicasihitaba.com/articles.html. 9 Desember 2009.

Jamaran, I. 1992. Peranan iptek dalam pengembangan agroindustri tanam- an obat. Prosiding Forum Konsultasi Starategi dan Koordinasi Pengem- bangan Agroindustri Tanaman Obat. Litbang Pertanian, Balittro. Bogor. Tgl. 2 Januari 1992. hlm. 1-7.

Li, L., G. Aldini, M. Carini, C.Y.O. Chen, H. Chun, S. Choo, K, Park, C.R. Correa, R.M. Russell, J.B. Blumberg dan K Yeum. 2009. Characterisation, extrac- tion effieciency, stability and antioxi-dant activity of phytonutrients in Angelica kesikei. Food chemistry. 115: 227-232.

Ma’mun, Bagem S. Sembiring, F. Manoi, Shinta S., E. Hayani, M. Sukmasari dan Wahyudiono. 2009. Laporan Teknis Penelitian, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Tidak diterbitkan. 12 hlm.

Nurul Kusumawardani, A. 2006. Kajian penambahan antioksidan terhadap mutu simplisia temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb). Skripsi Fateta, IPB, Bogor, hlm. 38.

Ogawa, H., Nakamura, R., Baba, K. 2005. “Beneficial effect to laserpitin, a caumarin compound from Angelica keiskei, on lipid metabolism in strokeprone spontaneously hyper- tensive rats”. Journal of Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology. Kinki University School of Medicine, Osaka, Japan. 32: 1104-1109.

Robinson. 1995. Kandungan organik tumbuhan tinggi. Penerbit ITB. 363 hlm.

Shibata, S. 1994. Antitumorigenic chal- cones. Stem cells. 12 : 44-52.

Sidik dan H. Mudafar. 2000. Ekstraksi tumbuhan obat, metode dan faktor- faktor yang mempengaruhi mutu produknya. Materi pada Seminar Se- hari Perhiba, 5 April 2000 : Bahan Obat Alami III. Untag, Jakarta. 8 hlm.

Sigurdsson, S., H.M. Ogmundsdottir, J. Hallgrimsson dan S. Gudbjarnson.2005. Antitumor activity of Angelica archangelica leaf extract. In vivo. 19 : 191-194.

Suryandari, S. 1981. Pengambilan oleo- resin jahe dengan cara solven extrac- tion. Warta BBIHP, Bogor. 5 : 10-17.

Wicaksono, R. dan H. Syafirudin. 2003. Ashitaba (Angelica keiskei Koidzumi) tanaman peningkat sistem kekebal- an tubuh. Prosiding Seminar dan Pameran Nasional Tumbuhan Obat

Indonesia XXIV. hlm. 270-275.

Windono, T. Soediman, Soedjatmoko, Yudawati, U. Ermawati, E. Erowati, dan T. Inayah. 2001. Uji perendam- an radikal bebas terhadap 1,1-

Diphenyl-2-picrylhydrazyl(DPPH) dari ekstrak kulit buah dan biji anggur (Vitis vinifera L.) Probolinggo Biru dan Bali. Artocarpus. Media Pharmaceutica Indonesiana, Fak- ultas Farmasi Universitas Surabaya. hlm. 34-43.

Yang, R., S. Lin dan G. Kuo. 2005. Content and distribution of flavo- noids among 91 edible plant species. Asia Pacific J. Clin Nutr. 17 : 275-




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v22n2.2011.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id