PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN AROMATIK SEBAGAI MULSA DAN DAYA REPELENSINYA TERHADAP Doleschallia polibete

Wiratno Wiratno, Sondang Suriati, Muhamad Djazuli, Siswanto Siswanto

Abstract


Penelitian dilakukan sejak April sampai Juli 2010. Observasi dilakukan di beberapa lokasi penyulingan di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Uji repelensi limbah terhadap Doleschallia polibete dilakukan di laboratorium dan rumah kaca Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik. Uji repelensi limbah terhadap larva dilakukan di laboratorium dengan memasukkan larva D. polibete instar tiga ke dalam pipa yang menghubungkan antara tanaman yang diberi dan yang tidak diberi mulsa. Larva diamati keberadaannya pada satu dan 24 jam setelah perlakuan. Pengujian diulang 10 kali dan setiap ulangan menggunakan satu ekor larva. Uji repelensi limbah terhadap serangga dewasa dilakukan di rumah kasa dengan melepas 20 pasang kupu-kupu ke dalam kurungan kasa berukuran 2 x 2 x 4 m3 yang di dalamnya telah diletakkan enam kelompok tanaman handeuleum yang telah diberi mulsa 50 g per tanaman. BioHassay menunjukkan limbah tanaman aromatik mampu menekan peletakkan telur serangga dewasa. Jumlah terendah ter-dapat pada perlakuan limbah serai dapur diikuti akar wangi, serai wangi, cengkeh, nilam dan kontrol dengan rata-rata jumlah kelompok telur berturut-turut 0,3, 1,2, 1,4, 1,8, 3,4, dan 5,3 kelompok. Sebaliknya limbah yang diuji ternyata bersifat menarik larva D. polibete dengan nilai indeks repelen (IR) terendah pada perlakuan limbah serai dapur diikuti serai wangi, cengkeh, akar wangi, dan nilam dengan IR berturut-turut -68,1, -61,6,    -58,9, -53,6, dan -42,9. Nilai C/N rasio terendah terdapat pada perlakuan akar wangi, diikuti nilam, serai dapur, serai wangi, cengkeh, dan kontrol dengan nilai ratio berturut-turut 10,5, 11,3, 12,8, 12,8, 13,79, dan 13,7. Dari lima limbah yang diuji, limbah nilam, serai dapur, serai wangi, dan cengkeh menghasilkan pertumbuhan tanaman lebih baik dari perlakuan kontrol.


Keywords


Tanaman aromatik; limbah or-ganik; mulsa; repelen

Full Text:

PDF

References


Addor, R.W. 1995. Insecticides, In C. Godfrey, ed. Agrochemicals from

Natural Products. Marcel Dekker Inc New York. pp. 1-63.

Akhtar, M. dan A. Malik. 2000. Roles of organic soil amendments and soil organisms in the biological control of plant-parasitic nemato- des : a review. Bioresource Tech- nology 74 : 35-47.

Forge, T.A., E. Hogue, G. Neilsen, dan D. Neilsen. 2003. Effects of organic mulches on soil microfauna in the root zone of apple: implications for nutrient fluxes and functional diversity of the soil food web. Applied Soil Ecology 22 : 39-54.

Ho, S.H., L.P.L. Cheng, K.Y. Sim, dan H.T.W. Tan. 1994. Potential of cloves (Syzygium aromaticum L.) Merr. and Perry as a grain protectant against Tribolium castaneum (Herbst) and Sitophilus zeamais Motsch. Postharvest Biology and Technology. 4 : 179-183.

Ketaren, S. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri PN. Balai Pustaka. Jakarta. 427 hal.

Kim, S.I., J.H. Yi, J.h. Tak dan Y.J. Ahn. 2004. Acaricidal activity of plant essential oils against Dermanyssus gallinae (Acari: Dermanyssidae). Veterinary Parasitology. 120 : 297-304.

Mardiningsih, T. dan A. Kardinan. 1995. Pengaruh serai wangi dan daun nilam terhadap Stegobium paniceum L. Jurnal Tanaman Rempah dan Obat. 3 : 41-44.

Mian, I.H. dan R. Rodriguez-Kabana. 1982. Soil amendments with oil cakes and chicken litter for control of Meloidogyne arenaria. Nematropica. 12 : 205-220.

Nahar, M.S. P.S. Grewal, S.A. Miller, D. Stinner, B.R. Stinner, M.D. Kleinhenz, A. Wszelaki, dan D. Doohan. 2006. Differential

community, and its indicative value for soil microbial, physical and chemical properties. Applied Soil Ecology. 34 : 140-151.

Oyedele, A.O. A.A. Gbolade, M.B. Sosan, F.B. Adewoyin, O.L. Soyelu, dan O.O. Orafidiya. 2002. Formulation of an effective mosquito-repellent topical product from Lemongrass oil. Phytomedicine. 9 : 259-262.

Pascual-Villalobos, M.J. and A. Robledo. 1998. Screening for antiinsect activity in mediter- ranean plants. Industrial Crops

and Products. 8 : 183-194.

Regnault-Roger, C. 2005. New insec- ticides of plant origin for the third millenium. pp. 17-35, In B.J.R. Regnault_Roger et al. eds. Bio-pesticides of plant Origin. Lavoisier Publishing Inc. 313 p.

Thorsell, W., A. Mikiver, and H. Tunon. 2006. Repelling proper- ties of some plant materials on the tick Ixodes ricinus L. Phytomedicine. 13 : 132-134.

Wang, K.H., R. McSorley, A.J. Mar- shall, and R.N. Gallaher. 2004. Nematode community changes associated with decomposition of Crotalaria juncea amendment in litterbags. Applied Soil Ecology.

: 31-45.

Yeates, G.W., D.A. Wardle, and R.N. Watson. 1999. Responses of soil nematode populations, commu-nity structure, diversity and tem-

poral variability to agricultural in- tensification over a seven-year period. Soil Biology and Bio- chemistry. 31 : 1721-1733.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v23n1.2012.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id