Pertumbuhan Benih Kakao pada Berbagai Taraf Pupuk NPK pada Media Sub Soil

IKetut Suwitra, Saidah Saidah, Andi Nirma Wahyuni, Anugerah Fitri Amalia, Syafruddin Syafruddin, Heni SP Rahayu, Nur Fadilah, Laba Udarno

Abstract


Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perkebunan Indonesia, namun saat ini produktivitasnya mengalami penurunan. Hal ini salah satunya diakibatkan umur tanaman yang tidak produktif lagi serta intensitas serangan hama dan penyakit yang tinggi. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan penanaman kembali dengan benih unggul yang memiliki potensi hasil tinggi. Pertumbuhan benih kakao dipengaruhi oleh unsur hara yang tersedia dalam media tanam, diantaranya unsur N, P, dan K. Tanah lapisan atas (top soil) merupakan media yang paling baik namun tidak selalu tersedia, sehingga  pemanfaatan tanah lapisan bawah (sub soil) dapat menjadi alternatif dengan penambahan unsur hara N, P, dan K. Penelitian ini bertujuan mendapatkan dosis pupuk NPK yang tepat untuk memacu pertumbuhan benih kakao pada media sub soil. Penelitian dilaksanakan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Sidondo. Benih kakao yang digunakan adalah ICCRI 08H. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan enam taraf dosis NPK 16-16-16, yakni: 1) Kontrol atau dosis 2,5 g/benih (P0); 2) 10 g/benih (P1); 3) 12,5 g/benih (P2); 4) 15 g/benih (P3); 5) 17,5 g/benih (P4) dan 6) 20 g/benih (P5), dengan ulangan sebanyak empat kali. Pengamatan komponen pertumbuhan meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, panjang akar, jumlah daun, dan bobot tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 12,5 g/benih menghasilkan pertumbuhan benih kakao terbaik khususnya pada perkembangan pembentukan akar, namun dengan dosis 10 g/benih mampu meningkatkan pertubuhan tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun. Benih kakao yang dihasilkan dengan media sub soil memenuhi syarat untuk disalurkan.


Keywords


Benih kakao; media tanam; pertumbuhan; pemupukan; sub soil

Full Text:

PDF

References


Basri, Z. (2010). Mutu biji kakao hasil sambung samping. Media Litbang Sulteng III, 2(September), 112-118.

Daryadi, & Ardian. (2017). Pengaruh pemberian kompos ampas tahu dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan benih kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian UNRI 4(2), 1-14.

Defitri, Y. (2018). Penyakit vascular streak dieback (VSD ) pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) serta persentase serangannya. Jurnal Media Pertanian, 3(2), 99-106. https://doi.org/10.33087/jagro.v3i2.70

Delfiana, U., Mayani, N., & Nurahmi, E. (2019). Pengaruh pemberian mikroorganisme lokal dan NPK terhadap pertumbuhan benih kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(1), 1-13. https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i1.10246

Fidelis, C., & Rajashekhar Rao, B. K. (2017). Enriched cocoa pod composts and their fertilizing effects on hybrid cocoa seedlings. International Journal of Recycling of Organic Waste in Agriculture, 6(2), 99-106. https://doi.org/10.1007/s40093-017-0156-8

Harni, R., Amaria, W., Mahsunah, A. H., & Lakani, I. (2019). Pengaruh metabolit sekunder Trichoderma spp. dan fungisida nabati untuk mengendalikan penyakit VSD pada tanaman kakao. Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar, 6(3). 109-118. https://doi.org/10.21082/jtidp.v6n3.2019.p109-118

Harni, R., Wahyuno, D., & Trisawa, I. M. (2020). Perkembangan pengendalian penyakit Vascular Streak Dieback pada tanaman kakao. Perspektif, 18(2), 120-134. https://doi.org/10.21082/psp.v18n2.2019.120-134

Hidayat, F., Syarovy, M., Pradiko, I., & Rahutomo, S. (2020). Aplikasi kotoran sapi untuk perbaikan sifat kimia tanah dan pertumbuhan vegetatif benih kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada media sub soil. Jurnal Penelitian Kelapa Sawit, 28(1), 51-58. https://doi.org/10.22302/iopri.jur.jpks.v28i1.107

Hidayat, K. A. T., Saleh, B., & Hermansyah, H. (2017). Pengaruh pupuk organik limbah kelapa sawit dan pupuk anorganik terhadap pertumbuhan benih kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada pembenihan utama. Akta Agrosia, 20(1), 1-8. https://doi.org/10.31186/aa.20.1.1-8

Manalu, D. S. T. (2020). Analisis daya saing ekspor biji kakao indonesia ke malaysia. Mahatani: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 2(2), 131-139. https://doi.org/10.52434/mja.v2i2.790

Minarsih, M., Arif, M. A. S., Rini, M. V., & Evizal, R. (2013). Pengaruh pemberian kompos kulit buah kakao sebagai campuran media pembenihan dan pupuk NPK (15:15:15) terhadap pertumbuhan benih kakao (Theobroma cacao L.). Jurnal Agrotek Tropika, 1(2), 189-194. https://doi.org/10.23960/jat.v1i2.2018

Munongo, M., Nkeng, G., & Njukeng, J. (2017). Production and characterization of compost manure and biochar from cocoa pod husks. International Journal of Advanced Scientific Research and Management, 2(2), 26-32.

Nasrullah, N., Nurhayati, N., & Marliah, A. (2018). Pengaruh dosis pupuk NPK (16:16:16) dan mikoriza terhadap pertumbuhan benih kakao (Theobroma cacao L.) pada media tumbuh sub soil. Jurnal Agrium, 12(2), 56-64. https://doi.org/10.29103/agrium.v12i2.387

Nauly, D., Daris, E., & Nuhung, I. A. (2014). Daya saing ekspor kakao olahan Indonesia. Agribusiness Journal, 8(1), 15-28. https://doi.org/10.15408/aj.v8i1.5126

Pasaru, F., Patadungan, Y., & Toana, M. H. (2020). PPDM Desa Sarumana sebagai pusat pengembangan kakao rakyat di Sulawesi Tengah. Jurnal Abditani, 3(1), 27-37. https://doi.org/10.31970/abditani.v2i0.40

Perkebunan, D. (2022). Direktorat Jenderal Perkebunan, 2022. Produksi Kakao Menurut Propinsi di Indonesia, 2018-2022. Production by Province in Indonesia (2018-2022).

Ramadhan, S., Saediman, H., & Rosmawaty, R. (2021). Prospek pengembangan rehabilitasi tanaman kakao dengan teknik sambung samping untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani di Kecamatan Aere, Kabupaten Kolaka Timur. Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 6(1), 71-76. https://doi.org/10.37149/jia.v6i1.15228

Salifu, A.-R., Amedor, E. N., & Afetsu, J. Y. (2020). Effects of biochar and compost on cocoa (Theobroma cacao) seedlings growth. International Journal of Environmental and Agriculture Research, 6(8), 6-12.

Sembiring, A. K., & Dinata, M. (2020). Identifikasi dan observasi hama pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Bio-Lectura, 5(2), 200-205. https://doi.org/10.31849/bl.v5i2.2155

Shamshuddin, J., Muhrizal, S., Fauziah, I., & Husni, M. H. A. (2004). Effects of adding organic materials to an acid sulfate soil on the growth of cocoa (Theobroma cacao L.)




DOI: http://dx.doi.org/10.21082/jtidp.v9n2.2022.p79-86

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


 Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


 

P-ISSN: 2356-1297
E-ISSN: 2528-7222
Accredited No.30/E/KPT/2018 on Oktober 24, 2018 by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Republic of Indonesia

                  


Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar (JTIDP) Editorial Office :

Indonesian Industrial and Beverage Crops Research Institute
Jl. Raya Pakuwon Km. 2, Parungkuda, Sukabumi 43357 Jawa Barat Indonesia
Telp : (0266) 6542181
Fax : (0266) 6542087
Email : jtidp@litbang.pertanian.go.iduppublikasi@gmail.com
Website : http://balittri.litbang.pertanian.go.id



View My Stats