Karakterisasi dan Observasi Lima Aksesi Padi LokalDataran TinggiToraja, Sulawesi Selatan

Yusuf Limbongan, Fadjry Djufry

Abstract


Local rice of Toraja Plateau, such as Pare Bau’, Pare Kombong, Pare Lallodo, Pare Ambo’, and Pare Lea, is one source of organic food which may improve national food security in the future. In order to determine the character and superiority of these five accsessions, characterization, and observation had been conducted in North Toraja and Tana Toraja district in 2011–2013. Observation was carried out on five genotypes of local superior rice and one genotype as check variety (Cisantana variety). The experiment used randomized block design that was repeated five times, therefore 30 plots were observed. The parameters of observations consist of the growth components, yield components, productivity, nutrient content, flavor and aroma, and resistance to pests and diseases. The results showed that the five accessions have morphological difference, sharp and distinctive aroma, delicious/fluffier taste, resistance to pest, good adaptability to the plateau (700–2.000 m above sea level), high protein content, low fiber and glucose content, high vitamin B content, and delicious rice. Heritability values for all components of quantitative trait were ranged from moderate to high.

Abstrak

Padi lokal dataran tinggi di Tana Toraja, antara lain Pare Bau’, Pare Kombong, Pare Lallodo, Pare Ambo’, dan Pare Lea, merupakan salah satu sumber pangan organik dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional pada masa yang akan datang. Untuk mengetahui karakter dan keunggulannya, telah dilakukan karakterisasi dan observasi kelima aksesi tersebut di Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja tahun 2011–2013. Observasi dilakukan terhadap lima genotipe padi unggul lokal serta satu genotipe pembanding, yaitu varietas Cisantana. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang diulang 5 kali sehingga terdapat 30 petak observasi. Pengamatan dilakukan pada komponen pertumbuhan, komponen hasil, produktivitas, kandungan gizi, rasa, dan aroma, ketahanan terhadap hama dan penyakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima aksesi berbeda secara morfologi, memiliki aroma yang tajam dan khas, rasa nasi yang enak/pulen, tahan terhadap OPT, daya adaptasinya baik pada dataran tinggi (700–2.000 m dpl), kandungan protein tinggi, kandungan serat dan glukosa rendah, kandungan vitamin B tinggi, dan rasa nasi enak/enak sekali. Nilai heritabilitas untuk semua komponen kuantitatif berkisar antara kriteria sedang sampai tinggi.


Keywords


aksesi; padi lokal; dataran tinggi; pangan organik.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21082/blpn.v21n2.2015.p61-70

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Buletin Plasma Nutfah

 


       


Buletin Plasma Nutfah

Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111
Jawa Barat, Indonesia
Phone: (0251) 8339793, 8337975
Call Centre: 08211181677
Fax: (0251) 8338820
E-mail: buletin.plasmanutfah@gmail.com
Website: http://biogen.litbang.pertanian.go.id

ISSN    : 1410-4377
E ISSN : 2549-1393

Accreditation Number200/M/KPT/2020





View My Stats