PENAMPILAN BEBERAPA KLON UNGGUL SERAI WANGI PADA DUA AGROEKOLOGI BERBEDA DI SUMATERA BARAT

Erma Suryani, Nurmansyah .

Abstract


Indonesia merupakan penghasil utama minyak serai wangi dunia. Penelitian untuk mengetahui tampilan empat klon serai wangi (Andropogon nardus) telah dilakukan di Sumatera Barat pada dua agroekologi sejak April 2010 sampai Januari 2011. Penelitian disusun dalam bentuk Rancangan Acak Terpisah. Sebagai Petak Utama adalah agroekologi, KP. Laing Solok, 460 m dpl dan Alahan Panjang, 1.200 m dpl dan sebagai anak petak klon serai wangi (G113, G115, G127 dan G132), masing-masing terdiri dari enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata pada karakter tinggi, lebar tajuk, jumlah anakan, jumlah daun, lebar daun dan panjang daun, demikian juga dengan produksi terna dimana di Solok produksinya lebih tinggi dibanding di Alahan Panjang, masing-masing 1.338,31 g rumpun-1 dan 340,70 g rumpun-1. Hasil penyulingan bahan serai wangi di dataran tinggi didapat rendemen minyak atsiri lebih tinggi di Alahan Panjang dibanding Solok masing-masing 1,093 dan 0,915%, demikian juga dengan kandungan sitronellal masing-masing 48,25 dan 45,20%. Tidak ada perbedaan yang nyata pada karakter morfologis maupun produksi dari masing-masing klon terutama yang ditanam di Alahan Panjang. Intensitas penyakit bercak daun di Alahan Panjang sangat rendah (13,55%) dibanding dengan yang terdapat di Solok (26,36 %).

 


Keywords


Andropogon nardus; klon; tinggi tempat; pertumbuhan; produksi minyak

Full Text:

PDF

References


Brammall RA and VJ Higgins. 1988. A. Histological comparrison of fungal colonization in tomato seedling susceptible or resistant to Fusarium crown and root rot disease. Can. J. Bot. 66: 915-925.

Daswir dan Indra Kusuma. 2006. Perkembangan Teknologi Tanaman Rempah dan Obat. Jurnal Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. 18(1): 12-22.

Djazuli M dan N Maslahah. 2013. Pengaruh ketinggian tempat terhadap pertumbuhan, produksi dan Mutu tiga varietas nilam (Pogostemon cablin Benth). Prosiding Seminar Nasional Tanaman Atsiri. Solok, 11-12 Juli 2012. Badan Litbang Pertanian. Hlm. 10-14.

Idris H dan Nurmansyah. 1997. Efek serangan Fusarium sp Terhadap Rendemen dan Fisika Kimia Minyak Serai Wangi. Risalah Kongres Nasional XIII dan Seminar Ilmiah. Perhimpunan Fitopatologi Indonesia. Mataram. 25-27 September 1995.

Idris H dan Nurmansyah. 2013. Identifikasi dan karakterisasi patogen penyebab penyakit bercak daun pada tanaman serai wangi di Sumatera Barat. Makalah pada konfensi Dewan Atsiri Indonesia 6-8 Oktober 2013. Padang. 10 hlm.

Ketaren. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. PN Balai Pustaka. Jakarta. 427 p.

Nurmansyah. 2010. Efektivitas Minyak Serai wangi dan Fraksi Sitronellal terhadap Pertumbuhan Jamur Phytophthora palmivora penyebab Penyakit Busuk Buah Kakao. Bul Littro 21(1): 43-52.

Nurmansyah. 2011. Efektifitas pestisida nabati serai wangi (Cymbopogon nardus) terhadap hama pengisap buah kakao Helopeltis antonii. Bul Littro

(2): 205-213.

Natawigena H. 1985. Pestisida dan kegunaannya. Edisi II. ARMC, Bandung. 71 p.

Rusli S, N Nurdjanah, Soediarto, D Sitepu, Ardi S, dan DT Sitorus. 1985. Penelitian dan pengembangan minyak atsiri Indonesia; Hasil pertemuan konsultasi pengembangan tanaman minyak atsiri. Edisi khusus Penelitian Tanaman Rempah dan Obat No. 2. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor. Hlm. 10-14.

Rosman R. 2012. Kesesuaian lahan dan iklim tanamanserai wangi. Bunga Rampai Inovasi Tanaman Atsiri Indonesia. Badan Litbang Pertanian. Kementerian Pertanian. Akarta. pp. 65-70.

Samarasekara R, KS Kalhari, and IS Weerasinghe. 2006.

Insecticidal activity of essential oil of Ceylon Cinnamomum and Cymbopogon species against Musca domestica. Journal Essential Oil Research. 18: 352-354.

Soetrisno R. 1972. Ichtisar Farmakognosi. Edisi III. Tunas Harapan Djakarta. 186 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/bullittro.v24n2.2013.%25p

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)



View My Stats

Creative Commons License
Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bultro

Buletin Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BUL LITTRO) Editorial Office :

Indonesian Spices and Medicinal Crops Research Institute (ISMCRI)
Jl. Tentara Pelajar No. 3 Bogor, Indonesia 16111
Telp. (0251) 8321879, Fax. (0251) 8327010
E mail : buletintro@gmail.com
Website : http://balittro.litbang.pertanian.go.id