PENGARUH LOKASI PENYIMPANAN DAN PELAPISAN (COATING) BENIH DENGAN PESTISIDA NABATI TERHADAP MUTU BENIH RIMPANG JAHE

. Sukarman, Deliah Seswita

Abstract


Salah satu permasalahan dalam penyediaan benih jahe adalah terjadinya kerusakan benih seperti penyusutan bobot rimpang, keriput dan bertunas selama penyimpanan. Kendala tersebut dapat dipecahkan melalui penyimpanan di lokasi yang beriklim sejuk dan pelapisan benih pestisida nabati. Informasi lokasi penyimpanan dan pelapisan benih untuk mempertahankan mutu benih jahe masih terbatas. Percobaan ini dilakukan dengan tujuan untuk mempelajari mutu fisik, fisiologis benih pada lokasi dan cara pelapisan yang berbeda. Percobaan dilakukan di Cimanggu, Bogor dan KP. Gunung Putri, Balittro sejak Agustus 2009 sampai Januari 2010. Percobaan faktorial, dengan dua faktor, tiga ulangan dan 20 sampel untuk setiap perlakuan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dua tinggi tempat penyimpanan yaitu : 1) KP. Cimanggu (250 m dpl) dan 2) KP. Gunung Putri (1.400 m dpl). Faktor kedua adalah tujuh perlakuan coating yaitu : 1) Kontrol, 2) (Cekam EC), 3). Cees EC, 4) (Mitol 2 ml/l), 5) Ditama SP, 6) Minyak jarak 10 ml/l dan 7) Rehidrasi. Pengamatan dilakukan setiap bulan, parameter yang diamati meliputi mutu fisik (penyusutan bobot rimpang dan kadar air) serta kualitas mutu fisiologis (daya tumbuh, jumlah rimpang bertunas, jumlah tunas per impang dan panjang tunas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu fisik dan fisiologis benih - rimpang jahe, dipengaruhi oleh lokasi penyimpanan, tetapi tidak dipengaruhi oleh pelapisan dan interaksinya. KP. Gunung Putri dengan rata rata suhu harian 19,20C dan kelembaban 90,1% layak digunakan sebagai lokasi penyimpanan benih jahe, sampai 5 bulan, kualitas benih tidak berbeda dengan kondisi sebelum penyimpanan tanpa memerlukan perlakuan benih khusus. Oleh karena itu untuk menjaga kualitas, benih jahe harus disimpan di dataran tinggi.


Keywords


Zingiber officinale; pelapisan; lokasi penyimpanan; mutu; benih

Full Text:

PDF

References


Agricultura/Crop Production tech- niques for East India/Ginger Production Post Harvest diakses 30 May, 2011.

Asgar dan A.A. Ashandhi. 1994.Penyimpanan umbi bibit kentang di dataran medium dengan tipe gudang terang. Bul. Penel. Hort.

: 151-159.

Badan Standarisasi Nasional. 2006. Standar Nasional Indonesia Benih jahe (Zingiber officinale Rosc.). 22 hlm.

Balfas, R. dan S.R., Djiwanti. 2004. Effect of seed treatment on suppressing ginger scale insect.Proceding International Sympo- sium on Bio Medicines, Bogor, 18-19 September 2003; Lestari Y. et al. (eds); Bogor, Biopharmaca Research, Bogor Agricultural University, pp. 334-337.

Copeland, M.B. dan Mc Donald. 1995. Principles of seed Science and Technology, 3rd edition Chapman and Hall. New York. 409 p.

Gouda, V.M., S.N. Vasudewan, M.B. Kurdikeri, N. Basavaraj dan B. Channa Pagoudar. 2008. Influence of seed pelleting on storability of onion (Allium cepa L.) Seeds. Karnataka J. Agric sci,

: 206-2011.

Hasanah, M., Sukarman, Supriadi, M. Januwati dan R. Balfas. 2004. Keragaan perbenihan jahe di Jawa Barat. Jurnal Littri, 10 :

-125.

Ilyas, S. 2003. Teknologi Pelapisan Benih. Makalah Seminar Benih pellet. Fakultas Pertanian IPB. Bogor. 16 hlm. (unpublished).

Masum, MMI., S.M.M. Islam dan M.G.A. Fakir. 2009. Efeect of seed treatment practices in controlling of seedborne fungi in sorghum. Scientific Research and Essay. 4 : 022-027.

Purwanti, S. 2004. Kajian ruang simpan terhadap kualitas benih kedelai hitam dan kuning. Ilmu Pertanian. 11 : 22-31.

Rahardjo, M. 2011. Pengaruh per- lakuan benih dan aplikasi pestisida sintetik dan nabati terhadap produksi rimpang benih jahe. Bul. Litro. 22 : 157-165.

Setyowati, H., M. Surahman dan S.Wiyono. 2007. Pengaruh seed coating dengan fungisida Benomil dan tepung curcuma

terhadap pathogen Antraknosa terbawa benih dan Viabilitas benih Cabai besar (Capsicum anuum L.). Bul. Agron. 35 : 176-

Sukarman, D. Rusmin dan Melati. 2008. Pengaruh lokasi produksi dan lama penyimpanan terhadap mutu benih jahe (Zingiber officinale L). Jurnal Littri. 14 : 119-124.

Sukarman, M. Hasanah, D. Rusmin dan Melati. 2005. Viabilitas dua klon jahe besar (Zingiber officinale L.) pada cara penyim- panan yang berbeda. Jurnal Ilmiah Pertanian Gakuryoku. 11 : 181-185.

Supriadi, S.Y., Hartati, Ma’mun dan N. Karyani. 2008. Aktivitas Biologi Formula Minyak Atsiri Cengkeh-Kayu manis terhadap Ralstonia solanacearum pada jahe. Prosiding Seminar Nasional Pengendalian Terpadu Organis- me Pengganggu, Bogor, 4 November, 2008. Badan Litbang Pertanian. Dept. Pertanian. hlm. 55-60.

Yulianida E. dan Murniati. 2005. Pengaruh antioksidan sebagai perlakuan benih sebelum simpan terhadap daya simpan benih

bunga matahari. Hayati. 12 : 145-150.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v23n1.2012.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id